Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

ABUPI Kritik Monopoli BUMN dalam Pengelolaan Pelabuhan

Adhitya Himawan

Jum'at, 12 Agustus 2016 | 18:59 WIB
ABUPI Kritik Monopoli BUMN dalam Pengelolaan Pelabuhan
Suasana Pelabuhan Sunda Kelapa di Jakarta. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) menyayangkan inisiatif Kementerian Perhubungan yang hanya menawarkan peran operator pelabuhan di Unit Pelaksana Teknis Kemenhub kepada BUMN, yakni PT Pelindo.

Kemenhub berniat fokus menjadi regulator dengan melepaskan peran sebagai operator di pelabuhan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub.

"Kami mendukung hal itu, tapi perlu diingat bahwa sangat penting membuka kesempatan yang sama bagi BUMN dan swasta agar menghindari monopoli di bidang pengelolaan pelabuhan yang ujungnya berdampak pada kualitas layanan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia," kata Ketua ABUPI Aulia Febrial Fatwa dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (12/8/2016).

Menurut Aulia, badan usaha pelabuhan bukan hanya BUMN, namun juga terbuka untuk swasta, seperti diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran Pasal 95 junto PP Nomor 61 Tahun 2009 tentang Kepelabuhanan Pasal 71.

"Jika diserahkan hanya kepada BUMN, dikhawatirkan terjadi monopoli yang dilarang oleh Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat," ujarnya.

Aulia menilai jika terjadi monopoli pelayanan di pelabuhan, hal itu justru akan kontraproduktif terhadap pertumbuhan konektivitas serta perdagangan nasional.

Hal ini harus dicegah agar layanan pelabuhan menjadi efisien dan berkualitas. Patut disadari, pelabuhan menjadi pondasi utama sistem logistik nasional sehingga keberadaannya perlu mendapat perhatian khusus.

Karena itu, Aulia menambahkan, sudah selayaknya terjadi sinergi yang erat antara BUMN dan swasta nasional dalam menghadapi persaingan global yang ujungnya terfokus pada daya saing nasional.

"Peran swasta nasional sangat penting dalam upaya mempercepat pertumbuhan konektivitas yang efisien, yang selama ini digalakkan pemerintahan Presiden Joko Widodo," imbuhnya.

Senada dengan Aulia, Wakil Ketua umum KADIN Indonesia Bidang Logistik dan Pengelolaan Rantai Pasokan Rico Rustombi mengatakan jika semua pengelolaan pelabuhan diserahkan kepada BUMN, maka akan mejadikan usaha tidak sehat karena bertentangan dengan UU Pelayaran No.17/ 2008 dan UU No. 5/ 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Kedua UU tersebut, lanjut dia, seharusnya ditempatkan sesuai porsi dengan memberikan porsi lebih besar kepada swasta, bukan pemerintah atau BUMN.

"BUMN atau pemerintah sejati sebagai pelayan publik, jangan ambil peran besar dalam pengelolaan karena justru akan menimbulkan konflik kepentingan dan biaya logistik akan terus membengkak karena di wajibkan untuk untung oleh BUMN," tegasnya.

Rico menambahkan, pelabuhan yang efisien dan dapat memperlancar arus barang dari satu tempat ke tempat lainnya merupakan salah satu faktor yang penting bagi dunia usaha.

Ia mengatakan swasta harus dilibatkan guna memastikan adanya perbaikan dan efisiensi serta kompetisi yang adil.

Dengan demikian, regulator akan dapat melihat performa dan membandingkan mana yang paling efisien dan efektif.

Hal itu, tambah Rico, juga merupakan upaya membangun iklim persaingan yang sehat.

"Perbaikan di bidang logistik perlu segera dilakukan. Bila arus barang lancar, dunia usaha berkembang, perekonomian pun akan maju. Sebagai negara maritim, pembenahan pengelolaan pelabuhan perlu menjadi salah satu prioritas kita sebagai bangsa," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan menyerahkan pengelolaan pelabuhan-pelabuhan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang selama ini berada di bawah pengelolaan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kepada BUMN Pelabuhan yakni PT Pelindo I sampai PT Pelindo IV.

Kemenhub sendiri akan fokus menjadi regulator dan Pelindo akan ditugasi secara penuh sebagai operator di mana sebelumnya keduanya melakukan pengelolaan pelabuhan seperti peti kemas.

Hal itu dilakukan guna meningkatkan konektivitas barang dan orang di pelabuhan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Ingin Pelabuhan Depapre Dibangun oleh BUMN

Pemerintah Ingin Pelabuhan Depapre Dibangun oleh BUMN

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 15:25 WIB

Pelabuhan Depapre akan Dijadikan Jalur Tol Laut

Pelabuhan Depapre akan Dijadikan Jalur Tol Laut

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 15:20 WIB

Menhub Budi Minta Pelabuhan Sibolga Dikembangkan

Menhub Budi Minta Pelabuhan Sibolga Dikembangkan

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 11:45 WIB

Pelindo II dan JIEP Teken Kerjasama Operasikan Pelabuhan Halal

Pelindo II dan JIEP Teken Kerjasama Operasikan Pelabuhan Halal

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2016 | 21:20 WIB

Pemudik Tiba di Tanjung Perak

Pemudik Tiba di Tanjung Perak

Ramadan1437h | Senin, 04 Juli 2016 | 18:43 WIB

Antrean di Pelabuhan Gilimanuk Capai Enam Kilometer

Antrean di Pelabuhan Gilimanuk Capai Enam Kilometer

Ramadan1437h | Minggu, 03 Juli 2016 | 10:45 WIB

Pemudik ke Sumatera Semakin Memadati Pelabuhan Merak

Pemudik ke Sumatera Semakin Memadati Pelabuhan Merak

News | Sabtu, 02 Juli 2016 | 15:00 WIB

Arus Mudik di Pelabuhan Merak

Arus Mudik di Pelabuhan Merak

Ramadan1437h | Sabtu, 02 Juli 2016 | 13:41 WIB

Jumlah Pemudik Lewat Pelabuhan Tanjung Priok Turun 20 Persen

Jumlah Pemudik Lewat Pelabuhan Tanjung Priok Turun 20 Persen

Ramadan1437h | Sabtu, 02 Juli 2016 | 12:31 WIB

Dwelling Time Diperpendek, Barang Ilegal pun Masuk

Dwelling Time Diperpendek, Barang Ilegal pun Masuk

DPR | Kamis, 30 Juni 2016 | 17:30 WIB

Terkini

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Saham yang Potensi Cuan

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Saham yang Potensi Cuan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Beraninya! Israel Tolak Mentah-mentah Rencana Damai Donald Trump untuk Gaza

Beraninya! Israel Tolak Mentah-mentah Rencana Damai Donald Trump untuk Gaza

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:12 WIB

Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

Bekaci | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Anime Firefly Wedding Bagikan Trailer Baru dan Ungkap Jadwal Tayang Oktober

Anime Firefly Wedding Bagikan Trailer Baru dan Ungkap Jadwal Tayang Oktober

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:05 WIB

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Apoteka Bahagia Medifarma Gelar Skrining Kesehatan Terpadu di Surabaya

Apoteka Bahagia Medifarma Gelar Skrining Kesehatan Terpadu di Surabaya

Jatim | Senin, 10 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

×