Rekomendasi Menyimpan Dana Darurat Agar Aman

Angelina Donna

Jum'at, 19 Agustus 2016 | 19:39 WIB
Rekomendasi Menyimpan Dana Darurat Agar Aman
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Dana darurat biasanya digunakan untuk berbagai hal buruk yang mungkin bisa saja terjadi di waktu-waktu yang tidak terduga. Masa depan tidak bisa ditebak dari saat ini, sehingga untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik, alangkah baiknya harus dipersiapkan dari sedini mungkin, terutama yang berhubungan dengan sisi finansial.

Dana darurat menjadi solusi untuk masalah finansial yang tidak bisa diprediksi ini. Dana darurat adalah simpanan uang yang dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan di masa datang di luar perkiraan kita.

Agar menjadi lebih aman dalam menyimpan dana darurat, perlu cara khusus yang harus dilakukan agar dana darurat bisa digunakan sebagaimana mestinya. Dana darurat sesuai dengan namanya hanya digunakan pada saat yang bersifat penting di masa depan di luar ekspektasi. Jika tidak ada kejadian yang bersifat seperti itu, maka dana darurat tidak perlu ditarik untuk dikeluarkan.

Jika kemungkinan buruk memang benar benar terjadi, maka dana darurat bisa dimanfaatkan untuk membayar tunggakan atau hutang, menyambung hidup, bahkan bisa pula digunakan untuk modal usaha. Ketersediaan dana darurat dapat diambil dari alokasi tertentu jumlah penghasilan dalam beberapa bentuk simpanan:

1.Tabungan

Penggunaan tabungan untuk dialokasikan sebagai dana darurat sah-sah saja. Kelebihan dana darurat menggunakan bentuk tabungan adalah bisa ditarik sewaktu-waktu saat memang membutuhkan. Seperti biasanya, tabungan dana darurat hendaknya dipisahkan dari tabungan lainnya, dan hendaknya tidak boleh diambil jika tidak dalam kondisi yang penting dan gawat. Saat menggunakan bentuk tabungan biasa, pemiliknya harus benar-benar memiliki komitmen untuk menjaga tabungan darurat miliknya tepat digunakan nanti.

2. Deposito

Berbeda dengan tabungan, bentuk deposito memiliki jangka waktu tertentu yang sudah disepakati untuk diinvestasikan di bank. Penyimpanan dana darurat menggunakan deposito lebih aman dan terjamin dari resiko pengambilan yang kurang bertanggung jawab dan tidak sesuai yang diperuntukkan semestinya, terutama bagi mereka yang kurang bisa mengelola keuangan dengan baik. Setelah waktu jatuh tempo tiba, maka uang bisa ditarik kembali atau bisa dimasukkan dalam deposito kembali dengan jangka waktu tertentu. Kelemahannya, deposito jika dicairkan sewaktu-waktu akan dikenakan biaya penalti bank.

3. Reksa dana pasar uang

Reksa dana merupakan salah satu bentuk investasi yang berusia lebih muda dari investasi pada umumnya. Bentuk investasi reksadana akan dikelola oleh manajer investasi dengan kurun waktu tertentu. Penggunaan investasi reksadana dapat digunakan untuk menyimpan dana darurat. Salah satu bentuknya berupa reksadana pasar uang yang cenderung aman, efektif serta menguntungkan dalam jangka waktu tertentu.

4. Logam mulia

Logam mulai berupa emas merupakan salah satu bentuk investasi konvesional yang dilakukan orang sejak lama. Penggunaan emas sebagai bentuk investasi ini bisa dalam bentuk perhiasan atau batangan. Logam mulia ini bisa digunakan untuk menyimpan dana darurat karena otomatis terpisah dari uang belanja harian. Jika berada dalam kondisi darurat, logam emas bisa langsung dicairkan dengan dijual kembali.

Pilih simpanan dana darurat sesuai keinginan dan kemampuan

Banyak bentuk simpanan dana darurat yang bisa dipilih, mulai dari tabungan biasa, deposito, reksadana, dan logam mulia emas. Semua pilhan dana darurat tersebut bisa dipilih untuk dijalankan. Hal yang buruk adalah ketika seseorang tidak menyiapkan dana darurat untuk dirinya sendiri. Apapun bentuk simpanan dana darurat tersebut, semua pilihan kembali kepada diri pribadi masing-masing. Ambil cara yang termudah dan bisa dijalankan dengan konsisten agar dana tersebut bisa selalu bertambah. Bentuk simpanan darurat hendaknya memang harus terpisah dari dana-dana lainnya agar tidak tercampur penggunaanya.

Tidak ada seorang pun yang menginginkan dirinya berada pada situasi sulit. Tapi kondisi seperti ini bisa terjadi sewaktu-waktu. Jadi sebelum peristiwa buruk itu datang, maka sebagai manusia harus sedia payung sebelum hujan, bersiap-siap untuk bisa mengantisipasi keadaan. Jangan sampai tergoda dengan dana darurat untuk keperluan lainnya. Jika memang waktu berkata belum saatnya, maka dana ini bisa sebagai investasi masa depan bahkan ketika nanti tua dan memasuki masa pensiun. Saat masa pensiun inilah kira-kira menjadi waktu yang tepat untuk mulai menggunakan dana darurat yang sudah dipersiapkan saat usia muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerdas Bergaul Tanpa Bikin Kantong Jebol

Cerdas Bergaul Tanpa Bikin Kantong Jebol

Bisnis | Kamis, 18 Agustus 2016 | 19:53 WIB

Cara Mengelola Uang Hasil Arisan Agar tidak Cepat Habis

Cara Mengelola Uang Hasil Arisan Agar tidak Cepat Habis

Bisnis | Rabu, 17 Agustus 2016 | 19:52 WIB

Cara Hemat Uang dari Belanja Makanan

Cara Hemat Uang dari Belanja Makanan

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 19:49 WIB

Apa Saja Tahapan Menyiapkan Dana Pendidikan Anak?

Apa Saja Tahapan Menyiapkan Dana Pendidikan Anak?

Bisnis | Senin, 15 Agustus 2016 | 19:31 WIB

Syarat Umum dan Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Pengajuan KPR

Syarat Umum dan Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Pengajuan KPR

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 19:31 WIB

6 Pertanda Terjadinya Kegentingan Keuangan

6 Pertanda Terjadinya Kegentingan Keuangan

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 19:41 WIB

Terkini

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:12 WIB

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Banten | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Buky Wibawa Pimpin PSSI Jabar, Erick Thohir: Bangun Sepak Bola Butuh Persatuan

Buky Wibawa Pimpin PSSI Jabar, Erick Thohir: Bangun Sepak Bola Butuh Persatuan

Jabar | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat

Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:37 WIB

CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan

CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan

Batam | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:28 WIB

×