Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Jokowi Akui Industri Pariwisata Terbanyak Serap Tenaga Kerja

Adhitya Himawan

Minggu, 21 Agustus 2016 | 06:34 WIB
Jokowi Akui Industri Pariwisata Terbanyak Serap Tenaga Kerja
Presiden Jokowi menghadiri Hari Peringatan Koperasi Nasional di Jambi, Kamis (21/7/2016). [Biro Pers Istana/Rusman]

Suara.com - Presiden RI Joko Widodo menyatakan sektor pariwisata merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja daripada sektor lain.

"Wisata paling banyak angkut tenaga kerja, tetapi memang perlu perubahan kultur masyarakat," kata Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan tokoh masyarakat kawasan Danau Toba di Hotel Inna Parapat Simalungun, Sabtu (20/8/2016) malam.

Ia memandang perlu perubahan kultur masyarakat karena pada dasarnya masyarakat harus mampu melayani wisatawan yang datang ke kawasan itu.

"Saya berharap tokoh masyarakat, agama, dan adat bisa memberi pengarahan kepada masyarakat," kata Presiden Jokowi.

Ia menyebutkan kawasan Danau Toba memiliki potensi besar untuk berkembang pesat. Kawasan itu sudah dikenal masyarakat internasional.

"Akan tetapi, beberapa tahun terakhir ada penurunam citra dan branding sebagai kawasan wisata. Itulah alasan mengapa dari 10 desinasi lewat keppres yang kita kerjakan adalah Danau Toba.

"Yang kita kembangkan di sini adalah ekoturisme, juga di zona otoritas akan dibangun tempat meeting, konferensi dan pameran yang akan cakup 600 hektare dan juga akan lebih diperkuat karakter dan nilai budaya, warisan budaya yang ada di Pulau Samosir. Itu akan menarik untuk diangkat sebagai warisan budaya dan tujuan wisata," kata Jokowi.

Menurut Presiden, untuk pengembangan kawawan Danau Toba, pertama yang dilakukan adalah meningkatkan kapasitas Bandara Silangit.

"Saya perintahkan Menhub dan Angkasa Pura agar runway diperlebar dan diperpanjang. Saya minta agar terminal dalam seminggu diruntuhkan dan akhir tahun ini harus selesai yang baru," katanya.

Ia juga memerintahkan Garuda Indonesia untuk terbang ke Bandara Silangit tiga kali, baik isi maupun kosong.

"Patut kita syukuri penumpang selalu penuh sehingga ada penerbangan tiap hari yang tidak hanya dilakukan oleh Garuda, tetapi ada yang lain, seperti Sriwijaya dan Wing Air.

Jokowi menyebutkan saat perencanaan pembangunan terminal Bandara Silangit hanya untuk menampung 150.000 orang penumpang per tahun.

"Akan tetapi, dalam perkembangannya saat ini, yang dibutuhkan berkapasitas 180.000 orang per tahun," katanya.

Ia menyebutkan pemerintah akan membangun Taman Bunga berkelas internasional untuk menunjang pengembangan sektor pariwisata.

"Besok saya mau lihat sendiri tempatnya," katanya.

Jokowi juga berharap masyarakat di sekitar Danau Toba menanam pohon untuk menjaga kualitas lingkungan.

"Tadi siang saya sudah tanam. Targetnya 300.000 per kabupaten, satu juta per tahun untuk semua kabupaten. Kita tidak ingin air Danau Toba berkurang karena degradasi lingkungan," katanya.

Mengenai karamba di Danau Toba, Presiden mengatakan, "Tidak bermaksud menghapusnya. Perlu penanganan dampak yang menyebabkan polusi dengan cara mungkin ada instalasi pengolah air limbah." (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PAPDI: Dokter Asing yang Praktik Wajib Kuasai Bahasa Indonesia

PAPDI: Dokter Asing yang Praktik Wajib Kuasai Bahasa Indonesia

Health | Sabtu, 20 Agustus 2016 | 10:55 WIB

Ini Tujuh Rute Penerbangan Favorit Sriwijaya Air Group

Ini Tujuh Rute Penerbangan Favorit Sriwijaya Air Group

Bisnis | Rabu, 17 Agustus 2016 | 13:24 WIB

Tenaga Kerja Indonesia Tetap Harus Dilindungi di Era MEA

Tenaga Kerja Indonesia Tetap Harus Dilindungi di Era MEA

Bisnis | Senin, 15 Agustus 2016 | 09:31 WIB

Basis Budaya Indonesia Potensial Jadi Industri Pariwisata

Basis Budaya Indonesia Potensial Jadi Industri Pariwisata

Bisnis | Minggu, 14 Agustus 2016 | 08:06 WIB

Mantan TKI Ini Berhasil Raih Gelar Doktor Bidang Hukum

Mantan TKI Ini Berhasil Raih Gelar Doktor Bidang Hukum

News | Sabtu, 13 Agustus 2016 | 09:57 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Harus Ditopang Maritim & Pariwisata

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Harus Ditopang Maritim & Pariwisata

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 14:32 WIB

Leppami Diminta Gerakkan Industri Pariwisata di Indonesia

Leppami Diminta Gerakkan Industri Pariwisata di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 10:38 WIB

Indonesia Bebas Visa untuk 169 Negara, Ini Tanggapan PBB

Indonesia Bebas Visa untuk 169 Negara, Ini Tanggapan PBB

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 06:29 WIB

Membludaknya Tenaga Kerja Asing Timbulkan Kecemburuan

Membludaknya Tenaga Kerja Asing Timbulkan Kecemburuan

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 10:11 WIB

Kemenpar dan PTS Gelar Rakornas Pariwisata

Kemenpar dan PTS Gelar Rakornas Pariwisata

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2016 | 21:24 WIB

Terkini

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB