Jokowi Tekankan Pentingnya Kerjasama Maritim India-ASEAN

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Kamis, 08 September 2016 | 17:36 WIB
Jokowi Tekankan Pentingnya Kerjasama Maritim India-ASEAN
Presiden Jokowi menghadiri KTT ASEAN-AS di National Convention Centre, Vientiane, Laos, Kamis (8/9/2016). [Laily Rachev/Biro Pers Istana]

Presiden Joko Widodo kembali menyatakan pentingnya kerja sama maritim antara ASEAN-India, dalam rangka menjaga keamanan, stabilitas dan kesejahteraan di kedua kawasan. Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan tanggapan atas sambutan Perdana Menteri Republik India Narendra Modi, dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-India (KTT ASEAN-India) ke-14 yang diselenggarakan Kamis (8/9/2016), di National Convention Centre, Vientiane, Laos.

“Saya mengapresiasi dukungan India terhadap mekanisme kerja sama maritim di kedua kawasan dalam konteks East Asia Summit (EAS) dan IORA (Indian-Ocean Rim Association)," ujar Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo juga mengajak ASEAN-India untuk meningkatkan kerja sama di bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), mengingat lebih dari 80% penggerak ekonomi di ASEAN dan India adalah UMKM.

”Kita perlu mendorong UMKM untuk memperkuat inovasi dan ekonomi digital serta mendukung kerja sama ASEAN-India Business Council sebagai forum kerja sama dan sarana jejaring bagi pelaku ekonomi di sektor swasta," imbuhnya.

Seperti diketahui pada tahun 2015, perdagangan ASEAN-India mencapai 58,7 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) dengan nilai investasi India di ASEAN pada tahun 2014 mencapai 605,9 miliar Dolar AS. Angka investasi ini meningkat menjadi 1.254 miliar Dolar AS pada tahun 2015.

Selain itu, ASEAN dan India juga mendorong kerja sama peningkatan kapasitas dan bantuan teknis untuk UMKM di negara anggota ASEAN sebagai upaya memperkuat kerja sama di bidang ekonomi.

Seluruh kerja sama antara ASEAN-India yang telah berlangsung selama 24 tahun tersebut, perlu diwujudkan secara nyata dengan mengoptimalkan hubungan antar kedua kawasan. Hal tersebut telah disepakati dalam KTT Peringatan 20 Tahun Hubungan ASEAN-India di New Delhi pada 20-21 Desember 2012 lalu, yang menyatakan pentingnya penguatan konektivitas antara ASEAN dan India dalam upaya memperkuat integrasi kawasan.

“Saya yakin optimalnya konektivitas akan mendorong peningkatan kerjasama di bidang perdagangan, investasi, pariwisata termasuk people-to-people contact,” ujar Presiden Joko Widodo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aturan RCEP Perluas Akses Pasar Indonesia di ASEAN

Aturan RCEP Perluas Akses Pasar Indonesia di ASEAN

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 17:04 WIB

ASEAN Plus Three Kunci Utama Stabilitas Keamanan Kawasan

ASEAN Plus Three Kunci Utama Stabilitas Keamanan Kawasan

News | Kamis, 08 September 2016 | 13:01 WIB

Tekan Biaya Logistik UKM, Pemerintah Gandeng Lion Air

Tekan Biaya Logistik UKM, Pemerintah Gandeng Lion Air

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 10:54 WIB

Presiden Jokowi Dorong Kerja Sama ASEAN-Jepang di Bidang Maritim

Presiden Jokowi Dorong Kerja Sama ASEAN-Jepang di Bidang Maritim

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 17:33 WIB

Jokowi Tegaskan ASEAN Harus Wujudkan Perdamaian Laut Cina Selatan

Jokowi Tegaskan ASEAN Harus Wujudkan Perdamaian Laut Cina Selatan

News | Rabu, 07 September 2016 | 17:29 WIB

Jokowi Minta ASEAN Jaga Perdamaian dan Stabilitas Kawasan

Jokowi Minta ASEAN Jaga Perdamaian dan Stabilitas Kawasan

News | Rabu, 07 September 2016 | 17:21 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×