Tekan Biaya Logistik UKM, Pemerintah Gandeng Lion Air

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 08 September 2016 | 10:54 WIB
Tekan Biaya Logistik UKM, Pemerintah Gandeng Lion Air
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) Anak Agung Ngurah Puspayoga. [suara.com/Oke Atmaja]

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyatakan bahwa penandatanganan kerjasama antara pihaknya (Lembaga Layanan Pemasaran/LLP KUKM) dengan Grup Lion Air  (Lion Parcel) merupakan sebuah langkah sinergi cerdas yang saling menguntungkan.

"Ada tiga serangkai, yaitu pariwisata, UKM, dan transportasi yang harus seiring dikembangkan. Pariwisata di suatu wilayah berkembang, UKM-nya pasti maju. Nah, terkait transportasi, itu juga penting. Di sini Lion Air hadir untuk melengkapi pariwisata dan UKM", kata Puspayoga pada acara penandatanganan MoU Grup Lion Air (Lion Parcel) dengan Kementrian Koperasi dan UKM, di Jakarta, Rabu (7/9). Acara itu juga turut dihadiri pendiri Lion Air Rusdi Kirana.

Menkop berharap, MoU ini harus segera ditindaklanjuti bukan sekadar asal di atas kertas. "Kalau perlu, besok harus segera action. Saya yakin, MoU saling menguntungkan dan sinergi ini bisa segera dijalankan. Saya juga berharap agar para UKM di seluruh Indonesia bisa memanfaatkan peluang ini untuk lebih meningkatkan daya saing produknya", kata Puspayoga seraya menyebutkan bahwa semangat enterpreneur para UKM Indonesia tidak perlu diragukan lagi dan sudah diakui dunia (hasil survei).

Sementara itu, Direktur LLP KUKM Bagus Rahman menambahkan, biaya logistik merupakan komponen termahal dari produk UKM. "Dengan adanya kerjasama dengan Lion Air ini, biaya logistik bisa jauh ditekan karena Lion Parcel menawarkan harga yang lebih kompetitif dibanding perusahaan sejenis. Apalagi, mereka memiliki 3000 point of sales di seluruh Indonesia. Dengan MoU ini juga daya saing produk UKM akan meningkat, karena biaya logistik bisa lebih murah", kata Bagus

Di tempat yang sama, Presiden Direktur Grup Lion Air  Edward Sirait menjelaskan, Lion Parcel merupakan salah satu anak usaha Grup Lion Air yang bergerak di sektor logistik dan perdagangan e-commerce. "Dalam kerjasama dengan Kemenkop dan UKM ini mencakup pemasaran dan promosi, fasilitas pergudangan, distribusi barang di dalam dan luar negeri, serta pelatihan bagi UKM. Semua itu gratis, tidak ada biaya apapun. Kita menggunakan mekanisme bagi hasil dengan UKM yang produknya laku terjual", kata Edward.

Terkait pemasaran dan promosi, Edward mengatakan, produk-produk UKM akan didisplay dalam katalog dan Lion Air Magazine yang ada di setiap kursi penumpang. "Ada sekitar 10 ribu seat dengan potensi buyer sebesar 250 ribu penumpang Lion Air. Produk-produk UKM juga akan tayang di multimedia di pesawat dan akan di-announce oleh pramugari di setiap rute penerbangan. Itu juga melibatkan seluruh kantor pemasaran Lion Air yang ada di seluruh Indonesia. Kita juga ada travel agent yang bisa disinergikan dengan para UKM", imbuh Edward.

Terkait pelatihan UKM, lanjut Edward, pihaknya bersama LLP-KUMKM akan mendesain pelatihan-pelatihan bagi UKM yang komprehensif untuk meningkatkan daya saing produk UKM di seluruh Indonesia. "Itulah potensi-potensi yang bisa tercipta dari kerjasama ini, dimana kita memiliki ratusan pesawat yang terbang ke 200 kota dan 11 negara, seperti Jeddah, Madinah, Nepal, India, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Singapura, Thailand, Myanmar, dan sebagainya. Selanjutnya akan menyusul China, Hongkong, Korea, Jepang, Australia, dan Taipei," pungkas Edward.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jaga Harga Barang, Pelabuhan Pontianak Pasok Logistik ke Natuna

Jaga Harga Barang, Pelabuhan Pontianak Pasok Logistik ke Natuna

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 16:14 WIB

Ditjen Pajak Siap Akomodasi Usulan Pihak UMKM

Ditjen Pajak Siap Akomodasi Usulan Pihak UMKM

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 12:53 WIB

UMKM Keluhkan Ruwetnya Administrasi Pendaftaran Tax Amnesty

UMKM Keluhkan Ruwetnya Administrasi Pendaftaran Tax Amnesty

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 12:17 WIB

Hadiri KTT G-20, Jokowi Tekankan Perkembangan UMKM

Hadiri KTT G-20, Jokowi Tekankan Perkembangan UMKM

Bisnis | Jum'at, 02 September 2016 | 13:26 WIB

Pameran UMKM Batikcraft Vaganza

Pameran UMKM Batikcraft Vaganza

Foto | Rabu, 31 Agustus 2016 | 16:30 WIB

Pameran UMKM Bank Indonesia

Pameran UMKM Bank Indonesia

Foto | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 14:08 WIB

BI: UMKM Sumbang 60,3 Persen PDB & 97 Persen Tenaga Kerja

BI: UMKM Sumbang 60,3 Persen PDB & 97 Persen Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 13:56 WIB

Lion Air Pindah Terminal di Bandara Soekarno-Hatta

Lion Air Pindah Terminal di Bandara Soekarno-Hatta

News | Minggu, 21 Agustus 2016 | 12:06 WIB

Menperin Minta BUMN Tetap Gandeng IKM

Menperin Minta BUMN Tetap Gandeng IKM

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 10:28 WIB

Inilah Alasan Lion Air Pecat 14 Pilotnya

Inilah Alasan Lion Air Pecat 14 Pilotnya

News | Selasa, 09 Agustus 2016 | 14:42 WIB

Terkini

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:25 WIB

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:39 WIB

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:52 WIB

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:18 WIB

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik  Harga

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:56 WIB

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:46 WIB

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:10 WIB

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:31 WIB