Aturan RCEP Perluas Akses Pasar Indonesia di ASEAN

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 08 September 2016 | 17:04 WIB
Aturan RCEP Perluas Akses Pasar Indonesia di ASEAN
Presiden Jokowo menghadiri KTT ASEAN – UN ke 8 di Vientiane, Laos, Rabu (7/9/2016). [Laily Rachev/Biro Pers Istana]

Sejak dimulainya perundingan putaran pertama Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) pada semester pertama 2012, Indonesia ditunjuk oleh para Menteri Ekonomi ASEAN sebagai koordinator posisi ASEAN dan oleh Menteri dari 16 negara peserta perundingan RCEP sebagai Trade Negotiating Committee atau RCEP-TNC.

“Penunjukan Indonesia sebagai koordinator ASEAN dan Ketua TNC didasarkan pada pemikiran bahwa Indonesia merupakan inisiator RCEP dan memiliki postur yang diperlukan sebagai ekonomi terbesar di ASEAN. Keikutsertaan dalam RCEP dapat menempatkan Indonesia dalam mata rantai pasokan regional melalui investasi asing di sektor produktif dan didukung oleh sumber-sumber produksi yang murah,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di sela-sela pembacaan Pernyataan Para Pemimpin RCEP tentang Perkembangan Perundingan RCEP hari ini, Kamis (8/9/2016) di Vientiane, Laos.

Menurut Mendag, perundingan RCEP bermanfaat bagi Indonesia untuk mendapatkan akses pasar yang lebih baik dibandingkan dengan apa yang didapat dari Free Trade Agreement (FTA) antara ASEAN dengan Negara Mitranya. Dalam perundingan ini pula, apa yang belum didapat Indonesia dari ASEAN+1 FTAs dapat diperbaiki, misalnya akses pasar produk pertanian ke India dan China. Lima belas negara peserta RCEP mewakili 56,2 persen ekspor Indonesia ke dunia dan 70 impor impor Indonesia dari dunia. RCEP juga merupakan 48,21 persen sumber investasi asing (Foreign Direct Investment/FDI) bagi Indonesia.

Total Produk Domestik Bruto (PDB) negara-negara RCEP mewakili 30,4 persen PDB dunia pada 2015 atau sebesar 22,3 triliun Dolar Amerika Serikat (AS). Sementara itu, total populasi di kawasan RCEP mencakup 47,8 persen dari total populasi dunia atau lebih dari 3,4 miliar jiwa dengan kelas menengah yang tumbuh kuat dibanding kawasan Eropa dan Amerika.

RCEP telah melewati 14 putaran perundingan. Dua putaran yang akan dilaksanakan tahun ini adalah pada Oktober di Tianjin, Republik Rakyat Tiongkok dan pada Desember di Bumi Serpong Damai, Tangerang, Indonesia.

Hingga putaran perundingan ke-14 pada bulan Agustus 2016 lalu, perundingan masih dihadapkan pada perbedaan posisi yang cukup lebar pada isu perundingan barang, jasa dan investasi. Hal ini menyebabkan TNC tidak dapat memenuhi mandat Pemimpin RCEP pada November 2015 untuk menyelesaikan perundingan hingga akhir 2016.

Menteri RCEP yang bertemu di Vientiane, Laos pada 5 Agustus 2016 menugaskan TNC untuk mengintensifkan perundingan. Guna membantu proses perundingan dan menjaga momentum maka Menteri-menteri RCEP dijadwalkan akan bertemu di Filipina pada awal bulan November 2016 atau sekitar sebulan sebelum putaran akhir tahun diselenggarakan di Indonesia.

Isu kunci yang masih dibahas pemecahannya antara lain adalah penentuan tingkat ambisi penghapusan tarip, liberalisasi sektor jasa dan pembukaan investasi serta parameter untuk mengukurnya. Di satu pihak, sebagian negara peserta perundingan tidak setuju pada usulan ditetapkannya benchmarks, sementara sebagian lainnya memandang perlu adanya benchmarks. Hal lain yang juga sedang diupayakan pemecahannya antara lain adalah keseimbangan antara sebuah perjanjian yang memiliki nilai komersial tinggi, dan ruang bagi negara anggota untuk mengamankan sensitivitasnya di sektor barang, jasa dan investasi terhadap negara peserta tertentu lainnya dalam perundingan ini. Keenambelas negara juga masih membahas cara-cara yang tepat untuk memuat provisi mengenai Investor-State Dispute Settlement (ISDS) yang memperhatikan kesimbangan antara hak-hak investor dan hak pemerintah untuk melakukan pengaturan.

RECP digagas Indonesia pada saat menjadi Ketua ASEAN 2011 untuk mengkonsolidasikan lima perjanjian ASEAN+1 (ASEAN dengan Australia-Selandia Baru, RRT, India, Korea, dan Jepang). Perundingan diluncurkan pada November 2012 oleh 16 Kepala Negara/Pemerintahan ASEAN dan enam Negara Mitranya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ASEAN Plus Three Kunci Utama Stabilitas Keamanan Kawasan

ASEAN Plus Three Kunci Utama Stabilitas Keamanan Kawasan

News | Kamis, 08 September 2016 | 13:01 WIB

Jokowi: Jumlah Orang Miskin di ASEAN Masih 120 Juta Orang

Jokowi: Jumlah Orang Miskin di ASEAN Masih 120 Juta Orang

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 12:56 WIB

Presiden Jokowi Dorong Kerja Sama ASEAN-Jepang di Bidang Maritim

Presiden Jokowi Dorong Kerja Sama ASEAN-Jepang di Bidang Maritim

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 17:33 WIB

Jokowi Tegaskan ASEAN Harus Wujudkan Perdamaian Laut Cina Selatan

Jokowi Tegaskan ASEAN Harus Wujudkan Perdamaian Laut Cina Selatan

News | Rabu, 07 September 2016 | 17:29 WIB

Jokowi Minta ASEAN Jaga Perdamaian dan Stabilitas Kawasan

Jokowi Minta ASEAN Jaga Perdamaian dan Stabilitas Kawasan

News | Rabu, 07 September 2016 | 17:21 WIB

Presiden Jokowi Hadiri KTT ASEAN di Laos

Presiden Jokowi Hadiri KTT ASEAN di Laos

News | Selasa, 06 September 2016 | 12:25 WIB

Di KTT G-20, Presiden Jokowi Minta Kebijakan Proteksi Dihapus

Di KTT G-20, Presiden Jokowi Minta Kebijakan Proteksi Dihapus

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 11:15 WIB

Tiga Kementerian Ekonomi Garap Garam Artisanal

Tiga Kementerian Ekonomi Garap Garam Artisanal

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:18 WIB

Perdagangan Indonesia-Nigeria di 2015 Capai 1,73 Miliar Dolar AS

Perdagangan Indonesia-Nigeria di 2015 Capai 1,73 Miliar Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:11 WIB

Diduga Dumping, KADI Mulai Selidiki Impor SWR dari Cina

Diduga Dumping, KADI Mulai Selidiki Impor SWR dari Cina

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:00 WIB

Terkini

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 17:16 WIB

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:03 WIB

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:00 WIB

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:57 WIB

Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 16:52 WIB

MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026

MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:48 WIB

Berapa Harga Parfum The Body Shop White Musk? Cek 4 Variannya

Berapa Harga Parfum The Body Shop White Musk? Cek 4 Variannya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 16:48 WIB

×