Ketua Komisi VII Gagal Paham Jonan Diangkat Jadi Menteri ESDM

Adhitya Himawan, Bagus Santosa

Jum'at, 14 Oktober 2016 | 15:41 WIB
Ketua Komisi VII Gagal Paham Jonan Diangkat Jadi Menteri ESDM
Pelantikan Ignasius Jonan menjadi Menteri ESDM oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2016). [Antara/Yudhi Mahatma]

Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu ‎mengaku gagal paham dengan pengangkatan Ignatius Jonan menjadi Menteri ESDM dan Arcandra Tahar menjadi Wakil Menteri ESDM oleh Presiden Joko Widodo.

"Gagal paham saya. Ada lima kali gagal paham," kata Gus Irawan dihubungi, Jakarta, Jumat (14/10/2016).‎

Kegagalpahaman yang pertama, kata dia, soal pengangkatan Jonan sebagai menteri. Padahal, sebelumnya Jonan direshuffle Presiden Joko Widodo dari jabatan Menteri Perhubungan.

"Menterinya itu kan menteri yang sudah direshuffle. Pertimbangan reshuffle itu kan, karena kabinet ini adalah kabinet profesional, maka mengusung profresionalitas yang ukurannya kinerja, artinya orang diberhentikan dari satu jabatan karena kinerjanya tidak maksimal atau jelek," katanya.

"Tapi kemudian, orang yang sudah diberhentikan karena nggak memiliki kinerja itu sekarang jadi menteri lagi. Dan kemudian, sebelumnya kan dia sudah gagal di perhubungan dan masuk ke sektor ESDM," tambah dia.

Kegagalpahaman yang kedua, sambungnya, soal kursi posisi Wakil Menteri ESDM yang dibuat. Padahal, Kementerian ESDM bisa dianggap kurang dengan alasan Menteri yang mengisi merupakan orang yang pernah direshuffle. 

"Lalu apakah sektor ini dianggap sektor yang ringan saja? Ini bertentangan pula, kalau presiden melihat ESDM ini di bawah perhubungan, misalnya. Tapi ini kan beliau juga malah mengangkat wakil. Gagal paham lagi saya," kata Gus Irawan.

Apalagi, sambungnya, Wakil Menteri ESDM Arcandra ini pernah bermasalah ketika ditunjuk menjadi MenESDM karena memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat. "Ini tiga kali gagal paham," ujarnya.

"Kalau memang sudah selesai dari sisi kewarganegaraan, legalitasnya juga sudah dipenuhi, Archandra ini kan orang yang digadang-gadang manusia super yang sangat bagus, lho kok jadi wakil? Gagal paham yang keempat," tambah dia.

Gagal paham yang kelima, katanya, soal alasan pengangkatan Jonan dan Arcandra yang memiliki sifat keras kepala. Pertanyaan Gus Irawan, kenapa dua orang ini yang diangkat menjadi Menteri ESDM dan Wamen ESDM. Padahal, banyak orang Indonesia yang memiliki sifat keras kepala.

"Kalau karena keras kepala jadi menteri banyak sekali yang bisa jadi menteri itu kan. Jadi nggak paham saya. Rasionalisatas berpikir saya belum terima. Gimana ini pertimbangannya," katanya.

Melihat pertimbangan-pertimbangan ini, Politikus Gerindra ini menyebut ada kepentingan tertentu dalam penunjukan Menter ESDM dan Wamen ESDM ini. Apalagi, yang diurus di Kementerian ESDM, yang menurut Gus Irawan, adalah proyek 'Gajah'.

"Jadi karena rasionalitas berpikir saya yang belum menemukan jawaban, maka saya menduga-duga, ya ini mungkin persoalannya karena kepentingan," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cadangan Minyak Indonesia Anjlok Akibat Tata Kelola Buruk

Cadangan Minyak Indonesia Anjlok Akibat Tata Kelola Buruk

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 15:17 WIB

Ini Tantangan Berat Sektor ESDM Buat Duet Jonan-Arcandra

Ini Tantangan Berat Sektor ESDM Buat Duet Jonan-Arcandra

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 15:01 WIB

Presiden Jokowi Sebut Jonan dan Arcandra Keras Kepala

Presiden Jokowi Sebut Jonan dan Arcandra Keras Kepala

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 14:41 WIB

Sempat Hilang, Jabatan Wamen ESDM Kembali Diisi Arcandra Tahar

Sempat Hilang, Jabatan Wamen ESDM Kembali Diisi Arcandra Tahar

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 14:02 WIB

Jokowi Lantik Ignasius Jonan Menjadi Menteri ESDM

Jokowi Lantik Ignasius Jonan Menjadi Menteri ESDM

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 13:46 WIB

Presiden Pertimbangkan Lagi Arcandra Sebagai Menteri ESDM

Presiden Pertimbangkan Lagi Arcandra Sebagai Menteri ESDM

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 23:16 WIB

Luhut Ajak Arcandra Ke Jepang Bahas Blok Masela

Luhut Ajak Arcandra Ke Jepang Bahas Blok Masela

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 14:24 WIB

Luhut Akui Ada Kemungkinan Archandra Jadi Menteri ESDM Lagi

Luhut Akui Ada Kemungkinan Archandra Jadi Menteri ESDM Lagi

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 13:33 WIB

Johan Budi Tegaskan Jokowi Belum Bersikap Soal Arcandra

Johan Budi Tegaskan Jokowi Belum Bersikap Soal Arcandra

News | Rabu, 14 September 2016 | 14:36 WIB

Soal Arcandra, Fahri Hamzah: Yang Penting Hukum Jangan Ditabrak

Soal Arcandra, Fahri Hamzah: Yang Penting Hukum Jangan Ditabrak

News | Selasa, 13 September 2016 | 14:36 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×