Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Cadangan Minyak Indonesia Anjlok Akibat Tata Kelola Buruk

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 14 Oktober 2016 | 15:17 WIB
Cadangan Minyak Indonesia Anjlok Akibat Tata Kelola Buruk
Kilang Pertamina RU (Unit Pengolahan) V Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (14/4). [Antara]

Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi, mengakui bahwa produksi minyak Indonesia dalam belasan tahun terakhir. Kondisi ini tak lepas dari buruknya investasi minyak akibat salah tata kelola sektor minyak bumi di Indonesia.

"Jangan salah, produksi minyak kita turun anjlok dalam beberapa tahun terakhi. Itu bukan karena cadangan minyak kita di perut bumi Indonesia sudah habis. Masih sangat banyak cadangan minyak di perut bumi di wilayah Indonesia yang belum dieksplorasi," kata Kurtubi saat dihubungi Suara.com, Jumat (14/10/2016).

Kondisi ini terjadi karena tata kelola minyak di Indonesia amburadul. UU No 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas sudah salah dasar untuk dijadikan dasar huku pengelolaan minyak bumi dan gas. "Akibatnya tata kelola kita bertentangan dengan konstitusi serta merugikan investor," ujar Kurtubi.

Politisi Nasdem tersebut menguraikan, tata kelola yang buruk serta rawan dengan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) membuat banyak investor enggan berinvestasi pengeboran minyak di Indonesia. Akibatnya, produksi minyak Indonesia praktis kini hanya mengandalkan sumur yang sudah tua. "Makanya tugas Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM untuk memperbaiki tata kelola migas kita," tutup Kurtubi.

Indonesian Petroleum Association (IPA) pernah membuat prediksi selisih angka produksi dan konsumsi minyak Indonesia pada 2025 masih mencapai 2,5 juta barel per hari (BPH). Angka ini disebabkan oleh peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) ditengah turunnya jumlah produksi minyak Indonesia.

Saat ini, angka konsumsi BBM Nasional diketahui mencapai 1,5 juta BPH dengan rata-rata pertumbuhan sekitar 5 persen sampai 8 persen. Sementara jumlah produksi minyak yang dihasilkan kontraktor kontrak kerjasama (KKKS) di Indonesia baru mencapai 800 ribu BPH atau terdapat defisit 50 persen yang selama ini dipenuhi dari impor. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tantangan Berat Sektor ESDM Buat Duet Jonan-Arcandra

Ini Tantangan Berat Sektor ESDM Buat Duet Jonan-Arcandra

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 15:01 WIB

Presiden Jokowi Sebut Jonan dan Arcandra Keras Kepala

Presiden Jokowi Sebut Jonan dan Arcandra Keras Kepala

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 14:41 WIB

Sempat Hilang, Jabatan Wamen ESDM Kembali Diisi Arcandra Tahar

Sempat Hilang, Jabatan Wamen ESDM Kembali Diisi Arcandra Tahar

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 14:02 WIB

Jokowi Lantik Ignasius Jonan Menjadi Menteri ESDM

Jokowi Lantik Ignasius Jonan Menjadi Menteri ESDM

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 13:46 WIB

Presiden Pertimbangkan Lagi Arcandra Sebagai Menteri ESDM

Presiden Pertimbangkan Lagi Arcandra Sebagai Menteri ESDM

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 23:16 WIB

Luhut Ajak Arcandra Ke Jepang Bahas Blok Masela

Luhut Ajak Arcandra Ke Jepang Bahas Blok Masela

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 14:24 WIB

Luhut Akui Ada Kemungkinan Archandra Jadi Menteri ESDM Lagi

Luhut Akui Ada Kemungkinan Archandra Jadi Menteri ESDM Lagi

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 13:33 WIB

Johan Budi Tegaskan Jokowi Belum Bersikap Soal Arcandra

Johan Budi Tegaskan Jokowi Belum Bersikap Soal Arcandra

News | Rabu, 14 September 2016 | 14:36 WIB

Soal Arcandra, Fahri Hamzah: Yang Penting Hukum Jangan Ditabrak

Soal Arcandra, Fahri Hamzah: Yang Penting Hukum Jangan Ditabrak

News | Selasa, 13 September 2016 | 14:36 WIB

Jokowi Sudah Tahu Arcandra Dapat Paspor, Lalu Apa Selanjutnya?

Jokowi Sudah Tahu Arcandra Dapat Paspor, Lalu Apa Selanjutnya?

News | Senin, 12 September 2016 | 02:15 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Naik saat Harga Emas Dunia Turun, Mengapa?

Harga Emas Antam Naik saat Harga Emas Dunia Turun, Mengapa?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:46 WIB

IHSG Terus Terbang, Tembus Level 7.600 Pagi Ini

IHSG Terus Terbang, Tembus Level 7.600 Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:16 WIB

Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang

Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:52 WIB

18 Saham Ditendang dari Bursa, BEI: Itu Peringatan Buat Emiten

18 Saham Ditendang dari Bursa, BEI: Itu Peringatan Buat Emiten

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:52 WIB

Transaksi Digital Melonjak, Bank Mega Syariah Raup DPK Rp709 Miliar

Transaksi Digital Melonjak, Bank Mega Syariah Raup DPK Rp709 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:42 WIB

Prabowo Temui Vladimir Putin saat Menhan Teken Kesepakatan Menteri Perang AS

Prabowo Temui Vladimir Putin saat Menhan Teken Kesepakatan Menteri Perang AS

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:42 WIB

Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik

Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:11 WIB

Emiten PPRO Keluarkan Strategi Gali Pendapatan Berulang di Kawasan Hunian

Emiten PPRO Keluarkan Strategi Gali Pendapatan Berulang di Kawasan Hunian

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:07 WIB

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:01 WIB

OJK Izinkan Punya Utang di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Ini Aturan Barunya

OJK Izinkan Punya Utang di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Ini Aturan Barunya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:32 WIB