Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Puan: Tingkat Penganggguran Tahun Ini Capai 5,5 Persen

Adhitya Himawan, Nikolaus Tolen

Senin, 24 Oktober 2016 | 14:14 WIB
Puan: Tingkat Penganggguran Tahun Ini Capai 5,5 Persen
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. (suara.com/Bagus Santosa)

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengatakan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia terus meningkat selama dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden, Jusuf Kalla. 

Kata Puan, kalau sebelumnya IPM Indonesia hanya mencapai angka 68,8 pada Tahun 2014, pada Tahun 2016 ini IPM-nya sudah naik 0,75 poin menjadi 69,55.

"Untuk masalah kualitas hidup, indikator makro menetapkan bahwa IPM ditahun 2019 menetap sasaran sebesar 76,3,' kata Puan saat menyampaikan hasil kerja selama dua tahun pemerintahan Jokowi-JK di gedung Bina Graha, Kementerian Sekretariat Negara, jalan Medan Merdeka Utara, Senin (24/10/2016).

Adapun faktor yang ikut mendukung meningkatnya IPM tersebut adalah faktor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat atau hidup layak. Menurutnya, Indeks Gini yang merupakan indikator tingkat ketimpangan pendapatan secara menyeluruh tetap menetapkan sasaran di angka 0,36 pada Tahun 2019. Namun, pada Tahun 2016 ini indeks tersebut sudah mencapai angka 0,39 dari Tahun sebelumnya (2015) 0,40.

"Target tingkat kemiskinan yang di Tahun 2019 diupayakan mencapai angka 9-10 persen, di Tahun 2016 ini telah menyentuh angka 10,18 persen, jika dibandingkan dengan Tahun 2015 lalu yaitu sekitar 11,2, persen. Sementara tingkat pengangguran di Tahun 2019 ditarget pada angka 5,2-6,5 persen, di Tahun 2016 ini, sudah mencapai 5,5 persen dari 6,18 persen Tahun 2015 lalu," kata Puan.

Sementara di bidang kesehatan dan program perlindungan sosial berupa jaminan kesehatan khususnya untuk penerima bantuan di Tahun 2019, kata dia ditetapkan supaya dapat menyerap sekitar 40 persen penduduk miskin. Menurut Putri Megawati Soekarno Putri tersebut mengatakan bahwa serapan dari program tersebut sudah mencapai 37 persen atau sekitar 92,4 juta jiwa.

"IPM Indonesia telah meningkat karena didorong oleh program pendidikan yang mencerdaskan, berbudaya, dan produktif, serta program peningkatan kesehatan dan kesejahteraan keluarga Indonesia," katanya.

Sementara Indeks Kesehatan sendiri kata Politisi PDI Perjuangan tersebut juga mengalami peningkatan selama dua tahun di bawah kepemerintahan Jokowi-JK. Peningkatan angka 0,82 persen kata Puan dicapai melalui mekanisme tiga pilar yakni, mengubah cara pandang tentang kesehatan atau paradigma sehat, peningkatan pelayanan kesehatan, dan membangun jaminan kesehatan Nasional.

"Indeks pendidikan juga meningkat menakdi 0,82 karena terus diupayakan akses dan infrastruktur pendidikan agar terus meningkat, meningkatkan tingkat penyebaran guru hingga 10 kali lipat ke daerahtertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), penguatan kebudayaan dalam pendidikan, dan meningkatkan kapabilitas masyarakat melalui pendidikan vokasi," kata Puan.

Selain itu langkah lain yang telah dilakukan kementerian dibawah koordinasi Kementerian PMK adalah dengan mendorong upaya percepatan penanggulangan  melalui program Keluarga Harapan yang menyasar sekitar enam juta Kepala Keluarga melalui Program Rastra, menyediakan dana untuk penerima bantuan iuran, program Indonesia pintar, layanan sosial bagi 54.595 penyandang di dan 54.140 kaum lansia.

"Upaya perlindungan perempuan dan anak juga terus dikedepankan. Hingga dua tahun ini, Kemenko PMK telah berhasil mengawal Perppu Nomor. 1/2016 atau yang dikenal dengan Perppu Kebiri menjadi Undang-undang. Data BPS Tahun 2016 menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan gender telah meningkat dari 69,6 persen menjadi 91,03 persen, sementara," kata Puan.

Oleh karena itu, Kemenko PMK akan terus berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas manusia. Salah satu cara yang ditempuh adalah  dengan gencar menyuarakan gerakan Nasional Revolusi Mental yang menekankan asas etos kerja, integritas, dan gotong royong dimana agen revolusi mental menjadi pelopor kebaikan, kemajuan, dan kebersamaan di lingkungan masing-masing.

"Menuju Tahun 2019 atau hingga berakhirnya Kabinet Kerja, Kemenko PMK akan terus meningkatkan pembangunan masyarakat dan produktivitasnya, antara lain dengan upaya penurunan resiko bencana, kompetensi SMK berakreditasi, SMA berakreditasi minimal B, dan meningkatkan jumlah tenaga kerja keahlian menengah yang kompeten,"kata Puan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puan Klaim Kemiskinan Menurun Selama Jokowi-JK Memimpin

Puan Klaim Kemiskinan Menurun Selama Jokowi-JK Memimpin

News | Senin, 24 Oktober 2016 | 12:18 WIB

Rakor Dana Desa

Rakor Dana Desa

Foto | Rabu, 19 Oktober 2016 | 16:21 WIB

Luhut Optimis Pulau Jawa Sepenuhnya Terhubung Jalan Tol di 2019

Luhut Optimis Pulau Jawa Sepenuhnya Terhubung Jalan Tol di 2019

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 19:08 WIB

BCA Tingkatkan Skill Mahasiswa untuk Hadapi Dunia Kerja

BCA Tingkatkan Skill Mahasiswa untuk Hadapi Dunia Kerja

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 17:13 WIB

Pemerintah Perkuat SDM Bidang Kemaritiman

Pemerintah Perkuat SDM Bidang Kemaritiman

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 04:00 WIB

Tingkat Kemiskinan Masih Tinggi

Tingkat Kemiskinan Masih Tinggi

Foto | Selasa, 20 September 2016 | 16:12 WIB

Rizal Ramli Kritik Kemiskinan di Jakarta Akibat Pembangunan

Rizal Ramli Kritik Kemiskinan di Jakarta Akibat Pembangunan

News | Kamis, 15 September 2016 | 14:42 WIB

Puan Bocorkan Kapan PDIP Umumkan Calon Gubernur Jakarta

Puan Bocorkan Kapan PDIP Umumkan Calon Gubernur Jakarta

News | Rabu, 14 September 2016 | 15:51 WIB

Pemerintah Terima Usulan DPR Perluas Kewenangan BPOM

Pemerintah Terima Usulan DPR Perluas Kewenangan BPOM

News | Rabu, 14 September 2016 | 13:04 WIB

Jokowi: Jumlah Orang Miskin di ASEAN Masih 120 Juta Orang

Jokowi: Jumlah Orang Miskin di ASEAN Masih 120 Juta Orang

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 12:56 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×