Tahun Ini PGN Sudah Raih Laba Bersih Rp3,23 Triliun

Arsito Hidayatullah

Selasa, 01 November 2016 | 01:37 WIB
Tahun Ini PGN Sudah Raih Laba Bersih Rp3,23 Triliun
Kantor Pusat PGN di Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - PT PGN (Persero) Tbk meraih laba bersih sebesar 241,99 juta dolar AS atau Rp3,23 triliun hingga kuartal ketiga 2016.

Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup dalam rilis di Jakarta, Senin, mengatakan selama sembilan bulan pada 2016, PGN membukukan pendapatan bersih 2,16 miliar dolar AS atau naik 17,32 juta dolar dibandingkan periode sama 2015 sebesar 2,14 miliar dolar.

"Kami melakukan berbagai upaya efisiensi sehingga mampu mencetak laba di tengah kondisi perekonomian yang sedang mengalami perlambatan," katanya.

Sedangkan laba operasi sembilan bulan 2016 diperoleh 394,24 juta dolar.

Adapun EBITDA tercapai 641,51 juta dolar atau naik 27,17 juta dolar dibandingkan periode 2015 sebesar 614,34 juta dolar.

Menurut Heri, kinerja PGN tetap baik di tengah harga minyak dunia yang masih mengalami penurunan signifikan dan nilai tukar rupiah yang berfluktuasi.

Ke depan, menurut dia, PGN juga optimistis kinerja akan semakin baik sejalan upaya pemerintah meningkatkan perekonomian nasional.

Ia mengatakan, peningkatan pendapatan hingga kuartal ketiga 2016, terutama dari beroperasinya pipa transmisi gas Kalimantan-Jawa I yang dioperasikan PT Kalimantan Jawa Gas dan kontribusi penjualan gas sektor hulu.

Selama periode Januari-September 2016, PGN menyalurkan gas 1.595 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) atau naik dibandingkan periode sama 2015 sebesar 1.556 MMSCFD.

Rinciannya, volume gas distribusi 793 MMSCFD atau naik dibandingkan periode sama 2015 sebesar 789 MMSCFD dan transmisi serta pengangkutan 802 MMSCFD atau naik dibandingkan 767 MMSCFD.

Heri menambahkan meskipun kondisi perekonomian mengalami perlambatan, PGN tetap mengembangkan infrastruktur gas untuk memperluas pemanfaatannya bagi masyarakat.

"Pada kuartal ketiga 2016, pipa gas PGN bertambah 241 km dan saat ini mencapai 7.267 km atau setara dengan 78 persen pipa hilir nasional," ujarnya.

Dari panjang gas tersebut, PGN memasok gas ke 119.960 pelanggan rumah tangga, 1.929 usaha kecil, mal, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan, serta 1.630 industri berskala besar dan pembangkit listrik.

Sejumlah proyek pipa yang diselesaikan PGN seperti di Jatim antara lain ruas Kalisogo-Waru sepanjang 30 km, Jetis-Ploso 27 km, dan Kejayan-Purwosari 15 km.

Sedang, di Batam, PGN merampungkan pipa gas sepanjang 18,3 km.

Selain itu, lanjut Heri, PGN sedang mengerjakan pipa distribusi gas Muara Karang-Muara Bekasi sepanjang 42 km, proyek di Jawa Barat 43 km, dan Surabaya 23 km.

"PGN terus berkomitmen membangun dan memperluas infrastruktur gas nasional, walau di tengah kondisi ekonomi yang belum membaik dan turunnya harga minyak mentah dunia," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanpa APBN, PGN Terus Perluas Infrastruktur Gas Nasional

Tanpa APBN, PGN Terus Perluas Infrastruktur Gas Nasional

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 14:46 WIB

Pakai Gas Bumi PGN, Genteng Majalengka Ini Diekspor ke Malaysia

Pakai Gas Bumi PGN, Genteng Majalengka Ini Diekspor ke Malaysia

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 10:44 WIB

Rumah Sakit Pengguna Gas Bumi Dapat Service Khusus dari PGN

Rumah Sakit Pengguna Gas Bumi Dapat Service Khusus dari PGN

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 13:35 WIB

Saham PGN Dinilai Paling Likuid Oleh BEI

Saham PGN Dinilai Paling Likuid Oleh BEI

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 16:07 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×