Luhut Akui Pengelolaan Sampah Bisa Jadi Sumber Energi Listrik

Adhitya Himawan

Jum'at, 04 November 2016 | 07:31 WIB
Luhut Akui Pengelolaan Sampah Bisa Jadi Sumber Energi Listrik
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Luhut Binsar Pandjaitan. [Dok Kemenko Maritim]

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Pandjaitan mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama melindungi laut dari sampah. Salah satu alternatif solusi untuk menangani masalah ini adalah dengan mengkonversi sampah menjadi sumber energi. Hal ini diungkapkannya pada saat membuka Konferensi Serpihan Plastik Laut Indonesia di Jakarta pada hari Selasa (2/11/2016).

Menurutnya Indonesia saat ini sedang giat melakukan pengelolaan sampah menjadi sumber energi listrik sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah sampah.

"Salah satu mesin insulator, yang merupakan sumbangan Dubes Denmark, ada di Semarang berkapasitas 1,3 MW, kemudian nanti menyusul di Solo berkapasitas 7,5 MW dan akan menyusul di tujuh kota lain seperti yang sudah diputuskan pada rapat kabinet," kata Menko Luhut kepada wartawan. Ia menyebutkan tujuh kota tersebut termasuk, antara lain, Jakarta dan Surabaya.

Pemerintah, menurut Menteri Luhut, mendukung upaya-upaya untuk mengurangi dampak negatif dari sampah. 

"Negara-negara Eropa menyatakan siap berinvestasi di bidang ini. Pemerintah akan memberikan insentif, dimana listrik dari sampah akan dihargai 13-16 sen per Kwh, lebih tinggi dari listrik batubara yang sembilan sen per Kwh," kata Menko Luhut kepada wartawan.

Menko Luhut menambahkan bahwa keberadaan mesin-mesin insulator tersebut terbukti telah mambantu pemerintah setempat menyelesaikan masalah sampahnya. Ia memberi contoh di Solo setiap harinya sekitar 1.000 ton sampah diproses oleh alat tersebut. Listrik yang dihasilkan diharapkan dapat turut membantu PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia.

"Dengan kemajuan teknologi, mesin pengolah sampah juga bisa menghasilkan air yang siap diminum. Saya agak ngeri-ngeri juga tentang hal ini. Akan tetapi, sekarang semua harus paralel karena ini menyangkut kesehatan generasi yang akan datang," kata Menteri Luhut,

Pencemaran Laut

Dalam pidato pembukaannya, Menteri Luhut mengatakan bahwa kondisi laut yang sehat memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, karena 50-70 persen udara yang dihirup manusia berasal dari lautan. Ia mengatakan bahwa sekitar 80 persen sampah plastik di laut berasal dari darat. Sampah tersebut telah merusak rantai makanan biota laut, yang dalam jangka panjang bisa berpengaruh tidak baik terhadap manusia.

"Selain pemanasan global, pencemaran laut juga bisa mengancam keanekaragaman hayati. Diperkirakan 20% dari terumbu karang telah rusak secara permanen dan sekitar 24 persen terumbu karang berada dalam resiko kepunahan. Singkatnya, polusi mengurangi kemampuan laut untuk mendukung kehidupan manusia," katanya dalam sambutan di ajang yang diselenggarakan oleh Kemenko Kemaritiman, Bank Dunia dan Kedutaan Besar Denmark.

Karena itulah, menurutnya, sebagai salah satu negara kepulauan terbesar Indonesia harus memiliki kemampuan untuk menjaga laut, dan penjagaan kelestarian laut ini harus dilakukan dengan serius.

"Sampah plastik (di laut) itu dimakan ikan, ikannya dimakan manusia, dan menurut sains, dalam jangka waktu lama hal itu bisa mengubah DNA manusia," ujarnya kepada wartawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jika 34 Proyek Pembangkit Listrik Mangkrak, Jokowi Ancam Bawa KPK

Jika 34 Proyek Pembangkit Listrik Mangkrak, Jokowi Ancam Bawa KPK

Bisnis | Rabu, 02 November 2016 | 06:36 WIB

Ridwan Kamil: Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Tunggu Harga PLN

Ridwan Kamil: Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Tunggu Harga PLN

News | Rabu, 02 November 2016 | 05:08 WIB

Jokowi Minta Kerja Keras karena Listrik 35.000 MW Belum Tercapai

Jokowi Minta Kerja Keras karena Listrik 35.000 MW Belum Tercapai

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 18:44 WIB

HIPMI Kritik Dirut PLN Lecehkan Pengusaha Listrik Swasta

HIPMI Kritik Dirut PLN Lecehkan Pengusaha Listrik Swasta

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 13:46 WIB

Wisata Bahari Mampu Datangkan Jutaan Wisatawan Dunia

Wisata Bahari Mampu Datangkan Jutaan Wisatawan Dunia

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 14:27 WIB

Kemenko Maritim Genjot Industri Pariwisata Bahari

Kemenko Maritim Genjot Industri Pariwisata Bahari

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 11:25 WIB

Hari Listrik Nasional, DPR: Elektrifikasi Naik, Daya Saing Memba

Hari Listrik Nasional, DPR: Elektrifikasi Naik, Daya Saing Memba

DPR | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 15:20 WIB

Inilah Alasan PLN Sebaiknya Tidak Akuisisi PGE

Inilah Alasan PLN Sebaiknya Tidak Akuisisi PGE

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 09:33 WIB

Di Negeri Ini, Motor Listrik dan Skuter Dibuat 'Terjangkau'

Di Negeri Ini, Motor Listrik dan Skuter Dibuat 'Terjangkau'

Otomotif | Rabu, 26 Oktober 2016 | 19:40 WIB

Menko Luhut Janji Tingkatkan Kapasitas Pelabuhan Pelindo III

Menko Luhut Janji Tingkatkan Kapasitas Pelabuhan Pelindo III

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 14:10 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×