Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

IHSG Minggu Ini Diprediksi Bergerak Sideway 5.100-5.500

Adhitya Himawan

Senin, 07 November 2016 | 13:03 WIB
IHSG Minggu Ini Diprediksi Bergerak Sideway 5.100-5.500
Suasana perdagangan indeks harga saham gabungan (IHSG) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Pada perdagangan sepekan yang lalu (31 Oktober — 4 November 2016), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 47,61 poin (-0,88 persen) ke level 5.362,66. Pada perdagangan pekan lalu sektor yang menguat hanya sektor Pertambangan (+4,45 persen).

"Sementara, sektor yang melemah pada perdagangan pekan lalu diantaranya Perkebunan (-2,80 persen), Properti (-2,31 persen) dan Industri Dasar (-2,08 persen)," kata Analys Recapital Securities, Adi Kiswoyo Joe, dalam keterangan resmi, Senin (7/11/2016). 

Pelemahan IHSG terjadi karena masih menunggu data ekonomi Indonesia / GDP Growth kuartal 3 tahun 2016 yang akan dirilis di minggu ini juga menunggu sentiment dari pemilu presiden Amerika. Di Bursa Amerika (AS) perdagangan sepekan yang lalu (31 Oktober — 4 November 2016) bergerak turun. Indeks Dow Jones turun 272,91 poin (-1,50 persen) ke 17.888,28, S&P 500 melemah 41,23 poin (-1,94 persen) ke 2.085,18 dan Nasdaq 100 turun 143,73 poin (-2,77 persen) ke 4.769,56.

"Pelemahan bursa amerika terjadi karena kalahnya suara Hillary Clinton dari Trump dalam jejak pendapat yang diadakan di minggu kemarin," ujar Adi.

Sementara itu, bursa Eropa pada perdagangan pekan lalu bergerak melemah. FTSE 100 turun 303 poin (-4,33 persen) ke 6.693,26 dan Euro Stoxx 50 melemah 124,71 poin (-4,05 persen) ke 2.954,53. Pelemahan bursa Eropa terjadi karena sentimen jeleknya laporan keuangan kuartal 3 tahun 2016 perusahaan di Eropa yang di rilis di minggu kemarin.

"Secara teknikal, selama seminggu ke depan kami memprediksi IHSG akan bergerak cenderung sideway dikisaran 5.100 — 5.500," tutup Adi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komitmen Pengusaha Berinvestasi di Indonesia Meningkat Pesat

Komitmen Pengusaha Berinvestasi di Indonesia Meningkat Pesat

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 11:34 WIB

AKKU Akan Rights Issue 6,1 Miliar Saham

AKKU Akan Rights Issue 6,1 Miliar Saham

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 16:15 WIB

Trisula Internasional akan Buyback Saham

Trisula Internasional akan Buyback Saham

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 15:22 WIB

Isu Brexit dan Pilpres AS Membuat Pasar Saham Eropa Melemah

Isu Brexit dan Pilpres AS Membuat Pasar Saham Eropa Melemah

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 08:49 WIB

The Fed Pertahankan Suku Bunga, Pasar Saham AS Melemah

The Fed Pertahankan Suku Bunga, Pasar Saham AS Melemah

Bisnis | Kamis, 03 November 2016 | 09:49 WIB

Pasar Saham AS Masih Tertekan Isu Pilpres

Pasar Saham AS Masih Tertekan Isu Pilpres

Bisnis | Rabu, 02 November 2016 | 09:23 WIB

Pasar Saham AS Melemah Terpengaruh Kasus Email Hillary Clinton

Pasar Saham AS Melemah Terpengaruh Kasus Email Hillary Clinton

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 08:42 WIB

Vale Indonesia Mengalami Rugi 7 Juta Dolar AS di Q3 2016

Vale Indonesia Mengalami Rugi 7 Juta Dolar AS di Q3 2016

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 10:08 WIB

META Raih Hutang, Targetkan Pembangunan 1.200 Menara

META Raih Hutang, Targetkan Pembangunan 1.200 Menara

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 09:58 WIB

Pasar Saham Eropa Menguat Ditopang Penguatan Harga Minyak

Pasar Saham Eropa Menguat Ditopang Penguatan Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 13:50 WIB

Terkini

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:44 WIB

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:43 WIB

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:33 WIB

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:37 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:59 WIB

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:47 WIB