Menteri Basuki Dorong Anak Muda Inovatif Hadapi Era MEA

Adhitya Himawan

Selasa, 15 November 2016 | 11:23 WIB
Menteri Basuki Dorong Anak Muda Inovatif Hadapi Era MEA
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono. [Dok Kementerian PUPR]

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong generasi muda Indonedia untuk terus meningkatkan kreatifitas dan inovasi menghadapi era kompetisi di pasar terbuka khususnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

"Kita sekarang ada di era kompetisi, tidak bisa mengandalkan lagi Indonesia kaya sumber daya alam. Minyak kita sudah susah, kayu kita sudah habis, tinggal kekayaan laut kita yang sekarang dicuri orang. Tapi (berkompetisi) dengan kreatifitas dan inovasi," ujar Menteri Basuki di hadapan para penerima Beasiswa Djarum Tahun 2016 dalam talkshow Nation Buiilding Beswan Djarum di Semarang, yang dihadiri 545 orang peserta dari 90 perguruan tinggi di 34 provinsi, Minggu (13/11/2016).

Menurutnya dengan kreatifitas dan inovasi maka akan menghasilkan produk yang unik sehingga dapat bersaing di era kompetisi saat ini. Namun ia berpesan tidak cukup hanya dengan produk yang berbeda tetapi juga harus bisa lebih murah, lebih baik dan lebih cepat. "Untuk memenangkan kompetisi harus bisa lebih murah, lebih baik dan lebih cepat," kata Basuki.

Ia juga berpesan kepada generasi muda untuk juga menjaga karakter bangsa yang santun, karena menurutnya untuk menjadi sukses tidaklah cukup hanya dengan kepandaian akademis namun juga memiliki sikap santun.

"_Smart is a must but it's not sufficient_. Pintar saja tidak cukup, akhlakul karimah juga perlu. Dimanapun anda harus bisa membuat orang senang dan nyaman. Keberadaan kita diharapkan orang. Hidup kalau tidak bermanfaat sejatinya kita tidak hidup," pesannya.

Ia menyatakan pendidikan sangat penting dalam membangun karakter bangsa dan menurutnya pendidikan yang baik dimulai dari tingkat keluarga. Pendidikan harus dimulai dari rumah karena sangat menentukan karakter anak-anak selanjutnya ke depan. "Contohnya anak-anak saya kalau mau berangkat kerja tetap cium tangan. Nilai-nilai kesopanan itu harus ditanamkan mulai dari rumah. Inilah salah satu bentuk akhlakul karimah" tuturnya.

Menurutnya dengan karakter yang baik maka juga akan terbentuk jati diri yang kuat. "Jati diri penting, masing-masing orang punya jati diri. Kita Indonesia punya jati diri, sangat menghormati orang lain. Begitu juga dalam berperilaku di media sosial harus bijak dan memberikan manfaat bagi orang banyak, bukan hanya saling menyalahkan, apalagi saling menghujat karena kedua hal tersebut tidak sesuai jati diri orang Indonesia," ujarnya.

Turut hadir dalam talkshow tersebut Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Hasyim As'ari, Amelia Rachim desainer perhiasan berbakat dari Indonesia yang telah mendunia dan dimoderatori oleh Rosiana Silalahi.

Bapak Menteri turut didampingi pula oleh Kepala BPJN VII Herry Marzuki, Kepala Pusat Bendungan Made Sumiarsih dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembangunan Irigasi Kecil, PUPR Libatkan Perkumpulan Petani

Pembangunan Irigasi Kecil, PUPR Libatkan Perkumpulan Petani

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 11:04 WIB

Kementerian PUPR akan Bangun Infrastruktur Berbasis Masyarakat

Kementerian PUPR akan Bangun Infrastruktur Berbasis Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 07:41 WIB

Ini Developer yang Dinilai Bagus dalam Konstruksi dan Jalan Hijau

Ini Developer yang Dinilai Bagus dalam Konstruksi dan Jalan Hijau

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 07:37 WIB

DAK Bidang Infrastruktur Tahun 2017 Sebesar Rp27,18 triliun

DAK Bidang Infrastruktur Tahun 2017 Sebesar Rp27,18 triliun

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 07:31 WIB

Menteri PUPR Ingin Pekerjaan Infrastruktur Bisa Dimulai Awal 2017

Menteri PUPR Ingin Pekerjaan Infrastruktur Bisa Dimulai Awal 2017

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 07:21 WIB

Cegah Kerusakan Jalan, Pemerintah Aktifkan Jembatan Timbang

Cegah Kerusakan Jalan, Pemerintah Aktifkan Jembatan Timbang

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 07:16 WIB

Pemerintah akan Bangun Infrastruktur 4 Danau di Bali Tahun 2017

Pemerintah akan Bangun Infrastruktur 4 Danau di Bali Tahun 2017

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 08:53 WIB

Kementerian PUPR Juga Bangun Infrastruktur Padat Karya

Kementerian PUPR Juga Bangun Infrastruktur Padat Karya

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 08:45 WIB

Pemerintah Berupaya Tekan Harga Rumah Agar Terjangkau

Pemerintah Berupaya Tekan Harga Rumah Agar Terjangkau

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 08:00 WIB

Ini Kelebihan Teknologi Bendungan Knock Down

Ini Kelebihan Teknologi Bendungan Knock Down

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 07:55 WIB

Terkini

Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS dan Israel Kembali Menyerang

Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS dan Israel Kembali Menyerang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:52 WIB

Denny Indrayana Tegaskan Gugatan di MK Bukan Sekadar Ijazah Gibran: Ini Political Corruption

Denny Indrayana Tegaskan Gugatan di MK Bukan Sekadar Ijazah Gibran: Ini Political Corruption

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:50 WIB

AI Mulai Masuk Pabrik UKM, Data Jadi Senjata Baru Dongkrak Produktivitas

AI Mulai Masuk Pabrik UKM, Data Jadi Senjata Baru Dongkrak Produktivitas

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 12:49 WIB

7 Penyebab Pakaian Tetap Bau Apek meski Sudah Pakai Pelembut Saat Dijemur

7 Penyebab Pakaian Tetap Bau Apek meski Sudah Pakai Pelembut Saat Dijemur

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:44 WIB

Jejak Ngeri F Alias Batak: Penggerak Pelajar Buat Rusuh, Bawa Sajam, hingga Incar Kantor Polisi

Jejak Ngeri F Alias Batak: Penggerak Pelajar Buat Rusuh, Bawa Sajam, hingga Incar Kantor Polisi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:43 WIB

Lipstik Wardah Glasting Ada Berapa Shade? Cek Pilihan Warnanya untuk Wanita Indonesia

Lipstik Wardah Glasting Ada Berapa Shade? Cek Pilihan Warnanya untuk Wanita Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:36 WIB

Tak Cuma Hiburan, BagaimanaSeni Bisa Jadi Jalan untuk Menggerakkan Aksi Iklim

Tak Cuma Hiburan, BagaimanaSeni Bisa Jadi Jalan untuk Menggerakkan Aksi Iklim

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:33 WIB

MediaTek C10 Max Bawa Performa AI 55 TOPS, Siap Jadi Penantang Snapdragon X

MediaTek C10 Max Bawa Performa AI 55 TOPS, Siap Jadi Penantang Snapdragon X

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 12:33 WIB

Buku Hakim Sarmin Presiden Kita: Membaca Politik Lewat Tawa dalam Dua Lakon

Buku Hakim Sarmin Presiden Kita: Membaca Politik Lewat Tawa dalam Dua Lakon

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 12:30 WIB

Limbah Data Center Perusahaan Teknologi Ini Diduga Bawa Bakteri Berbahaya ke Air Kota

Limbah Data Center Perusahaan Teknologi Ini Diduga Bawa Bakteri Berbahaya ke Air Kota

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:30 WIB

×