DAK Bidang Infrastruktur Tahun 2017 Sebesar Rp27,18 triliun

Adhitya Himawan

Sabtu, 12 November 2016 | 07:31 WIB
DAK Bidang Infrastruktur Tahun 2017 Sebesar Rp27,18 triliun
Sosialisasi Petunjuk Teknis dan Konsultasi Program Penyelenggaraan DAK Bidang Infrastruktur 2017. [Dok Kementerian PUPR]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelenggarakan Sosialisasi Petunjuk Teknis dan Konsultasi Program Penyelenggaraan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Infrastruktur 2017 untuk Wilayah Timur di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (10/11/2016). Acara ini bertujuan untuk sosialisasi, konsultasi dan sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang didanai DAK.

Pembukaan acara dilakukan dengan menabuh Gendang Belek, alat musik tabuh khas suku Sasak Lombo secara bersama-sama oleh Sekretaris Daerah Pemprov NTB Rosiady Husaini Sayuti, Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti dan Kepala Biro Perencanaan Anggaran dan Kerjasama Luar Negeri, A. Hasanudin, menandai dimulainya Sosialisasi Petunjuk Teknis dan Konsultasi Program DAK Infrastruktur Tahun Anggaran 2017 di Mataram, Provinsi NTB.

Pada acara tersebut Kementerian PUPR mengundang Kementerian/Lembaga lainnya seperti Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Direktorat Dana Perimbangan pada Kementerian Keuangan serta Direktorat Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah pada Kementerian Dalam Negeri untuk memberikan arahan mengenai kebijakannya.

Anita Firmanti berharap acara Sosialisasi Petunjuk Teknis dan Konsultasi Program ini menghasilkan rencana kegiatan yang dapat memenuhi sasaran-sasaran yang telah ditetapkan, baik dalam RPJMN 2015-2019, RKP 2017, SPM Bidang PUPR, maupun RPJMD.

"Pemerintah Daerah bersama dengan Pemerintah Pusat perlu bersinergi dalam pengelolaan DAK, baik pada tahap perencanaan, pengalokasian, pelaksanaan maupun pelaporan DAK," ujar Anita dalam keterangan resmi, Jumat (11/11/2016).

Ia mengatakan Infrastruktur PUPR yang dibangun melalui DAK juga harus terpadu dalam perencanaan dan sinkron dalam pemrograman dan pelaksanaannya. Proses ini bertujuan untuk mendapatkan program DAK yang terpadu berdasarkan wilayah pengembangan strategis (WPS) untuk mendukung penyelenggaraan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

“Pembangunan infrastruktur PUPR yang dibiayai melalui DAK direncanakan terintegrasi dengan wilayah pengembangan strategis yang menjadi prioritas nasional sehingga efektif dan efisien,” ujarnya.

Anita menyampaikan bahwa DAK Bidang Infrastruktur Tahun Anggaran 2017 senilai Rp 27,18 triliun. DAK Bidang Infrastruktur TA 2017 tersebut menurut Anita dialokasikan untuk 33 Provinsi dan 505 Kabupaten/Kota di seluruh Republik Indonesia.

Menurutnya pengalokasian DAK Bidang Infrastruktur adalah salah satu kebijakan khusus yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur daerah yang ditujukan untuk mencapai target-target RPJMN 2015-2019.

Mengingat jumlah alokasi DAK Bidang Infrastruktur TA 2017 cukup besar, maka diharapkan kepada Pemerintah Daerah penerima DAK Bidang Infrastruktur TA 2017 untuk dapat mempercepat proses lelang dan kontrak, serta mendorong pengguna anggaran untuk mempercepat pelaksanaan DAK Bidang Infrastruktur TA. 2016.

Berdasarkan data e-Monitoring DAK Kementerian PUPR, progres pelaksanaan DAK Bidang Infrastruktur Tahun 2016, hingga bulan ini, progres fisik pelaksanaan DAK Bidang Infrastruktur rata-rata mencapai 47,85 persen, sedangkan untuk progres keuangan sebesar 34,52 persen.

Tujuan DAK sendiri sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan, adalah membantu daerah tertentu untuk mendanai kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan dasar masyarakat, dan untuk mendorong percepatan pembangunan daerah dan pencapaian sasaran prioritas nasional. DAK diharapkan menjadi salah satu instrumen utama untuk mendorong pembangunan infrastruktur dalam rangka penyediaan pelayanan publik di daerah yang sejalan dengan prioritas nasional.

Acara Sosialisasi Petunjuk Teknis dan Konsultasi Program DAK Infrastruktur 2017 untuk Wilayah Timur Indonesia (Pulau Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Papua dan Kepulauan Maluku) ini dihadiri para Kepala Daerah, Kepala Bappeda dan Kepala Dinas PUPR baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota penerima DAK Bidang Infrastruktur Tahun 2017. Sosialisasi dan konsultasi ini rencananya berlangsung hingga Jumat, 11 November 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri PUPR Ingin Pekerjaan Infrastruktur Bisa Dimulai Awal 2017

Menteri PUPR Ingin Pekerjaan Infrastruktur Bisa Dimulai Awal 2017

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 07:21 WIB

Cegah Kerusakan Jalan, Pemerintah Aktifkan Jembatan Timbang

Cegah Kerusakan Jalan, Pemerintah Aktifkan Jembatan Timbang

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 07:16 WIB

Bahas Infrastruktur, Para Menteri Kumpul di Kantor Menko Darmin

Bahas Infrastruktur, Para Menteri Kumpul di Kantor Menko Darmin

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 10:39 WIB

Pemerintah akan Bangun Infrastruktur 4 Danau di Bali Tahun 2017

Pemerintah akan Bangun Infrastruktur 4 Danau di Bali Tahun 2017

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 08:53 WIB

Kementerian PUPR Juga Bangun Infrastruktur Padat Karya

Kementerian PUPR Juga Bangun Infrastruktur Padat Karya

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 08:45 WIB

Pemerintah Berupaya Tekan Harga Rumah Agar Terjangkau

Pemerintah Berupaya Tekan Harga Rumah Agar Terjangkau

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 08:00 WIB

Ini Kelebihan Teknologi Bendungan Knock Down

Ini Kelebihan Teknologi Bendungan Knock Down

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 07:55 WIB

Pemerintah Dorong Badan Usaha untuk Ikut Bangun Infrastruktur

Pemerintah Dorong Badan Usaha untuk Ikut Bangun Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 07:38 WIB

Presiden Jokowi Sebut Biaya Bangun Infrastruktur Rp5.000 Triliun

Presiden Jokowi Sebut Biaya Bangun Infrastruktur Rp5.000 Triliun

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 07:17 WIB

Pelindo III akan Bangun Pelabuhan di Atas Laut Kupang

Pelindo III akan Bangun Pelabuhan di Atas Laut Kupang

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 06:50 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×