BP Batam Gaet Investor Jepang

Dythia Novianty

Rabu, 16 November 2016 | 00:41 WIB
BP Batam Gaet Investor Jepang
Ilustrasi investasi. (Shutterstock)

Suara.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam mengunjungi sebuah kawasan industri di Jepang dan berupaya terus menarik minat investor negara tersebut untuk menanamkan modalnya di Batam.

"Kami pada 14 November kemarin mengunjungi sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Green Industry di Tochigi, dekat Tokyo, Jepang, yaitu Finetech," kata Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono sesuai rilis, Selasa (15/11/2016).

Kunjungan BP Batam tersebut dipimpin Anggota 5/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Gusmardi Bustami sebagai upaya proaktif menarik investasi dari Jepang kembali, yang belakangan mengalami penurunan.

Finetech adalah perusahaan bergerak di bidang pengembangan pembangkit listrik ramah lingkungan dengan solar panel, pengolahan limbah serta pengolahan minyak kelapa sawit.

Kunjungan BP Batam ke Pusat Riset dan Pengembangan perusahaan tersebut diterima langsung Presiden dan CEO Finetech, Motoyuki Okada bersama dengan seluruh tim manajemennya.

"Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, Okada menyatakan minatnya bekerjasama dengan beberapa perusahaan yang ada di Batam untuk pengadaan 1,8 MW tenaga listrik. Nilai investasi sebesar 400 juta Yen atau lebih dari Rp50 Miliar," kata dia.

BP Batam, kata dia, menyambut baik investasi yang bergerak dibidang usaha ramah lingkungan.

"Untuk itu kami akan segera berkoordinasi dengan Kementerian ESDM serta PLN Bright untuk implementasi investasi ini," kata dia.

Pada 15 November 2016 BP Batam yang dipimpin Gusmardi Bustami, bekerjasama dengan KBRI Tokyo, BKPM di Tokyo, Pemerintah Kota Yokohama dan koran ternama Nikkan Kogyo Shimbun menyelenggarakan promosi dan temu bisnis dengan sekitar 100 pengusaha Jepang yang berdomisili di Yokohama, Jepang, sebagai upaya untuk menarik investor Jepang ke Batam.

BP Batam sebagai satu-satunya kota di luar Jakarta yang telah mengaplikasikan sistem investasi 3 jam (i23J) yang telah melahirkan 1 investasi baru dari Australia baru-baru ini yang mempunyai nilai investasi sebesar Rp50 Miliar.

Gusmadi berharap, hal ini akan diikuti juga oleh investasi baru dari Jepang yang dapat menggunakan kemudahan ini.

"Saat ini, tercatat 40 perusahaan dari Jepang dengan investasi sebesar 384 Juta dolar AS yang beroperasi di Batam. Namun tidak sepenuhnya 100 persen langsung dari Jepang karena sebagian perusahaan tercatat merupakan joint venture dengan negara lain maupun terdaftar atas negara lain seperti Singapura," kata dia.

Jepang merupakan negara ketiga dengan nilai investasi terbesar setelah Singapura dan Hongkong pada 2015 dengan nilai 47 Juta dolar AS. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKPM: RI-Australia Berkolaborasi di Perdagangan dan Investasi

BKPM: RI-Australia Berkolaborasi di Perdagangan dan Investasi

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 09:01 WIB

Tingkatkan Jaminan Keamanan Berinvestasi, BKPM Gandeng Polri

Tingkatkan Jaminan Keamanan Berinvestasi, BKPM Gandeng Polri

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 13:47 WIB

Investasi Masuk ke Poso Capai Rp6,5 Triliiun

Investasi Masuk ke Poso Capai Rp6,5 Triliiun

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 15:05 WIB

Indonesia Ajak Rusia Investasi di 20 SKPT Pulau-pulau Terluar

Indonesia Ajak Rusia Investasi di 20 SKPT Pulau-pulau Terluar

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 15:07 WIB

Terkini

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Sedang Ibadah Umrah, Pelantikan Irjen Dadang Hartanto Sebagai Kapolda Metro Jaya Ditunda

Sedang Ibadah Umrah, Pelantikan Irjen Dadang Hartanto Sebagai Kapolda Metro Jaya Ditunda

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:55 WIB

×