Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Jokowi Kembali Tegaskan Komitmen Deregulasi Sektor Properti

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Selasa, 29 November 2016 | 13:45 WIB
Jokowi Kembali Tegaskan Komitmen Deregulasi Sektor Properti
Presiden Jokowi membuka Munas REI ke XV di Jakarta, Selasa (29/11/2016). [Suara.com/Erick Tanjung]

Presiden Joko Widodo menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam deregulasi perizinan dan penyederhanaan birokrasi di sektor properti. Dia mengungkapkan bahwa sudah banyak sekali langkah perizinan yang dipangkas meski diakui masih banyak hal yang harus dibenahi. Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari Paket Kebijakan Ekonomi ke-13.

"Sudah dilakukan deregulasi perizinan dan penyederhanaan birokrasi di sektor properti. Sudah kita potong-potong, memang masih ada yang perlu diperbaiki lagi. Dulu 33 izin, sekarang hanya 11 izin. Dulu sampai 900 hari, sekarang hanya 40 hari kurang lebih. Tapi dalam pelaksanaannya kalau masih ada masalah silakan disampaikan kepada kita," kata Jokowi dalam sambutannya pada pembukaan Musyawarah Nasional Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) di Grand Ballroom, Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (29/11/2016) .

Jokowi juga menjelaskan bahwa inti dari Paket Kebijakan Ekonomi ke-13 yang telah diluncurkan tersebut ialah dalam rangka mempercepat penyediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan harga terjangkau. Paket kebijakan tersebut sekaligus mengurangi regulasi dan biaya bagi pengembang untuk membangun rumah.

"Sekali lagi rumah MBR, bukan yang lain. Nanti yang dikebut yang lain, yang MBR ditinggalkan. Jangan sampai salah di lapangan yang banyak dibangun malah rumah orang yang sering hanya dipakai untuk investasi, sudah punya dua atau tiga rumah sebelumnya," ujar dia.

Meski pemerintah telah berupaya untuk menyederhanakan langkah-langkah perizinan dan upaya-upaya lainnya, disadari bahwa dalam realisasinya di lapangan masih ditemukan adanya kendala. Oleh karenanya, Presiden Joko Widodo berkomitmen untuk selalu membenahi segala kekurangan yang ada sembari berharap adanya masukan dan dialog yang konstruktif untuk mencari solusi secara bersama-sama.

"Saya tahu bahwa di lapangan masih ada kendala, baik yang berupa perizinan tata ruang dan lain-lain. Baik di pusat maupun di daerah. Tetapi sekali lagi, ini akan terus kita perbaiki, kita benahi. Saya terima laporan dari berbagai pihak. Bahkan saya juga cari tahu sendiri kondisi nyata di lapangan. Di sini saya ingin sampaikan bahwa ketika ada masalah di lapangan, tolong langsung dilaporkan dan bersama-sama kita carikan solusinya apalagi kalau itu menyangkut masalah rumah MBR," tutur dia.

*Iklim Politik Terkini dan Gosip di Media Sosial*

Di awal sambutannya, Jokowi sempat mengungkapkan belakangan yang seringkali ditanyakan kepada dirinya oleh dunia usaha bukanlah permasalahan ekonomi. Banyak kalangan usaha yang justru menanyakan kepadanya soal kondisi politik yang sedang hangat. Meski demikian, Jokowi memastikan bahwa tensi politik yang menghangat tersebut merupakan hal yang biasa jelang tiap Pilkada.

"Bukan apa-apa, saya kira wajar dan ini setiap saat menjelang atau dalam kurun kampanye Pilkada ya selalu seperti ini. Bukan hanya saat ini saja, tetapi memang sekarang ini agak istimewa, terutama Pilgub di Jakarta. Meskipun sebetulnya pemilihan Gubernur dan Bupati/Walikota itu ada di 101 provinsi, kabupaten dan kota," terangnya.

baca juga

Dalam kurun waktu tersebut, banyak pula rumor-rumor yang bertebaran utamanya di media sosial. Terhadap rumor-rumor tersebut, presiden meminta agar tidak mudah untuk langsung mempercayainya begitu saja.

"Gosip dan rumor sekarang ini juga banyak di media sosial. Tetapi jangan langsung dipercaya, banyak rumor yang tidak benarnya," kata dia.

Jokowi kemudian meminta seluruh pihak untuk tak hanyut dalam suasana dan kondisi tersebut. Ia berharap agar seluruh elemen dapat kembali fokus bekerja dan menjalankan aktivitasnya masing-masing.

"Tetapi untuk kita semuanya yang ada di sini, terutama seluruh anggota REI, marilah kita kembali bekerja, fokus menjalankan program pembangunan untuk masyarakat dan memastikan setiap rakyat Indonesia nantinya memiliki tempat tinggal yang layak," kata Jokowi yang langsung disambut riuh tepuk tangan peserta munas.

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dongkrak SDM Properti, Agung Podomoro Gaet Universitas Gunadarma

Dongkrak SDM Properti, Agung Podomoro Gaet Universitas Gunadarma

Bisnis | Selasa, 29 November 2016 | 12:45 WIB

Jokowi Kritik Aparat Sipil Negara Tinggalkan Mental Priyayi

Jokowi Kritik Aparat Sipil Negara Tinggalkan Mental Priyayi

News | Selasa, 29 November 2016 | 11:13 WIB

Jokowi Ingatkan PNS Harus Netral Dalam Pilkada Serentak 2017

Jokowi Ingatkan PNS Harus Netral Dalam Pilkada Serentak 2017

News | Selasa, 29 November 2016 | 11:05 WIB

Presiden Jokowi Hadiri Ulang Tahun Korpri di Monas

Presiden Jokowi Hadiri Ulang Tahun Korpri di Monas

News | Selasa, 29 November 2016 | 08:36 WIB

3 Calon Sekretaris Mahkamah Agung Sudah di Tangan Jokowi

3 Calon Sekretaris Mahkamah Agung Sudah di Tangan Jokowi

News | Senin, 28 November 2016 | 10:26 WIB

Indonesia akan Catatkan Rekor Dunia Tanam Pohon Secara Serentak

Indonesia akan Catatkan Rekor Dunia Tanam Pohon Secara Serentak

News | Senin, 28 November 2016 | 08:33 WIB

Jokowi akan Kunjungi Pesantren Wirausaha di Sidoarjo

Jokowi akan Kunjungi Pesantren Wirausaha di Sidoarjo

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 06:45 WIB

Presiden Jokowi Buka Kongres ke-17 Muslimat NU Pagi Ini

Presiden Jokowi Buka Kongres ke-17 Muslimat NU Pagi Ini

News | Kamis, 24 November 2016 | 06:55 WIB

Pemerintah Klaim Sektor Properti Tak Terganggu Isu Rush Money

Pemerintah Klaim Sektor Properti Tak Terganggu Isu Rush Money

Bisnis | Rabu, 23 November 2016 | 11:06 WIB

Sarapan Bareng Surya Paloh, Ini yang Dibahas Jokowi

Sarapan Bareng Surya Paloh, Ini yang Dibahas Jokowi

News | Selasa, 22 November 2016 | 10:31 WIB

Terkini

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB

×