Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Harus Tahan Gempa

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 23 Desember 2016 | 08:22 WIB
Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Harus Tahan Gempa
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Seminar Nasional “Mitigasi Bahaya Gempa pada Infrastruktur Transportasi Indonesia” di Jakarta, Rabu (21/12/2016). [Dok Kementerian Perhubungan]

Perencanaan pembangunan infrastruktur transportasi harus memperhatikan potensi terjadinya gempa karena Indonesia terletak di jalur ring of fire kawasan Pasifik dan menjadi pusat pertemuan beberapa lempeng bumi seperti lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik. Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Seminar Nasional dengan tema “Mitigasi Bahaya Gempa pada Infrastruktur Transportasi Indonesia” yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan di Jakarta, Rabu (21/12/2016).

“Untuk beberapa prasarana transportasi sekarang sudah tahan gempa dan ke depan standarnya akan ditingkatkan, contohnya adalah pembangunan MRT di Jakarta yang sudah tahan gempa sampai 9 skala Richter. Untuk pembangunan Bandara Kulonprogo di Yogyakarta, pengerukan tanahnya sudah ditinggikan menjadi 7 meter agar dapat menghadapi tsunami,” jelas Menhub.

Sementara untuk prasarana transportasi yang sudah lama dibangun dan masih menggunakan standar bangunan dengan skala gempa di bawah 5 Richter, Menhub menambahkan, akan dilakukan evaluasi, dan bila hasil dari evaluasi tersebut memerlukan perbaikan, maka akan dilakukan peningkatan agar tahan gempa dengan skala lebih besar lagi, terutama untuk prasarana transportasi yang berada di daerah rawan gempa.

Kementerian Perhubungan, ujar Menhub, mempunyai tugas dalam perencanaan prasarana transportasi secara berkelanjutan (sustainable). Mitigasi dampak bencana terhadap prasarana transportasi dapat dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan lembaga terkait.

“Kemenhub perlu bekerja sama dengan lembaga/kementerian terkait antara lain Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, BMKG, BNPB, Kementerian Sosial, Pemda, Pusat Studi Gempa Nasional dimana kami merupakan salah satu inisiator pendirinya, Tim Updating Peta Gempa Indonesia 2016 untuk merencanakan pembangunan transportasi yang berkelanjutan,” kata Menhub.

Perencanaan tersebut diperlukan, menurut Menhub, agar dapat meminimalisir kerusakan prasarana transportasi yang disebabkan bencana alam. Oleh karena itu, perencanaan awal penentuan lokasi simpul dan jaringan transportasi harus mempertimbangkan peta sumber gempa dan peta goncangan gempa.

“Hal tersebut penting dilakukan agar potensi kerusakan prasarana transportasi sebagai dampak bencana alam di Indonesia dapat diperkecil,” tegas Menhub.

Selain itu, Menhub mengharapkan perencanaan tersebut diterapkan bukan hanya pada sektor transportasi tapi juga dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia yang juga harus memperhatikan potensi rawan gempa tersebut.

“Saya harap peta yang sudah dibuat oleh Badan Litbang Perhubungan bekerja sama dengan Pusat Studi Gempa Nasional, Tim Updating Peta Gempa Indonesia 2016 dan ITB Bandung dapat digunakan sebagai referensi oleh semua pihak dan semua kementerian yang melaksanakan pembangunan infrastruktur.

baca juga

Seminar tersebut diikuti oleh sekitar 200 peserta yang berasal dari internal maupun eksternal Kementerian Perhubungan yaitu Asosiasi Profesi Teknik Infrastruktur, Asosiasi Profesi Teknik Kegempaan, para peneliti berbagai kementerian terkait, Bappeda, Dekan dan Dosen Ilmu Teknik.

Pembicara dalam seminar tersebut adalah Prof. Ir. Masyhur Irsyam, MSE, Ph. D; Prof. Ir. Iswandi Imran, MASC, Ph. D; Dr. Irwan Meilano, ST, M.Sc; Dr. Andi Eka Sakya, M. Eng; Dr. Ir. Agus Santoso, M.Sc; Dr. David Robinson; dan Ir. Lutfi Faizal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenhub Cabut Izin Trayek 3 Bus AKAP

Kemenhub Cabut Izin Trayek 3 Bus AKAP

Bisnis | Jum'at, 23 Desember 2016 | 07:41 WIB

Bandara Baru di Morowali Segera Diresmikan Maret 2017

Bandara Baru di Morowali Segera Diresmikan Maret 2017

Bisnis | Jum'at, 23 Desember 2016 | 07:27 WIB

Peluncuran Terminal Pulogebang Dilakukan Akhir Tahun Ini

Peluncuran Terminal Pulogebang Dilakukan Akhir Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 23 Desember 2016 | 06:59 WIB

Kemenhub Sediakan Posko Angkutan Laut untuk Libur Akhir Tahun

Kemenhub Sediakan Posko Angkutan Laut untuk Libur Akhir Tahun

Bisnis | Jum'at, 23 Desember 2016 | 06:53 WIB

Menhub Pastikan Proyek Kereta Api Trans Sulawesi Jalan Terus

Menhub Pastikan Proyek Kereta Api Trans Sulawesi Jalan Terus

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 15:11 WIB

Menhub Minta Syahbandar, Otoritas Pelabuhan, dan Pelindo Sinergi

Menhub Minta Syahbandar, Otoritas Pelabuhan, dan Pelindo Sinergi

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 15:06 WIB

Gandeng 3 Bank BUMN, PT KAI Terbitkan RAILPAY

Gandeng 3 Bank BUMN, PT KAI Terbitkan RAILPAY

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 15:01 WIB

BPTJ Siapkan Layanan Transportasi Jelang Libur Akhir Tahun

BPTJ Siapkan Layanan Transportasi Jelang Libur Akhir Tahun

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 14:56 WIB

Inilah Konsep Pembangunan PLBN Terpadu Entikong

Inilah Konsep Pembangunan PLBN Terpadu Entikong

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 13:56 WIB

Pembangunan Sekolah Sementara di 13 Lokasi Aceh Dimulai

Pembangunan Sekolah Sementara di 13 Lokasi Aceh Dimulai

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 11:55 WIB

Terkini

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:13 WIB

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:10 WIB

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:09 WIB

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Banten | Senin, 28 September 2026 | 10:08 WIB

Kerahkan Belasan Armada Damkar, Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Padam Setelah 3 Jam

Kerahkan Belasan Armada Damkar, Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Padam Setelah 3 Jam

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 10:07 WIB

Gaji Dipotong Pajak Terus tapi Fasilitas Publik Bapuk, Negara Ngapain Aja?

Gaji Dipotong Pajak Terus tapi Fasilitas Publik Bapuk, Negara Ngapain Aja?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 10:05 WIB

Pengganti LPG 3 Kg Tak Bisa Serentak, CNG Akan Diuji Bertahap

Pengganti LPG 3 Kg Tak Bisa Serentak, CNG Akan Diuji Bertahap

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:03 WIB

Bhimasena Run for Whale Shark 2026 Satukan Langkah untuk Kepedulian Laut Batang

Bhimasena Run for Whale Shark 2026 Satukan Langkah untuk Kepedulian Laut Batang

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 10:01 WIB

Injak Alquran, 2 Warga Lebak Divonis Penjara dan Wajib Sumbang Alquran ke Semua Masjid

Injak Alquran, 2 Warga Lebak Divonis Penjara dan Wajib Sumbang Alquran ke Semua Masjid

News | Senin, 28 September 2026 | 10:00 WIB

Harga Cabai Merah Keriting di Atas Rp100 Ribu/kg Hari Ini

Harga Cabai Merah Keriting di Atas Rp100 Ribu/kg Hari Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:59 WIB

×