Tips Memilih Investasi Sesuai Karakter Anda

Angelina Donna

Sabtu, 31 Desember 2016 | 18:08 WIB
Tips Memilih Investasi Sesuai Karakter Anda
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Seiring dengan perkembangan zaman, produk keuangan di Indonesia pun makin variatif. Bila dulu orang hanya familiar dengan tabungan dan deposito, sekarang orang mulai sering mendengar tentang instrumen investasi lain seperti reksa dana, Obligasi Ritel Indonesia (ORI), hingga kredit atau menabung emas.

Tentu ini merupakan peluang agar masyarakat dapat memaksimalkan dana mereka melalui produk yang tepat. Namun demikian, banyaknya produk keuangan ini juga menimbulkan suatu pertanyaan, yaitu produk apakah yang tepat? Untuk menjawab pertanyaan ini, produk yang tepat adalah produk yang sesuai dengan karakter Anda yang tercermin dalam profil risiko.

Profil risiko ini cukup luas karena meliputi beberapa aspek seperti faktor usia, kondisi keuangan, pemahaman mengenai produk keuangan, hingga jangka waktu untuk mencapai tujuan keuangan. Ada tiga profil risiko yaitu konservatif, moderat dan agresif. Berikut pembahasan selengkapnya:

Tipe konservatif

Tipe ini adalah tipe yang sanggup menerima risiko yang relatif kecil dan lebih mengutamakan ketenangan dan kenyamanan dalam berinvestasi. Faktor usia yang cenderung termasuk dalam profil ini adalah usia yang masuk dalam kategori usia lanjut atau mendekati pensiun, di mana orang tersebut memiliki risiko karena dalam waktu dekat akan pensiun dari pekerjaannya sehingga tidak mendapat penghasilan rutin.  

Bagi Anda yang tidak memiliki pemahaman mendalam mengenai produk keuangan juga cenderung masuk dalam kategori ini karena ketidaktahuan membuat orang lebih hati-hati dan cenderung menghindari produk yang tidak mereka ketahui.

Tentu perlu diingat bahwa prinsip low risk low return juga berlaku, sehingga investor dengan tipe ini memang tidak dapat memilih produk yang menawarkan return yang relatif tinggi. Produk yang cocok untuk tipe ini adalah deposito atau tabungan. Sementara untuk reksa dana yang cocok adalah reksa dana pasar uang. Produk-produk tersebut memberikan imbal hasil yang stabil dan cukup pasti, namun dengan tingkat yang tidak terlalu tinggi.

Tipe moderat

Tipe ini lebih sanggup menerima risiko yang lebih besar, namun dengan imbal hasil yang tetap stabil. Investor pada tipe ini memiliki batas waktu pencapaian tujuan keuangan yang lebih  lama, sehingga dapat lebih fleksibel dalam memilih produk keuangan. Tipe ini merupakan tipe antara konservatif dan agresif, sehingga produk yang dipilih dapat berupa kombinasi dari produk yang relatif aman tapi juga memberikan hasil yang cukup baik.

Pilihan produk yang dapat dipilih misalnya reksa dana campuran, obligasi, hingga saham. Selain itu, dapat juga berinvestasi pada properti atau logam mulia. Reksa dana merupakan contoh bahwa investor tipe ini menginginkan imbal hasil yang cukup tinggi, namun belum berani untuk mengelola sendiri sehingga menyerahkan dananya di reksa dana dan bersedia untuk membayar fee pengelolaan reksa dana tersebut.

Tipe agresif

Investor pada tipe ini siap untuk menghadapi risiko yang besar, bahkan adanya risiko untuk kehilangan sebagian besar atau seluruh dari modal yang ditanamkan. Faktor yang membuat seseorang dapat termasuk dalam tipe ini diantaranya adalah usia yang muda, pengetahuan yang luas mengenai produk keuangan, atau kondisi keuangan yang mapan. Pada usia muda apalagi belum menikah, seseorang cenderung tidak memiliki beban tanggungan dan pengeluarannya masih dapat ditekan sehingga Ia mempunyai ruang lebih untuk berinvestasi.

Sementara dengan pengetahuan yang luas akan membuat orang tersebut mempunyai pemahaman sehingga berani mencoba berbagai produk keuangan. Orang yang memiliki dana yang berlimpah juga dapat masuk ke tipe ini karena kerugian efeknya tidak begitu besar dibanding dengan keseluruhan dana yang dimiliki.

Tentu saja, seiring dengan besarnya risiko tersebut maka potensi return yang ditawarkan juga lebih tinggi. Investor pada tipe ini cocok untuk berinvestasi pada reksa dana saham, investasi saham secara langsung, atau bisnis properti. Investasi saham secara langsung menjadi contoh besarnya risiko karena investor harus mengelola sendiri dan menentukan saham apa yang harus dijual atau dibeli. Keuntungannya memang lebih besar dibanding reksa dana karena fee yang harus dibayar lebih sedikit, namun risikonya juga lebih besar.

Kumpulkan Informasi dan Bandingkan

Setelah mengetahui pilihan investasi yang tepat sesuai dengan karakter Anda, saatnya Anda mengumpulkan informasi dari beberapa pilihan yang ditawarkan. Jangan lupa untuk membandingkan dan mencari berbagai informasi yang didapatkan dengan jelas, sehingga Anda dapat memilih tawaran yang paling tepat.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Mengenal Uang Rupiah Terbaru, Apa Saja yang Berubah?

Ini Cara Modern untuk Mengatur Keuangan Pribadi

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Cara Cepat Memiliki Rumah untuk Pengantin Baru

Ini Cara Cepat Memiliki Rumah untuk Pengantin Baru

Bisnis | Jum'at, 30 Desember 2016 | 19:55 WIB

Ini Dia Alasan Anda Sulit Terlepas dari Utang

Ini Dia Alasan Anda Sulit Terlepas dari Utang

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 19:50 WIB

Cara Cepat Memiliki Rumah untuk Pengantin Baru

Cara Cepat Memiliki Rumah untuk Pengantin Baru

Bisnis | Sabtu, 24 Desember 2016 | 08:00 WIB

Awas Kartu Kredit Hilang, Ini Dia Solusinya

Awas Kartu Kredit Hilang, Ini Dia Solusinya

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 20:59 WIB

5 Tips Anti Bangkrut untuk Anda yang Hobi Belanja Produk Fashion

5 Tips Anti Bangkrut untuk Anda yang Hobi Belanja Produk Fashion

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 20:12 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×