Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PT KAI Targetkan Pendapatan Rp15,2 Triliun di 2017

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 17 Januari 2017 | 17:34 WIB
PT KAI Targetkan Pendapatan Rp15,2 Triliun di 2017
Kereta api di Stasiun Padang, Kota Padang, Sumatera Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia mengincar pendapatan perusahaan di 2017 sebesar Rp19,49 triliun. Tahun lalu pendapatan KAI Rp15,2 triliun.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan strategi perusahaan untuk mencapai target tersebut dengan menggenjot kinerja kereta barang.

"Harapan kami, angkutan barang KA Sumatera Selatan, yaitu batu bara cukup besar tahun ini," katanya.

Edi juga memasang target yang cukup ambisius dari kereta barang, yaitu bisa mengangkut 46,1 juta ton pada tahun ini dibandingkan dengan ramalan KA tahun lalu, yaitu 34,6 juta ton.

"Angkutan barang tahun ini akan kita 'boost' (genjot) setinggi-tingginya," katanya.

Saat ini, KAI memiliki 470 lokomotif, 1.618 kereta penumpang dan 7.061 gerbong barang.

Ia mengatakan pihaknya juga akan menambah sumber daya manusia (SDM) yang hingga akhir 2016 sebanyak 28.849 orang menjadi 30.000 orang menyusul pengoperasian kereta ringan (LRT) dan MRT.

Sementara, untuk kru operasional seperti masinis, yaitu 7.173 orang dan personel keamanan 2.342 orang.

"Saat ini kita sudah menguasai 560 stasiun, aset tanah setiap tahun juga berkembang sudah 332 juta meter persegi, waktu saya masuk masij 287 juta meter persegi, dan bangunan dinas 3.882 unit," katanya.

baca juga

Adapun, lanjut dia, panjang jalur rel aktif saat ini sudah mencapai 5.346 kilometer atau masih jauh dari banyaknya rel kereta pada zaman Belanda 7.000 kilometer.

"Intinya tahun ini kita fokuskan kepada kereta barang dan tergantung sarana yang kita siapkan," katanya.

Ia juga mendorong bagi para pelaku usaha untuk memilih kereta sebagai moda distribusi barang karena akan mengurangi kecelakaan, kepastian waktu datang dan tidak membebani angkutan jalan.

"Karena kereta tidan terkena 'traffic light', dan bayangkan kita bisa mengurangi jumlah truk di jalan," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Komersial dan Teknologi Informasi M Kuncoro Wibowo mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan PT Pelindo II untuk pengangkutan dari Gedebage, Bandung menuju Jakarta International Container Terminal (JICT).

Kuncoro mengatakan pihaknya menyediakan layanan pengangkutan dalam 15 gerbong datar dua rangkaian kereta dalam sehari atau setara dengan 60 kontainer.

"Satu gerbong kereta datar itu setara dengan 40 'feet' (kaki) atau tarifnya Rp4,6 juta, sementara untuk yang 20 'feet' itu Rp2,46 juta untuk pulang pergi," katanya.

Dia mengatakan waktu tempuh dari Gedebage hingga Tanjung Priok berkisar 6 hingga 5 jam. Adapun, untuk komoditas yang diangkut, yaitu berupa produk tekstil, sepatu dan perkebunan.

"Fasilitas sudah kita sediakan, tapi ini tergantung kepasa pelaku usahanya mau memanfaatkan apa tidak, yang jelas dengan kereta barang biaya akan lebih efisien," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun Ini PT KAI Genjot Bisnis Kereta Barang

Tahun Ini PT KAI Genjot Bisnis Kereta Barang

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2017 | 17:43 WIB

ASDP Angkut 3,13 Juta Penumpang Saat Natal dan Tahun Baru 2017

ASDP Angkut 3,13 Juta Penumpang Saat Natal dan Tahun Baru 2017

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 20:29 WIB

Tahun Ini, Bank Sulutgo Naik Kelas Jadi Bank BUKU II

Tahun Ini, Bank Sulutgo Naik Kelas Jadi Bank BUKU II

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 13:26 WIB

Genjot Likuiditas, Bank Sulutgo Berburu Dana Murah

Genjot Likuiditas, Bank Sulutgo Berburu Dana Murah

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 13:22 WIB

Bank Sulutgo Raih Laba Rp266,7 Miliar Pada Tahun 2016

Bank Sulutgo Raih Laba Rp266,7 Miliar Pada Tahun 2016

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 13:18 WIB

Jalur KA Tanjung Priok-Gedebage Perlancar  Distribusi Logistik

Jalur KA Tanjung Priok-Gedebage Perlancar Distribusi Logistik

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2017 | 15:19 WIB

Laba Bank Kalbar di 2016 Tumbuh 8,69 Persen

Laba Bank Kalbar di 2016 Tumbuh 8,69 Persen

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2017 | 13:56 WIB

Diduga Siap Meledakan Jalur, Kereta Api Serbia Diblokir Kosovo

Diduga Siap Meledakan Jalur, Kereta Api Serbia Diblokir Kosovo

News | Minggu, 15 Januari 2017 | 08:42 WIB

Rute KRL Bogor-Jakarta Kota Sumbang Laba Terbesar di 2016

Rute KRL Bogor-Jakarta Kota Sumbang Laba Terbesar di 2016

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 15:32 WIB

Terkini

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB