Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.343,711
LQ45 630,859
Srikehati 307,881
JII 380,533
USD/IDR 17.914

PT KAI Targetkan Pendapatan Rp15,2 Triliun di 2017

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 17 Januari 2017 | 17:34 WIB
PT KAI Targetkan Pendapatan Rp15,2 Triliun di 2017
Kereta api di Stasiun Padang, Kota Padang, Sumatera Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia mengincar pendapatan perusahaan di 2017 sebesar Rp19,49 triliun. Tahun lalu pendapatan KAI Rp15,2 triliun.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan strategi perusahaan untuk mencapai target tersebut dengan menggenjot kinerja kereta barang.

"Harapan kami, angkutan barang KA Sumatera Selatan, yaitu batu bara cukup besar tahun ini," katanya.

Edi juga memasang target yang cukup ambisius dari kereta barang, yaitu bisa mengangkut 46,1 juta ton pada tahun ini dibandingkan dengan ramalan KA tahun lalu, yaitu 34,6 juta ton.

"Angkutan barang tahun ini akan kita 'boost' (genjot) setinggi-tingginya," katanya.

Saat ini, KAI memiliki 470 lokomotif, 1.618 kereta penumpang dan 7.061 gerbong barang.

Ia mengatakan pihaknya juga akan menambah sumber daya manusia (SDM) yang hingga akhir 2016 sebanyak 28.849 orang menjadi 30.000 orang menyusul pengoperasian kereta ringan (LRT) dan MRT.

Sementara, untuk kru operasional seperti masinis, yaitu 7.173 orang dan personel keamanan 2.342 orang.

"Saat ini kita sudah menguasai 560 stasiun, aset tanah setiap tahun juga berkembang sudah 332 juta meter persegi, waktu saya masuk masij 287 juta meter persegi, dan bangunan dinas 3.882 unit," katanya.

baca juga

Adapun, lanjut dia, panjang jalur rel aktif saat ini sudah mencapai 5.346 kilometer atau masih jauh dari banyaknya rel kereta pada zaman Belanda 7.000 kilometer.

"Intinya tahun ini kita fokuskan kepada kereta barang dan tergantung sarana yang kita siapkan," katanya.

Ia juga mendorong bagi para pelaku usaha untuk memilih kereta sebagai moda distribusi barang karena akan mengurangi kecelakaan, kepastian waktu datang dan tidak membebani angkutan jalan.

"Karena kereta tidan terkena 'traffic light', dan bayangkan kita bisa mengurangi jumlah truk di jalan," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Komersial dan Teknologi Informasi M Kuncoro Wibowo mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan PT Pelindo II untuk pengangkutan dari Gedebage, Bandung menuju Jakarta International Container Terminal (JICT).

Kuncoro mengatakan pihaknya menyediakan layanan pengangkutan dalam 15 gerbong datar dua rangkaian kereta dalam sehari atau setara dengan 60 kontainer.

"Satu gerbong kereta datar itu setara dengan 40 'feet' (kaki) atau tarifnya Rp4,6 juta, sementara untuk yang 20 'feet' itu Rp2,46 juta untuk pulang pergi," katanya.

Dia mengatakan waktu tempuh dari Gedebage hingga Tanjung Priok berkisar 6 hingga 5 jam. Adapun, untuk komoditas yang diangkut, yaitu berupa produk tekstil, sepatu dan perkebunan.

"Fasilitas sudah kita sediakan, tapi ini tergantung kepasa pelaku usahanya mau memanfaatkan apa tidak, yang jelas dengan kereta barang biaya akan lebih efisien," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun Ini PT KAI Genjot Bisnis Kereta Barang

Tahun Ini PT KAI Genjot Bisnis Kereta Barang

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2017 | 17:43 WIB

ASDP Angkut 3,13 Juta Penumpang Saat Natal dan Tahun Baru 2017

ASDP Angkut 3,13 Juta Penumpang Saat Natal dan Tahun Baru 2017

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 20:29 WIB

Tahun Ini, Bank Sulutgo Naik Kelas Jadi Bank BUKU II

Tahun Ini, Bank Sulutgo Naik Kelas Jadi Bank BUKU II

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 13:26 WIB

Genjot Likuiditas, Bank Sulutgo Berburu Dana Murah

Genjot Likuiditas, Bank Sulutgo Berburu Dana Murah

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 13:22 WIB

Bank Sulutgo Raih Laba Rp266,7 Miliar Pada Tahun 2016

Bank Sulutgo Raih Laba Rp266,7 Miliar Pada Tahun 2016

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 13:18 WIB

Jalur KA Tanjung Priok-Gedebage Perlancar  Distribusi Logistik

Jalur KA Tanjung Priok-Gedebage Perlancar Distribusi Logistik

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2017 | 15:19 WIB

Laba Bank Kalbar di 2016 Tumbuh 8,69 Persen

Laba Bank Kalbar di 2016 Tumbuh 8,69 Persen

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2017 | 13:56 WIB

Diduga Siap Meledakan Jalur, Kereta Api Serbia Diblokir Kosovo

Diduga Siap Meledakan Jalur, Kereta Api Serbia Diblokir Kosovo

News | Minggu, 15 Januari 2017 | 08:42 WIB

Rute KRL Bogor-Jakarta Kota Sumbang Laba Terbesar di 2016

Rute KRL Bogor-Jakarta Kota Sumbang Laba Terbesar di 2016

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 15:32 WIB

Terkini

Rokid AI Smart Glasses Hadir di Indonesia, Cek Harga dan Fiturnya

Rokid AI Smart Glasses Hadir di Indonesia, Cek Harga dan Fiturnya

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Belajar Sains Lewat Cerita Lucu, Review Buku There Are No Ants in This Book

Belajar Sains Lewat Cerita Lucu, Review Buku There Are No Ants in This Book

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Industri Otomotif Indonesia Didorong Ekspor Baterai Kendaraan Listrik ke Thailand

Industri Otomotif Indonesia Didorong Ekspor Baterai Kendaraan Listrik ke Thailand

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Harga Emas Belum di Puncak, Peluang untuk Investasi

Harga Emas Belum di Puncak, Peluang untuk Investasi

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:57 WIB

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Purbaya Janji Pertumbuhan Ekonomi RI Merata hingga Maluku dan Papua

Purbaya Janji Pertumbuhan Ekonomi RI Merata hingga Maluku dan Papua

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Sanksi Sosial Adat Ternyata Ampuh Buat Warga Bali Takut Bila Tak Disiplin Memilah Sampah

Sanksi Sosial Adat Ternyata Ampuh Buat Warga Bali Takut Bila Tak Disiplin Memilah Sampah

Bali | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Menjaga Bahasa hingga Kuliner, Bagaimana Upaya Perempuan Lampung Merawat Identitas Budaya?

Menjaga Bahasa hingga Kuliner, Bagaimana Upaya Perempuan Lampung Merawat Identitas Budaya?

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Siswa Thailand Bawa Pistol Kakek ke Sekolah, Berondong Guru dan Murid Muntahkan 26 Peluru

Siswa Thailand Bawa Pistol Kakek ke Sekolah, Berondong Guru dan Murid Muntahkan 26 Peluru

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:52 WIB

BPJS Tak Hanya untuk Orang Miskin: Mengapa Miskonsepsi Ini Masih Bertahan?

BPJS Tak Hanya untuk Orang Miskin: Mengapa Miskonsepsi Ini Masih Bertahan?

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:50 WIB

×