Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Resmi Berakhir, KTT IORA Hasilkan Enam Kesepakatan

Rizki Nurmansyah, Erick Tanjung

Selasa, 07 Maret 2017 | 23:15 WIB
Resmi Berakhir, KTT IORA Hasilkan Enam Kesepakatan
Presiden Joko Widodo membuka acara Business Summit dalam rangkaian KTT IORA ke-20 tahun 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (6/3). [Antara]

Suara.com - Presiden Joko Widodo memuji penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Asosiasi Negara Lingkar Samudra Hindia (Indian Ocean Rim Association/KTT IORA) pertama yang baru saja berakhir, Selasa (7/3/2017) sore.

Dalam pernyataan pers bersama usai penutupan, Presiden Jokowi menyebut penyelenggaraan KTT IORA yang pertama ini merupakan satu langkah strategis dan progresif dari para pemimpin negara anggota IORA untuk mendorong agar IORA mampu bergerak lebih cepat, mampu menghadapi situasi masa kini, dan juga mampu menghadapi tantangan di masa depan.

Seluruh pemimpin peserta KTT juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama di antara sesama negara anggota.

"KTT kali ini juga merupakan tonggak pembaruan komitmen negara-negara anggota IORA untuk mengintensifkan kerja sama IORA," kata Jokowi di JCC Senayan, Jakarta.

"Semua pemimpin menyadari tantangan yang dihadapi saat ini, potensi yang dimiliki oleh negara-negara IORA. Semua pemimpin IORA juga menyadari pentingnya untuk menjaga Samudra Hindia, samudra yang mempersatukan negara anggota IORA," lanjutnya.

Sebagai bentuk peneguhan komitmen kerja sama tersebut, para negara-negara anggota IORA pun menyepakati enam komitmen yang tertuang ke dalam "Jakarta Concord".

Keenam komitmen yang berhasil dicapai tersebut ialah:

1. Memajukan keamanan dan keselamatan maritim;
2. Meningkatkan kerja sama Perdagangan dan Investasi;
3. Memajukan pengembangan dan pengelolaan perikanan yang berkesinambungan dan bertanggung jawab;
4. Memperkuat pengelolaan risiko bencana;
5. Memperkuat kerja sama akademis dan ilmu pengetahuan;
6. Memajukan kerja sama di bidang pariwisata dan kebudayaan.

"Selain enam kerja sama tersebut, para pemimpin IORA juga mendorong IORA untuk memperkokoh kerja sama di tiga isu lain, yaitu 'blue economy', 'women empowerment', dan demokrasi, tata pemerintahan yang baik, pemberantasan korupsi, serta hak asasi manusia," kata Jokowi.

baca juga

Di samping itu, negara-negara anggota IORA juga bersepakat untuk menciptakan kawasan Samudra Hindia yang aman dan damai. Termasuk diantaranya kesepakatan untuk menghormati UNCLOS 1982 (United Nations Convention on the Law of the Sea) yang menjadi konstitusi untuk mengatur Samudra.

"Kondisi Samudra Hindia yang aman dan damai menjadi prasyarat utama bagi pelaksanaan kerja sama di bidang lain. Satu hal lagi yang sangat disambut baik oleh para pemimpin IORA adalah penyelenggaraan IORA Business Summit. Jejaring dan kerja sama antara pengusaha harus terus diperkuat di masa mendatang," ujar Jokowi mengakhiri pernyataan.

Sementara itu, terhadap komitmen Jakarta Concord itu, Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma menyatakan bahwa komitmen tersebut mampu meningkatkan kerja sama dan keberadaan IORA.

Dia juga menyambut baik forum bisnis yang diselenggarakan di sela-sela berlangsungnya KTT IORA.

"Afrika selatan menyambut baik hasil dari pertemuan bisnis yang merupakan tanda deklarasi antara kamar dagang dan komunitas bisnis negara anggota IORA," kata dia.

Di lain pihak, Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, yang mewakili negaranya sebagai ketua IORA sebelumnya, dalam kesempatan yang sama juga menyatakan mendukung penuh komitmen negara-negara IORA yang dituangkan dalam Jakarta Concord. Baginya, Jakarta Concord merupakan sebuah peta jalan bagi perjalanan IORA di masa datang.

"Jakarta Concord memberikan peta jalan untuk pekerjaan IORA di masa depan dan menegaskan kembali komitmen kita bersama untuk membangun perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di wilayah kita. Ini merupakan pernyataan penting tentang nilai-nilai bersama dan tujuan yang hendak dicapai di kawasan Samudra Hindia," ujar Turnbull.

Selain itu, dia juga memuji Presiden Joko Widodo atas kepemimpinannya bagi Indonesia. Indonesia disebutnya sebagai sebuah negara percontohan dunia di mana Islam dan demokrasi mampu berdampingan.

"Presiden Joko Widodo telah menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa di kawasan ini. Singkat kata, begitu kuat dan persuasif. Indonesia telah membuktikan bahwa Islam, demokrasi, dan modernisasi mampu berjalan beriringan. Indonesia memimpin dengan contoh," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penutupan KTT IORA: Jakarta Concord Menantikan Tindak Lanjut

Penutupan KTT IORA: Jakarta Concord Menantikan Tindak Lanjut

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 22:39 WIB

Ketemu Menlu Australia, Luhut Bahas Pencemaran Laut Timor

Ketemu Menlu Australia, Luhut Bahas Pencemaran Laut Timor

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 14:58 WIB

5 Tahun Terakhir, Investasi Negara IORA Naik 13,4 Persen

5 Tahun Terakhir, Investasi Negara IORA Naik 13,4 Persen

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 14:49 WIB

Melalui IORA, Indonesia Siap Perkuat Kerjasama "Blue Economy"

Melalui IORA, Indonesia Siap Perkuat Kerjasama "Blue Economy"

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 14:42 WIB

KTT IORA 2017 Hasilkan Dokumen "Jakarta Concord"

KTT IORA 2017 Hasilkan Dokumen "Jakarta Concord"

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 13:50 WIB

Jokowi Kutip Bung Karno Soal Internasionalisme dan Nasionalisme

Jokowi Kutip Bung Karno Soal Internasionalisme dan Nasionalisme

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 13:45 WIB

Pada Peserta IORA, Jokowi Sebut Jakarta Kota yang Luar Biasa

Pada Peserta IORA, Jokowi Sebut Jakarta Kota yang Luar Biasa

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 09:14 WIB

Terkini

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:37 WIB

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:30 WIB

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:19 WIB

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:20 WIB

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:02 WIB

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:44 WIB

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

×