Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

5 Tahun Terakhir, Investasi Negara IORA Naik 13,4 Persen

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 07 Maret 2017 | 14:49 WIB
5 Tahun Terakhir, Investasi Negara IORA Naik 13,4 Persen
Presiden Jokowi menghadiri KTT Asosiasi Negara Lingkar Samudra Hindia atau Indian Ocean Rim Association (IORA) Tahun 2017. [Foto Biro Pers Setpres]

Dalam lima tahun terakhir kurun waktu 2012-2016, rata-rata investasi negara-negara yang tergabung dalam Indian Ocean Rim Association (IORA) naik 13,4 persen. Tren positif investasi dari negara-negara IORA tersebut terutama disumbang oleh sektor tersier. Pada tahun 2016, kenaikan investasi dari negara-negara IORA mencapai 21,6 persen dengan nilai investasi mencapai 11,67 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) bila dibandingkan dengan investasi negara anggota IORA pada tahun 2015 sebesar 9,5 miliar Dolar AS.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong menyampaikan bahwa peningkatan tren investasi yang positif tersebut menunjukkan bahwa hal tersebut menunjukkan semakin berkembangnya kerjasama ekonomi selatan-selatan. “Selama ini banyak investasi yang terjadi dari negara kaya kepada negara berkembang, namun dengan semakin berkembangnya sektor jasa dan finansial negara berkembang dan miskin maka ini akan mendorong investasi di antara negara berkembang,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, di Jakarta, Senin (6/3/2017).

Menurut Tom, lima besar kontributor utama dari realisasi investasi yang masuk dari negara IORA adalah Singapura, Malaysia, Mauiritius, Australia dan Thailand. “Kami berharap negara-negara anggota IORA lainnya dapat semakin meningkatkan investasi antara negara-negara anggota sehingga dapat mempererat kerjasama selatan-selatan tersebut,” lanjutnya.

Tren kenaikan investasi dari negara-negara IORA tercatat cukup positif dalam kurun waktu 2012-2016. Pada tahun 2012 investasi dari negara IORA mencapai 7,5 miliar Dolar AS, kemudian turun menjadi 6,6 miliar Dolar AS pada tahun 2013, pada tahun 2014 kembali naik menjadi 9,2 miliar Dolar AS, pada tahun 2015 naik tipis menjadi 9,5 miliar Dolar AS dan terakhir pada tahun 2016 naik menjadi 11,6 miliar Dolar AS. “Ke depan kami berharap, kontribusi investasi dari negara-negara IORA dapat terus meningkat,” papar Tom.

Lebih lanjut, Tom menyampaikan bahwa IORA menjadi spesial karena keikutsertaan negara berkembang yang begitu besar. Negara-negara yang menjadi anggota IORA diantaranya adalah 21 negara yakni Australia, Bangladesh, Comoros, India, Indonesia, Iran, Kenya, Madagascar, Malaysia, Mauritius, Mozambique, Oman, Seychelles, Singapura, Somalia, Afrika Selatan, Srilanka, Tanzania, Thailand, Uni Emirat Arab dan Yaman.

Pemerintah Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi IORA yang diselenggarakan pada tanggal 5-7 Maret 2017 di Jakarta Convention Center. Indonesia merupakan Ketua Umum dari IORA untuk periode tahun 2015-2017. Kepala BKPM Thomas Lembong merupakan salah satu panelis dalam IORA Business Summit pada tanggal 6 Maret 2017 bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Sekjen IORA K.V. Baghirath serta perwakilan dari dunia usaha.

Dalam lima tahun terakhir kurun waktu 2012-2016, rata-rata investasi negara-negara yang tergabung dalam Indian Ocean Rim Association (IORA) naik 13,4 persem. Tren positif investasi dari negara-negara IORA tersebut terutama disumbang oleh sektor tersier. Pada tahun 2016, kenaikan investasi dari negara-negara IORA mencapai 21,6 persen dengan nilai investasi mencapai 11,67 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) bila dibandingkan dengan investasi negara anggota IORA pada tahun 2015 sebesar 9,5 miliar Dolar AS.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong menyampaikan bahwa peningkatan tren investasi yang positif tersebut menunjukkan bahwa hal tersebut menunjukkan semakin berkembangnya kerjasama ekonomi selatan-selatan. “Selama ini banyak investasi yang terjadi dari negara kaya kepada negara berkembang, namun dengan semakin berkembangnya sektor jasa dan finansial negara berkembang dan miskin maka ini akan mendorong investasi di antara negara berkembang,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, di Jakarta, Senin (6/3).

baca juga

Menurut Tom, lima besar kontributor utama dari realisasi investasi yang masuk dari negara IORA adalah Singapura, Malaysia, Mauiritius, Australia dan Thailand. “Kami berharap negara-negara anggota IORA lainnya dapat semakin meningkatkan investasi antara negara-negara anggota sehingga dapat mempererat kerjasama selatan-selatan tersebut,” lanjutnya.

Tren kenaikan investasi dari negara-negara IORA tercatat cukup positif dalam kurun waktu 2012-2016. Pada tahun 2012 investasi dari negara IORA mencapai 7,5 miliar Dolar AS, kemudian turun menjadi 6,6 miliar Dolar AS pada tahun 2013, pada tahun 2014 kembali naik menjadi 9,2 miliar Dolar AS, pada tahun 2015 naik tipis menjadi 9,5 miliar Dolar AS dan terakhir pada tahun 2016 naik menjadi 11,6 miliar Dolar AS. “Ke depan kami berharap, kontribusi investasi dari negara-negara IORA dapat terus meningkat,” papar Tom.

Lebih lanjut, Tom menyampaikan bahwa IORA menjadi spesial karena keikutsertaan negara berkembang yang begitu besar. Negara-negara yang menjadi anggota IORA diantaranya adalah 21 negara yakni Australia, Bangladesh, Comoros, India, Indonesia, Iran, Kenya, Madagascar, Malaysia, Mauritius, Mozambique, Oman, Seychelles, Singapura, Somalia, Afrika Selatan, Srilanka, Tanzania, Thailand, Uni Emirat Arab dan Yaman.

Pemerintah Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi IORA yang diselenggarakan pada tanggal 5-7 Maret 2017 di Jakarta Convention Center. Indonesia merupakan Ketua Umum dari IORA untuk periode tahun 2015-2017. Kepala BKPM Thomas Lembong merupakan salah satu panelis dalam IORA Business Summit pada tanggal 6 Maret 2017 bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Sekjen IORA K.V. Baghirath serta perwakilan dari dunia usaha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Melalui IORA, Indonesia Siap Perkuat Kerjasama "Blue Economy"

Melalui IORA, Indonesia Siap Perkuat Kerjasama "Blue Economy"

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 14:42 WIB

KTT IORA 2017 Hasilkan Dokumen "Jakarta Concord"

KTT IORA 2017 Hasilkan Dokumen "Jakarta Concord"

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 13:50 WIB

Jokowi Kutip Bung Karno Soal Internasionalisme dan Nasionalisme

Jokowi Kutip Bung Karno Soal Internasionalisme dan Nasionalisme

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 13:45 WIB

Pada Peserta IORA, Jokowi Sebut Jakarta Kota yang Luar Biasa

Pada Peserta IORA, Jokowi Sebut Jakarta Kota yang Luar Biasa

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 09:14 WIB

Jokowi Undang Negara-negara IORA Berinvestasi di Indonesia

Jokowi Undang Negara-negara IORA Berinvestasi di Indonesia

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 06:34 WIB

Jokowi Sebut Samudera Hindia Jadi Masa Depan Ekonomi Dunia

Jokowi Sebut Samudera Hindia Jadi Masa Depan Ekonomi Dunia

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 06:23 WIB

Jamu Makan Malam Peserta KTT IORA, Jokowi Promosikan Jakarta

Jamu Makan Malam Peserta KTT IORA, Jokowi Promosikan Jakarta

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 00:16 WIB

Ke KTT IORA, Jokowi Tampil Keren dengan Jas dan Dasi Biru

Ke KTT IORA, Jokowi Tampil Keren dengan Jas dan Dasi Biru

News | Senin, 06 Maret 2017 | 16:07 WIB

Jokowi Buka Business Summit KTT IORA

Jokowi Buka Business Summit KTT IORA

Foto | Senin, 06 Maret 2017 | 15:41 WIB

Pameran Produk Perdagangan

Pameran Produk Perdagangan

Foto | Senin, 06 Maret 2017 | 13:30 WIB

Terkini

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:19 WIB

5 Rekomendasi Kombinasi Ombre Lipstik Hanasui yang Tahan Lama dan Bikin Bibir Segar

5 Rekomendasi Kombinasi Ombre Lipstik Hanasui yang Tahan Lama dan Bikin Bibir Segar

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:18 WIB

×