Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Status IUPK Lebih Untungkan Freeport Daripada Kontrak Karya

Adhitya Himawan

Sabtu, 11 Maret 2017 | 10:00 WIB
Status IUPK Lebih Untungkan Freeport Daripada Kontrak Karya
Kawasan Grasberg Mine milik PT. Freeport Indonesia (PTFI ) di Tembagapura, Mimika, Timika, Papua, Minggu (15/2). (Antara)

Sebagai business entity, Freeport sesungguh tidak akan pernah merealisasikan ancaman untuk memperkarakan Indonesia ke Arbitase. Alasannya, selain peluang menang kecil, juga resiko besar.

"Salah satu resikonya adalah potensi semakin mersosotnya harga saham McMoRan Copper & Gold Inc di Bursa New York (FCX)," kata Pengamat Migas dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmi Radhi, melalui keterangan resmi, belum lama ini.

Sepanjang 2014, rata-rata harga saham FCX masih bertengger 62 Dolar Amerika Serikat (AS) per saham. Pada perdagangan akhir Desember 2015, harga saham FCX terpuruk menjadi 8,3 Dolar AS per saham. Salah satu penyebab sentimen penurunan harga saham FCX adalah tidak adanya kepastian perpanjangan KK Freport dari pemerintah Indonesia. "Terkuaknya skandal “papa minta saham” pada Nopember 2015 mengindikasikan adanya upaya illegal untuk memperoleh kepastian perpanjangan KK guna mendongkrak harga saham FCX," ujar Fahmi.

Pada periode Januari hingga Oktober 2016, harga saham FCX sempat rebound hingga mencapai rata-rata 12.6 Dolar AS per saham, masih terus naik hingga mencapai level  15.27 Dolar AS per saham pada 12 Januari 2017. Kenaikan cukup tinggi itu dipicu oleh dua faktor utama: (1) surat jaminan Menteri ESDM Sudirman untuk perpanjangan operasional Freeport, (2) izin bagi Freeport untuk eskpor konsentrat tanpa diolah dan dimurnikan di smelter dalam negeri, yang dikeluarkan oleh Menteri ESDM Jero Wacik, Sudirman Said dan Acandra Tahar.

Namun sepanjang Februari 2017, harga saham FCX cenderung melemah sebesar 5,23 persen hingga mencapai US$ 14.13 per saham, pada perdagangan 22 Februari 2017. Menurut Moody's, penurunan harga saham FCX itu disebabkan oleh kebijakan pelarangan ekspor konsentrat, yang diterapkan secara tegas oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan. Berdasarkan fluktuasi penurunan harga saham FCX itu, kecil kemungkinan bagi Freeport untuk benar-benar menerapkan ancaman menggugat ke Arbiase dan menghentikan produksi secara total. Alasannya, kedua tindakan itu akan semakin mempuruk harga saham FCX, yang berpotensi membangkrutkan McMoRan Copper & Gold Inc

Dengan perhitungan tersebut, pemerintah harus tetap kekeuh untuk menawarkan opsi IUPK berdasarkan PP 1/2017 dengan memenuhi syarat divestasi 51% dan fiskal prevailing (besaran pajak yang berubah seiring dengan perubahan peraturan pajak di Indonesia). Alternatifnya, tetap menggunakan opsi KK berdasarkan UU 4/2009, yang melarang ekspor konsentrat tanpa diolah dan dimurnikan di smelter dalam negeri.

Status IUPK, berdasarkan PP 1/2017 yang ditolak oleh Freeport, sebenarnya lebih menguntungkan bagi Freeport ketimbang Freeport tetap mengunakan status KK, seperti yang dituntut Freeport. Dengan IUPK, tidak hanya dapat izin ekspor konsentrat tanpa harus membangun smelter dalam 5 tahun ke depan, Freeport juga dapat kepastian perpajangan selama 10 tahun. Bahkan masih bisa diperpanjang lagi 2x10 tahun, sehingga totalnya bisa mencapai 30 tahun.

Sedangkan, penggunaan status KK berdasarkan UU 4/2009 lebih menguntungkan bagi bangsa Indonesia. Pasalnya, dengan kewajiban untuk mengolah dan memurnikan di smelter dalam negeri dapat menaikan nilai tambah bagi Indonesia. Selain itu, Pemerintah Indonesia dapat mengambil alih Freeport saat kontrak berahir pada 2021, yang hanya tinggal 4 tahun lagi.

baca juga

Pengambilalihan pada 2021 tidak ada konsekwensi hukum maupun biaya, lantaran KK Freeport sudah berakhir, sehingga harus diserahkan kembali kepada Pemerintah Indonesia. Pasca pengambilalihan, pemerintah bisa menyerahkan pengelolaan Freeport pada konsorsium BUMN Pertambangan. Dengan dikelola oleh BUMN, Freeport dapat lebih dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat, bukan kemakmuran pemegang saham McMoRan Copper & Gold Inc, bukan pula kemakmuran komparador Freeport.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rini Soemarno: BUMN Siap Ambil Alih 51% Saham Freeport

Rini Soemarno: BUMN Siap Ambil Alih 51% Saham Freeport

Bisnis | Sabtu, 11 Maret 2017 | 04:07 WIB

Pengamat: Ada Potensi Pemerintah Kalah dari Freeport di Arbitrase

Pengamat: Ada Potensi Pemerintah Kalah dari Freeport di Arbitrase

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 14:56 WIB

Pemprov Papua Dukung Sikap Pemerintah Pusat Pada Freeport

Pemprov Papua Dukung Sikap Pemerintah Pusat Pada Freeport

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 09:24 WIB

Pastor di Papua Cemaskan Kisruh Freeport Berkepanjangan

Pastor di Papua Cemaskan Kisruh Freeport Berkepanjangan

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 09:02 WIB

Pelarangan Ekspor Freeport Berdampak Sangat Besar Bagi Mimika

Pelarangan Ekspor Freeport Berdampak Sangat Besar Bagi Mimika

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 08:52 WIB

Diskusi Nasib Freeport, Jonan Panggil Para Mantan Menteri ESDM

Diskusi Nasib Freeport, Jonan Panggil Para Mantan Menteri ESDM

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 12:43 WIB

Soal Polemik Freeport, Perlu Ada Formula Jalan Tengah

Soal Polemik Freeport, Perlu Ada Formula Jalan Tengah

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 11:59 WIB

Tokoh Amungme Kritik Kebijakan Freeport PHK Massal Karyawan

Tokoh Amungme Kritik Kebijakan Freeport PHK Massal Karyawan

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 11:43 WIB

Luhut Ingin BUMN Ambil Alih 51 Persen Saham Freeport

Luhut Ingin BUMN Ambil Alih 51 Persen Saham Freeport

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 15:06 WIB

Krisis Freeport Membuat Industri Perbankan di Mimika Cemas

Krisis Freeport Membuat Industri Perbankan di Mimika Cemas

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 11:52 WIB

Terkini

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×