Pemerintah Dikritik Sepelekan Masalah Terumbu Karang Raja Ampat

Adhitya Himawan

Selasa, 21 Maret 2017 | 06:47 WIB
Pemerintah Dikritik Sepelekan Masalah Terumbu Karang Raja Ampat
Terumbu karang di Raja Ampat, Papua Barat, yang rusak oleh kapal pesiar, MV Caledonian Sky. [Dok Kemenko Maritim]

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo menyesalkan pernyataan Asdep/Dir. Lingkungan Dan Kebencanaan Kemenko Bidang Maritim dalam dialog di salah satu TV nasional yang terkesan menyederhanakan persoalan pelanggaran hukum yang serius terhadap peristiwa hancurnya/rusaknya terumbu karang yanng merusak lingkungan hidup jalur pelayaran di Raja Ampat oleh kapal wisata Caledonian Sky.

Apalagi, menurut Firman, ada indikasi rekam jejak kapten Calidonuan Sky yang diduga memiliki rekam jejak buruk dan kerap bermasalah di wilayah perairan Indonesia.

"Peristiwa tersebut jangan dianggap remeh dan sesederhana itu, karena lingkungan selalu menjadi sorotan dunia, apalagi Indonesia yang selau diklaim kurang peduli terhadap aspek lingkungan oleh NGO asing dan dunia internasional," kata Firman di Jakarta, Minggu (19/3/2017).

Firman sangat menyesalkan sikap pejabat yang menyepelekan kerusakan lingkungan yang diciptakan Tuhan. Apalagi dalam pernyataan tersebut hanya diukur denga pergantian asuransi hanya mempertimbangkan aspek ekonomi belaka.

"Pandangan seperti itu tidak patut disampaikan oleh aparatur negara yang harusnya tugas dan kewajibanya harus melindungi lingkungan hidup dan tanah air," tegas Firman.

Politisi senior Golkar itu meminta agar aparatur penegak hukum dan aparatur terkait harus melakukan tindakan tegas kepada kapten Caledonian Sky agar dilakukan penahan, dan jangan sampai dilepas keluar dari wilayah perairan Indonesia.

"Aturan hukum harus ditegakkan kepada siapapun tidak pandang bulu termasuk orang asing yang melakukan pelanggaran hukum di tanah air," tegas dia.

Firman yang juga Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI ini menegaskan, warga negara Indonesia sendiri kalau melakukan perusakan dihukum berat. Namun, anehnya penghancuran yang ada unsur kesengajaan malah jutru dilepas, dan ini menimbulkan sebuah pertanyaan besar, ada kongkalikong apa dibalik ini semua?

baca juga

"Saya juga heran mengapa pegiat lingkungan, termasuk NGO yang berafiliasi asing yang biasanya kritis terhadap rusaknya lingkungan, sekarang kok semua diam. Ada apa? Ini harus dipertanyakan," tukas Firman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jatna Supriatna: Petaka Alam dari Semen Kendeng sampai Raja Ampat

Jatna Supriatna: Petaka Alam dari Semen Kendeng sampai Raja Ampat

wawancara | Senin, 20 Maret 2017 | 07:00 WIB

Kemenhub dan Bahama akan Investigasi Kandasnya Kapal Caledonian

Kemenhub dan Bahama akan Investigasi Kandasnya Kapal Caledonian

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 16:18 WIB

KKP: Rusaknya Terumbu Karang Raja Ampat Perbuatan Pidana

KKP: Rusaknya Terumbu Karang Raja Ampat Perbuatan Pidana

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 16:09 WIB

Ini Solusi Menko Maritim Cegah Tragedi Caledonian Sky Terulang

Ini Solusi Menko Maritim Cegah Tragedi Caledonian Sky Terulang

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 15:26 WIB

Indonesia Tak Ingin Ganti Rugi Kerusakan Raja Ampat Dibayar Murah

Indonesia Tak Ingin Ganti Rugi Kerusakan Raja Ampat Dibayar Murah

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 15:18 WIB

Pemerintah akan Survei Bersama Asuransi Kapal MV Caledonian Sky

Pemerintah akan Survei Bersama Asuransi Kapal MV Caledonian Sky

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 15:00 WIB

Luhut Kirim Tim Selidiki Rusaknya Terumbu Karang Raja Ampat

Luhut Kirim Tim Selidiki Rusaknya Terumbu Karang Raja Ampat

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 14:50 WIB

DPR Heran Kapal Pesiar Bisa Terabas Terumbu Karang Raja Ampat

DPR Heran Kapal Pesiar Bisa Terabas Terumbu Karang Raja Ampat

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 14:17 WIB

Terumbu Karang Raja Ampat Rusak, Menhub Salahkan Kapal Inggris

Terumbu Karang Raja Ampat Rusak, Menhub Salahkan Kapal Inggris

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 05:39 WIB

Terumbu Karang Raja Ampat Rusak, Ini Pandangan Pimpinan DPR

Terumbu Karang Raja Ampat Rusak, Ini Pandangan Pimpinan DPR

News | Rabu, 15 Maret 2017 | 20:38 WIB

Terkini

Datang ke Kantor Polisi, Anak di Brebes Akui Bunuh dan Mutilasi Ayah karena Tak Mau Kerja

Datang ke Kantor Polisi, Anak di Brebes Akui Bunuh dan Mutilasi Ayah karena Tak Mau Kerja

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Bagaimana Pusat Konvensi Terpadu Perkuat Ekosistem Industri Pameran Internasional di Indonesia

Bagaimana Pusat Konvensi Terpadu Perkuat Ekosistem Industri Pameran Internasional di Indonesia

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Profil CNGR, Perusahaan China yang Berencana Akusisi PT Gunbuster Nickel Industry

Profil CNGR, Perusahaan China yang Berencana Akusisi PT Gunbuster Nickel Industry

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:22 WIB

5 Rekomendasi Serum Retinol Lokal Affordable untuk Pemula

5 Rekomendasi Serum Retinol Lokal Affordable untuk Pemula

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:20 WIB

8 Fasilitas Banten International Stadium Rusak akibat Kericuhan Suporter Persita vs Persija

8 Fasilitas Banten International Stadium Rusak akibat Kericuhan Suporter Persita vs Persija

Banten | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Siasat Pramono Atasi Potensi Krisis Kuburan di Jakarta: dari Relokasi Warga hingga Cari Lahan Baru

Siasat Pramono Atasi Potensi Krisis Kuburan di Jakarta: dari Relokasi Warga hingga Cari Lahan Baru

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Apa Motif Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel?

Apa Motif Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:15 WIB

4 Hydrating Micellar Water, Andalan Kulit Kering dan Sensitif Tanpa Ketarik

4 Hydrating Micellar Water, Andalan Kulit Kering dan Sensitif Tanpa Ketarik

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Buntut Ancaman MSCI, CFA Society Soroti Integritas Pasar Modal RI

Buntut Ancaman MSCI, CFA Society Soroti Integritas Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:13 WIB

PBB, PPP, dan Partai Elang Gugat UU Pemilu ke MK, Minta Suara Partai Kecil Tetap Dihitung

PBB, PPP, dan Partai Elang Gugat UU Pemilu ke MK, Minta Suara Partai Kecil Tetap Dihitung

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:12 WIB

×