Lakukan Cara Ini Sebelum "Unpaid Leave"

Angelina Donna

Selasa, 21 Maret 2017 | 19:50 WIB
Lakukan Cara Ini Sebelum "Unpaid Leave"

Suara.com - Saat sudah gajian, banyak orang yang mulai memanjakan dirinya dengan berbagai kegiatan kecantikan seperti pergi ke salon untuk mani-pedi, massage, dan lain sebagainya. Ada juga orang yang memilih untuk menikmati gaji yang diterima dengan pergi hangout di kafe mahal bersama dengan teman-temannya atau pergi berlibur entah itu di dalam negeri atau pergi ke luar negeri.

Menghabiskan uang untuk memanjakan diri bukanlah hal yang buruk yang harus dibasmi atau bahkan dihilangkan dalam diri seseorang. Namun alangkah baiknya jika Anda yang sudah bekerja dan berpenghasilan mengelola gaji yang diterima setiap saat. Tidak ada salahnya sebagian uang tersebut ditabung untuk mengantisipasi kejadian yang tak terduga yang bisa terjadi setiap saat seperti sakit dan sebagainya.

Tabungan yang dimiliki juga terkadang berfungsi jika Anda dihadapkan pada situasi cuti. Saat mengambil cuti di kantor, tentu saja Anda tidak akan menerima gaji bulanan selama masa cuti. Ada beberapa alasan yang terkadang membuat seseorang harus cuti dalam waktu yang lama, seperti pergi berlibur ke luar negeri, melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, menjaga keluarga yang sakit, mengikut suami yang bekerja di luar kota dan masih banyak lagi.

Mengambil cuti adalah hal yang paling klise dalam hidup. Sebab Anda dihadapkan pada situasi tidak menerima gaji sepeser pun namun biaya yang dikeluarkan tetap mengalir seperti biasanya. Untuk menghadapi hal ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan sebelum unpaid leave terjadi dalam hidup Anda di antaranya:

Memanfaatkan Dana Darurat
Sebelum mengajukan unpaid leave atau cuti secara mendadak, bekali diri terlebih dahulu dengan dana darurat. Hitunglah apakah dana darurat yang dimiliki cukup untuk membiayai seluruh pengeluaran Anda. Dana darurat ideal yang harus terkumpul berkisar antara 6 hingga 12 kali gaji yang diterima per bulan. Jika pengeluaran rutin Anda per bulan sekitar Rp4 juta, Anda disarankan untuk memiliki dana darurat Rp24 juta.

Lakukan pengelolaan yang bijak dengan dana darurat yang dimiliki. Hindari untuk mengeluarkan dana darurat dalam jumlah yang sangat besar, kecuali jumlah tersebut memang sangat dibutuhkan dalam kondisi yang mendadak.

Mengevaluasi Pengeluaran
Apabila semua pengeluaran keluarga bergantung pada gaji bulanan yang diterima, coba lakukan evaluasi dan sesuaikan dengan keadaan yang terjadi saat ini. Jika Anda dan keluarga hanya bergantung hanya pada gaji suami, pasti akan ada saat dimana pengeluaran bulanan mengalami kenaikan atau penurunan. Itu semua bergantung pada besarnya gaji yang diterima per bulannya ditambah dengan bonus.

Untuk dapat memperkecil pengeluaran dan menambah tabungan dana darurat, Anda selaku ibu rumah tangga sebaiknya melakukan evaluasi terhadap semua pengeluaran dalam keluarga. Baik itu dalam jumlah besar maupun kecil. Apapun jenis pengeluarannya, harus dicatat secara detail. Tujuannya agar bisa mengetahui apakah uang yang dihabiskan benar-benar digunakan untuk kebutuhan yang penting atau tidak. Jika merasa kebutuhan tersebut bisa dilewatkan, mengapa tidak coba untuk melewatkannya saja untuk meminimalkan pengeluaran.

Membatasi Diri
Membatasi diri yang dimaksudkan adalah Anda harus bisa menahan hasrat dalam diri untuk tidak berbelanja banyak dan menghabiskan uang dalam jumlah yag besar hanya untuk berfoya-foya. Jika sudah terbiasa dengan hidup yang “loyal” atau “konsumtif”, mulai dari sekarang cobalah untuk menguranginya. Hal ini bertujuan agar Anda tidak terkejut saat terjadi perubahan gaya hidup ketika masa unpaid leave tiba.

Sebaiknya porsi dana yang digunakan untuk berfoya-foya dikumpulkan untuk menambah investasi atau tabungan sebagai bekal saat berada dalam masa unpaid leave.

Mencari Penghasilan Tambahan
Masa unpaid leave bukan berarti akhir dari segalanya. Di mana Anda tidak bisa lagi menghasilkan sejumlah uang dan hanya memanfatkan semua tabungan dan dana darurat yang dimiliki. Sebelum masa ini tiba, ada baiknya jika sudah mulai mencari penghasilan tambahan sehingga Anda tidak melulu hanya mengandalkan gaji bulanan.

Mulailah dengan membuka bisnis kecil-kecilan atau berjualan secara online. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini bisa dikatakan cukup lumayan untuk menambah uang dalam rekening tabungan Anda. Tekunlah dalam menjalankan bisnis, sehingga bisa menikmati hasilnya saat masa unpaid leave tiba.

Itulah beberapa langkah yang bisa dilakukan sebelum masa unpaid leave datang menghampiri kehidupan Anda. Tentunya keempat tips di atas bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan, bukan?

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Pengertian Saham Gorengan dan Tips Mengelolanya

Lupa Nomor Rekening? Inilah Cara Mengetahuinya

Cara Mendeteksi Modus Penipuan Investasi Skema Ponzi

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips Memulai Bisnis Hidroponik

Tips Memulai Bisnis Hidroponik

Bisnis | Senin, 20 Maret 2017 | 19:38 WIB

Mau Menjadi Menteri Keuangan di Rumah? Cobalah Tips Ini

Mau Menjadi Menteri Keuangan di Rumah? Cobalah Tips Ini

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 19:29 WIB

8 Tips Mudah Menabung Haji Ketika Masih Muda

8 Tips Mudah Menabung Haji Ketika Masih Muda

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 19:45 WIB

Ini Cara Mengumpulkan Modal untuk Menikah

Ini Cara Mengumpulkan Modal untuk Menikah

Lifestyle | Rabu, 15 Maret 2017 | 07:57 WIB

Cara Menentukan Investasi untuk Masa Depan

Cara Menentukan Investasi untuk Masa Depan

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 07:46 WIB

Ini 4 Mitos Utama Investasi Saham

Ini 4 Mitos Utama Investasi Saham

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 19:29 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×