Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Tips Memulai Bisnis Hidroponik

Angelina Donna | Suara.com

Senin, 20 Maret 2017 | 19:38 WIB
Tips Memulai Bisnis Hidroponik

Suara.com - Hidroponik adalah budidaya menanam yang memanfatkan air tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Budidaya ini dilakukan tentu saja dengan mengedepankan nutrisi pada tanaman.

Pada tanaman hidroponik, tanaman membutuhkan air yang lebih sedikit daripada tumbuhan lain yang menggunakan tanah sebagai medianya. Dengan menggunakan air yang terbatas, budidaya tanaman hidroponik akan lebih efisien. Pengelolaannya juga bisa dilakukan pada lahan yang sempit sekalipun.

Peluang usaha hidroponik saat ini cukup bagus untuk Anda yang gemar dalam bidang bercocok tanam. Apalagi tanaman hidroponik ini sudah semakin populer dan digemari oleh masyarakat. Anda selaku orang yang gemar bercocok tanam bisa memanfaatkan kondisi ini sebagai peluang untuk membuka bisnis yang menghasilkan keuntungan.

Pada zaman dahulu, tanaman hidroponik ini hanya berawal dari sebuah penelitian. Jika menemui tumbuhan yang ditanam dengan menggunakan kerikil, gabus, atau pecahan genting, maka tanaman tersebut sudah dapat dikatakan sebagai hidroponik.

Seiring berjalannya waktu, hidroponik biasa digunakan sebagai salah satu cara untuk membudidayakan sayur mayur seperti bayam dan kangkung. Pada beberapa supermarket, Anda bisa menemui sayur mayur yang ditanam secara hidroponik memiliki harga jual yang lebih tinggi ketimbang sayur mayur yang ditanam dengan menggunakan tanah sebagai medianya.

Hal ini menjadikan banyak orang yang mulai berkecimpung di usaha ini, apalagi memang peluang usahanya semakin bagus saja setiap harinya.

Apa saja tips yang dilakukan untuk memulai bisnis hidroponik?

Belajar
Hal pertama yang harus dilakukan adalah belajar bagaimana cara bercocok tanam dan cara untuk membudidayakan tanaman hidroponik ini. Anda bisa belajar dari orang yang sudah lama berkecimpung dalam budidaya hidroponik. Tanyakan hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam budidayanya. Intinya Anda harus bisa mencuri sedikit ilmu dari orang tersebut. ilmu yang didapatkan bisa dimanfaatkan sebagai bekal untuk memulai bisnis hidroponik.

Ada dua jenis sistem yang dipakai dalam hidroponik, di antaranya:
Aeroponik, biasanya digunakan dalam penelitian dan produksi komersial khusus karena adanya kerumitan dalam tata cara bercocok tanamnya. Akar tanaman dari aeroponik ini menggantung di udara sehingga harus diembuni dengan larutan yang bernutrisi.

Nutrient Film Technique (NFT), adalah cara bercocok tanam yang lebih produktif karena budidayanya lebih mudah ketimbang aeroponik. Kekurangan dari sistem ini adalah sering terjadi kegagalan pompa air dan aliran listrik sehingga tanaman menjadi kekurangan nutrisi.

Keunggulan yang bisa didapatkan dari bercocok tanam hidroponik adalah media yang digunakan bukan tanah sehingga sayur yang dihasilkan lebih bersih, tidak memakai pertisida, pemberian komposisi nutrisi pada tanaman lebih mudah, dan harga jualnya yang lebih tinggi ketimbang harga sayur mayur yang ditanam dengan menggunakan tanah.

Memulai Usaha
Jika Anda sudah memahami betul mengenai cara budidaya tanaman hidroponik, maka Anda bisa langsung praktik ke lapangan dengan langsung membuka bisnis usaha hidroponik. Anda sebagai pemula sebaiknya memulai usaha ini dalam skala kecil dulu untuk mengurangi risiko besar yang mungkin terjadi ke depannya. Hasil panen dari hidroponik bisa dikonsumsi oleh keluarga terlebih dahulu atau dijual kepada tetangga dalam skala yang kecil.

Jika sudah mulai tahu mengenai seluk beluk tanaman hidroponik dan merasa sudah mampu untuk mengembangkannya serta siap menanggung risiko yang besar, Anda bisa membuka bisnis ini dalam skala yang besar. Keuntungan yang diperoleh juga  lebih besar, bukan?

Mengapa budidaya tanaman hidroponik memiliki prospektif yang bagus?
-    Mudah dikembangkan. Membudidayakan hidroponik tidak serumit membudidayakan tanaman yang menggunakan tanah. Pangsa pasarnya juga lebih luas sehingga hidroponik bisa dijadikan sebagai budidaya kelas atas yang memiliki prospek yang luar biasa.
-    Hemat tempat karena bisa dikelola dalam tempat yang kecil sekalipun.
-    Hanya butuh ketekunan dan ketelatenan dalam membudidayakan tanaman hidroponik untuk bisa menunjang perjalanan bisnis di masa depan.
-    Bisa hidup tanpa pestisida
-    Media yang dibutuhkan untuk bercocok tanam mudah, seperti toples, ember, atau tempat-tempat sederhana lainnya.

Contoh budidaya hidroponik yang paling populer adalah cabai. Apalagi untuk membuat cita rasa makanan menjadi lebih pedas, menggunakan cabai lebih tepat. Sehingga cabai menjadi salah satu yang populer dan banyak peminatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Menjadi Menteri Keuangan di Rumah? Cobalah Tips Ini

Mau Menjadi Menteri Keuangan di Rumah? Cobalah Tips Ini

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 19:29 WIB

8 Tips Mudah Menabung Haji Ketika Masih Muda

8 Tips Mudah Menabung Haji Ketika Masih Muda

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 19:45 WIB

Ini Cara Mengumpulkan Modal untuk Menikah

Ini Cara Mengumpulkan Modal untuk Menikah

Lifestyle | Rabu, 15 Maret 2017 | 07:57 WIB

Cara Menentukan Investasi untuk Masa Depan

Cara Menentukan Investasi untuk Masa Depan

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 07:46 WIB

Ini 4 Mitos Utama Investasi Saham

Ini 4 Mitos Utama Investasi Saham

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 19:29 WIB

Hilangkan Stres dengan Berbisnis di Rumah

Hilangkan Stres dengan Berbisnis di Rumah

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 19:54 WIB

Terkini

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:19 WIB

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:00 WIB

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:35 WIB