Jokowi Ingin Kalsel Beralih Dari Pertambangan ke Pengolahan

Adhitya Himawan

Selasa, 11 April 2017 | 08:43 WIB
Jokowi Ingin Kalsel Beralih Dari Pertambangan ke Pengolahan
Presiden Jokowi menjajaki Pesawat Tempur Sukhoi TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. [Foto Biro Pers Setpres]

Perekonomian di Provinsi Kalimantan Selatan terus menggeliat. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi tahun 2016 yang mencapai angka 4,38 persen dari sebelumnya yang hanya berada pada angka 3,84 persen di tahun 2015. Demikian halnya dengan nilai ekspor sejumlah komoditas andalan provinsi dengan julukan Bumi Lambung Mangkurat itu yang juga terus meningkat. Beberapa di antaranya ialah batu bara, CPO, dan karet.

"Ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan kontribusi ekspor neto di 2016, mengalami kontraksi lebih dari 5 persen dari tahun sebelumnya," ujar Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas pada Senin (10/4/2017), di Kantor Presiden, Jakarta.

Namun demikian, Kepala Negara melihat masih terdapat sejumlah masalah perekonomian yang harus diselesaikan di Kalimantan Selatan. Salah satunya adalah ketergantungan ekspor komoditas bahan mentah yang rentan terhadap kondisi perekonomian daerah.

"Saya melihat bahwa ketergantungan perekonomian Kalimantan Selatan pada ekspor komoditas bahan mentah terutama pertambangan menyimpan sebuah kerentanan," ungkapnya.

Berdasarkan data yang diterimanya, saat ini sebesar 20,87 persen perekonomian Kalimantan Selatan masih berasal dari kontribusi sektor pertambangan. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo meminta agar pemerintah provinsi mulai mengupayakan untuk beralih kepada industri pengolahan yang baru berkontribusi sebesar 13,98 persen.

"Yang paling penting industri pengolahan, artinya bahan-bahan mentah yang ada di sana harusnya bisa diarahkan untuk masuk ke industri pengolahan," ucap Presiden.

Tak hanya itu, Presiden Joko Widodo juga meminta jajarannya untuk fokus mengembangkan produk unggulan lainnya. Mengingat saat ini sektor pertanian, kehutanan dan perikanan memiliki kontribusi 14,91 persen terhadap pertumbuhan perekonomian Kalimantan Selatan.

"Saya ingatkan agar pengembangan sektor pertanian, perkebunan harus betul-betul terintegrasi dengan industri pengolahan sehingga memiliki multiplier effect yang lebih besar bagi perekonomian daerah," kata Presiden.

baca juga

Terakhir, Kepala Negara mengingatkan pentingnya hilirisasi industri dalam membangun Kalimantan Selatan. Selain akan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah, hilirisasi industri juga diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru serta menghilangkan kesenjangan ekonomi di Kalimantan Selatan.

"Saya minta pembangunan Kawasan Industri di Batulicin dan Kawasan Industri Jorong harus segera terealisasi. Dan pembangunan dua kawasan industri ini pasti memerlukan dukungan infrastruktur penunjang seperti akses ke kawasan, tenaga listrik, air bersih dan yang tidak kalah pentingnya adalah terpadu, terintegrasi dengan pelabuhan yang ada," ujar Presiden menutup arahannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Temui Jokowi, Bawaslu Laporkan Pengawasan Pemilu Selama 2012-2017

Temui Jokowi, Bawaslu Laporkan Pengawasan Pemilu Selama 2012-2017

News | Selasa, 11 April 2017 | 07:38 WIB

Komisioner KPU 2012-2017 Laporkan Hasil Kerja ke Presiden Jokowi

Komisioner KPU 2012-2017 Laporkan Hasil Kerja ke Presiden Jokowi

News | Selasa, 11 April 2017 | 07:28 WIB

Indo Digital Tuding Video Ahok-Djarot Lecehkan Presiden Jokowi

Indo Digital Tuding Video Ahok-Djarot Lecehkan Presiden Jokowi

News | Selasa, 11 April 2017 | 06:31 WIB

PSSI Target 250 Ribu Pemain Indonesia Terdata di FIFA Tahun Ini

PSSI Target 250 Ribu Pemain Indonesia Terdata di FIFA Tahun Ini

Bola | Senin, 10 April 2017 | 21:02 WIB

Ramalan Ridwan Saidi: Rezim ini Akan Segera Mati!

Ramalan Ridwan Saidi: Rezim ini Akan Segera Mati!

News | Senin, 10 April 2017 | 18:10 WIB

Pemerintah Konsisten Untuk Tidak Konsisten Dalam Kasus Freeport

Pemerintah Konsisten Untuk Tidak Konsisten Dalam Kasus Freeport

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 10:59 WIB

MCI Minta Pemerintah Jangan Sepelekan Bonus Demografi

MCI Minta Pemerintah Jangan Sepelekan Bonus Demografi

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 10:37 WIB

Presiden Jokowi Jajaki Pesawat Tempur Sukhoi

Presiden Jokowi Jajaki Pesawat Tempur Sukhoi

News | Senin, 10 April 2017 | 06:58 WIB

KLHK Didesak Hentikan Pertambangan Ilegal di Kawasan Hutan

KLHK Didesak Hentikan Pertambangan Ilegal di Kawasan Hutan

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 06:25 WIB

'Presiden Jokowi, Bapak Tahu Siapa Hokage ke-8 di Desa Naruto?'

'Presiden Jokowi, Bapak Tahu Siapa Hokage ke-8 di Desa Naruto?'

News | Sabtu, 08 April 2017 | 19:45 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×