Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menaker Harap Negara OKI Antisipasi Tantangan Future of Work

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 12 April 2017 | 13:10 WIB
Menaker Harap Negara OKI Antisipasi Tantangan Future of Work
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. [Dok Kementerian Ketenagakerjaan]

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri berharap negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) berpartisipasi aktif dalam bertukar pandangan dan pikiran terkait konsep dan praktek nilai-nilai Islam dalam ketenagakerjaan. Sebab kompleksitas dari tantangan ketenagakerjaan saat ini, bukan saja dihadapi oleh negara-negara anggota OKI, melainkan secara global.

Pertemuan Komite Pengarah yang ke-2 Konferensi Tingkat Menteri Tenaga Kerja Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Jakarta ini berlangsung selama 2 hari, 10-11 April 2017, dibuka secara resmi hari Senin (10/4/2017) oleh Menaker Hanif di Hotel Bidakara, Jakarta.

“Penting bagi OKI untuk secara dini mengantisipasi tantangan dari future of work ini, agar dapat mengambil manfaat yang maksimal dari kemajuan teknologi terhadap dunia kerja,“ ujar Menaker melalui keterangan tertulis, Selasa (11/4/2017).

Menaker Hanif menjelaskan dunia ketenagakerjaan telah mengalami pergeseran dalam pola kerja, termasuk hubungan kerja, sebagai akibat dari kemajuan teknologi yang sangat pesat. Kemajuan teknologi merupakan keniscayaan yang tidak bisa dihindari.

“Hal ini merupakan konsekuensi logis dari kemajuan peradaban dan cara berpikir manusia modern yang sudah tentu mewarnai dunia kerja di masa mendatang atau future of work, “ katanya.

Menurut Menaker Hanif, pergeseran akibat kemajuan teknologi ini, di satu sisi menimbulkan hilangnya jenis-jenis pekerjaan tertentu. Namun di sisi lain justru telah menciptakan peluang-peluang pekerjaan yang baru. Tantangan lain yang tak kalah penting adalah masih tingginya angka pengangguran, khususnya pengangguran di kalangan usia muda.

"Ketidakmampuan pasar kerja menyerap tenaga kerja, selain disebabkan karena keterbatasan kesempatan kerja yang tersedia, juga dikarenakan ketidaksesuaian atau mismatch antara keterampilan yang dimiliki oleh tenaga kerja dengan kebutuhan di pasar kerja," ujar Hanif

Menaker menegaskan sejalan dengan tantangan future of work, Pemerintah Indonesia menaruh perhatian serius pada peningkatan keterampilan tenaga kerja melalui pelatihan vokasi. Berbagai inisiatif telah kami lakukan secara masif dan komprehensif untuk peningkatan mutu output dari lembaga pelatihan kerja, baik dari aspek fasilitas, kurikulum, tenaga pengajar/instruktur, hingga kelembagaannya, melalui program 3R, yaitu: Reorientasi, Revitalisasi dan Rebranding.

Melalui program tersebut, lanjut Menaker Hanif, diharapkan pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) dapat memiliki kesesuaian atau link and match dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja yang kian dinamis, sehingga lulusannya cepat terserap, bekerja atau berwirausaha.

Lebih jauh kata Menaker, Pemerintah Indonesia juga terus mendorong partisipasi aktif dari kalangan swasta dan pemerintah daerah untuk berinventasi dan bekerja sama dalam mengembangkan pelatihan kerja yang dilakukan oleh BLK-BLK yang terdapat di seluruh Indonesia. “Selain itu, kami juga menjalin kerjasama internasional, baik secara bilateral, regional maupun multilateral dalam upaya pengembangan pelatihan vokasi,“ ujarnya.

Menaker Hanif mengatakan sebagai akibat dari kebebasan arus barang dan jasa secara global, kondisi pasar kerja saat ini telah menjadi semakin kompetitif. Tingginya kompetisi tenaga kerja di pasar kerja, menuntut masing-masing negara untuk dapat menyiapkan tenaga kerjanya agar mampu bersaing apabila negara tesebut tidak ingin angka penganggurannya menjadi semakin tinggi.

"Negara anggota OKI juga menyambut positif proposal Pemerintah Republik Azerbeijan untuk membentuk The Organisation of Islamic Cooperation (OIC) Labour Centre yg berlokasi di Baku, Azerbeijan," tambah Hanif.

OIC Labour Centre akan menjadi Pusat Ketenagakerjaan negara-negara OKI yang diharapkan akan terus mengupdate dan mengupayakan perlindungan TK Migran, pengembangan skills untuk kaum muda, riset-riset ketenagakerjaan yang disesuaikan dengan dinamika pasar kerja dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Berencana Tambah Atase Ketenagakerjaan

Pemerintah Berencana Tambah Atase Ketenagakerjaan

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 12:50 WIB

TKW Berkontribusi Besar Bagi Pembangunan Ekonomi ASEAN

TKW Berkontribusi Besar Bagi Pembangunan Ekonomi ASEAN

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 12:19 WIB

MCI Minta Pemerintah Jangan Sepelekan Bonus Demografi

MCI Minta Pemerintah Jangan Sepelekan Bonus Demografi

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 10:37 WIB

POSPERTKI Kritik Maraknya Pengiriman TKI Unprosedural

POSPERTKI Kritik Maraknya Pengiriman TKI Unprosedural

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 09:57 WIB

Inilah Arahan Presiden Jokowi untuk Revisi UU TKI

Inilah Arahan Presiden Jokowi untuk Revisi UU TKI

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 14:09 WIB

40 TKI Bermasalah Kembali Dideportasi Dari Malaysia

40 TKI Bermasalah Kembali Dideportasi Dari Malaysia

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 06:31 WIB

Ketua DPR Minta Raja Salman Ampuni TKI di Arab Saudi

Ketua DPR Minta Raja Salman Ampuni TKI di Arab Saudi

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 16:11 WIB

Terkait WNI di Arab Saudi, Ini Permintaan Jokowi ke Raja Salman

Terkait WNI di Arab Saudi, Ini Permintaan Jokowi ke Raja Salman

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 14:50 WIB

Kemenlu Siap Bantu Selesaikan Masalah Sri Rabitah

Kemenlu Siap Bantu Selesaikan Masalah Sri Rabitah

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 14:39 WIB

Izin Perusahaan Yang Memberangkatkan Rabitah Telah Dicabut

Izin Perusahaan Yang Memberangkatkan Rabitah Telah Dicabut

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 13:35 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB