Array

Daya Saing Infrastruktur Butuh Industri Precast Nasional

Kamis, 18 Mei 2017 | 16:32 WIB
Daya Saing Infrastruktur Butuh Industri Precast Nasional
Pabrik beton pra cetak PT. Kunango Jantan di Sumatera Barat. [Dok Kementerian PUPR]

Untuk meningkatkan daya saing Indonesia dalam menghadapi kompetisi global, saat ini pemerintah tengah berupaya terus untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur  yang salah satunya bergantung pada dukungan ketersediaan material dan peralatan konstruksi (MPK) yang juga harus semakin berkualitas, efektif, efisien, dan tepat waktu.

Untuk itu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong penggunaan teknologi beton pra cetak (precast) yang memiliki keunggulan lebih terstandarisasi kualitasnya dan aman untuk digunakan.  Disamping itu, teknologi precast juga memiliki beberapa keunggulan utama yaitu lebih terjamin kecepatan dan kontinuitas proses produksi beton. Sebagian besar bahan baku produk telah banyak tersedia di dalam negeri sehingga harga produk semakin kompetitif.

Dalam penerapannya, Kementerian PUPR telah menggunakan teknologi precast di berbagai infrastruktur yang dibangun, diantaranya dalam membangun jaringan irigasi primer dan sekunder, RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat), rumah susun, rekonstruksi sekolah sementara pasca bencana, serta  pembangunan jalan dan jembatan.

Dalam kunjungan kerjanya ke Padang, Sumatera Barat, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyempatkan diri berkunjung ke PT. Kunango Jantan (PT. KJ) selaku perusahaan lokal asal Sumatera Barat (Sumbar) yang membuat komponen bangunan seperti beton pra cetak, struktur baja, tiang besi, cinder block dan blok beton serta pipa galvanis. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Basuki didampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno disambut oleh Direktur Utama PT. KJ Asril, diajak berkeliling melihat aktivitas produksi.

Menteri Basuki menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan putra daerah Sumatera Barat memasok material konstruksi bermutu dan bisa memperkerjakan hingga 1.000 karyawan lebih. "Saya kira ini merupakan usaha padat karya dan padat modal yang sangat baik, dimana momentumnya tepat dan sejalan dengan langkah pemerintah yang sedang giat fokus membangun infrastruktur, sehingga produk yang dihasilkan disambut baik oleh pasar konstruksi. Tentunya sangat menggerakkan ekonomi, khususnya di Sumbar," kata Menteri Basuki dalam keterangan resmi, Rabu (17/5/2017).

Turut mendampingi Menteri Basuki yakni Dirjen Sumber Daya Air Imam Santoso,  Sekretaris Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Lollly Martina, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III Syaiful Anwar, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V Maryadi Utama, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, serta Direktur Utama PT. Adhi Karya Budi Harto dan Direktur Utama PT. Jasa Marga Desi Arryani.

Baca Juga: Hingga 2019, Pembangunan 29 Bendungan Baru Akan Selesai

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI