6 Tanda Anda Kecanduan Memakai Kartu Kredit

Angelina Donna

Sabtu, 27 Mei 2017 | 19:48 WIB
6 Tanda Anda Kecanduan Memakai Kartu Kredit
Ilustrasi kartu kredit. (Shutterstock)

Suara.com - Memiliki kartu kredit telah menjadi tren gaya hidup masyarakat, khususnya di perkotaan. Semuanya tampak lebih mudah dengan menggunakan kartu kredit. Tanpa membawa uang, Anda tinggal gesek dan transaksi keuangan pun beres.

Namun dengan kemudahan transaksi, beberapa pemilik kartu kredit malah tidak bisa mengerem nafsu belanja. Mereka sudah kecanduan memakai kartu kredit sehingga sulit meninggalkan kartu plastic tersebut. Dengan minimnya kemampuan untuk mengontrol penggunaan kartu kredit, lalu mereka terperangkap dengan utang.

Berikut ini enam tanda Anda memiliki berpotensi menjadi pecandu kartu kredit. Jika Anda memiliki dua tanda ini, Anda patut waspada sehingga harus bisa mengontrol keuangan agar bisa melunasi tagihan kartu kredit

Hanya kartu kredit solusi pembayaran transaksi
Anda mulai malas membayar secara tunai, dan langsung panik jika tidak membawa kartu kredit, meskipun cuma berbelanja di mini market.
Anda bahkan lebih percaya diri membayar dengan kartu kredit ketimbang menggunakan uang di dompet. Parahnya lagi Anda mengunakan kartu kredit untuk setiap transaksi kecil sekali pun.

Merasa selalu punya uang
Pecandu kartu kredit cenderung merasa selalu memiliki dana tak terbatas meskipun saat itu Anda sedang tidak punya uang. Anda akan baik-baik saja jika diajak jalan-jalan, makan atau nongkrong bareng meskipun belum gajian.

Keberadaan kartu kredit membuat Anda yakin bisa membayar semua pengeluaran. Namun ketika tagihan datang, Anda kelimpungan karena dana untuk membayar sudah tidak ada.

Memiliki lebih dari dua kartu kredit
Anda memiliki lebih dari dua kartu kredit dari bank berbeda di dompet. Anda bangga melakukannya dan bahkan akan mengurus kartu kredit baru bila ada kesempatan meskipun utang di kartu yang lama belum lunas. Meskipun memiliki lebih dari dua kartu kredit, Anda tidak memiliki tujuan penggunaan masing-masing kartu sehingga penggunaannya cenderung sesuka hati.

Menjadikan kartu kredit solusi masalah keuangan
Kalau ada masalah keuangan, misalnya butuh uang cash untuk membayar utang pada teman, Anda melakukan tarik tunai kartu kredit sebagai solusinya. Ibaratnya gali lubang tutup lubang.
Lebih parahnya lagi, Anda memutuskan untuk menggunakan kartu kredit bila gaji Anda tidak cukup. Padahal itu artinya Anda harus berutang dengan biaya mahal.

Padahal kartu kredit hanyalah alat pembayaran sementara yang selanjutnya harus dibayar lunas oleh Anda sebelum tanggal jatuh tempo agar tidak terkena bunga.

Mengalami overlimit dan melebihi tanggal jatuh tempo
Ini bukti yang jelas kalau Anda menggunakan kartu kredit secara serampangan. Bisa jadi karena keperluan mendesak atau untuk memenuhi kebutuhan konsumtif Anda.
Kalau sudah begini Anda bukan saja sudah menjadi pecandu kartu kredit, tetapi juga dalam masalah besar. Gunakan kartu kredit secara bijaksana, jangan sampai overlimit dan lupa mencatat tanggal jatuh tempo. Akibatnya Anda terkena bunga overlimit dan bunga.

Selalu membayar tagihan dengan pembayaran minimal
Selain membayar tagihan sebelum tanggal jatuh tempo, Anda perlu membayar tagihan secara penuh. Sebalinya para pecandu kartu kredit tanpa perencanaan matang sering membayar tagihan dengan pembayaran minimal. Akibatnya utang kartu kredit akan terus bertambah dan membesar karena terkena bunga kartu yang cukup besar.

Tidak kapok melakukan kesalahan
Ciri kecanduan lainnya adalah Anda tidak kapok dalam mengunakan kartu kredit secara serampangan meskipun utang sudah menumpuk dan Anda tidak sanggup membayarnya.

Setiap tagihan datang, Anda akan selalu membayar dengan tagihan minimum hanya untuk bisa mempergunakan kartu kredit lagi di bulan berikutnya. Seharusnya, jika utang kartu kredit sudah menumpuk, Anda harus berhenti menggunakan kartu kredit hingga tagihan tersebut lunas. Setelah lunas, baru Anda bisa menggunakan kartu kredit lagi, tentu dengan perencanaan matang.

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Tanda Anda Tidak Perlu Memiliki Kartu Kredit

4 Tanda Anda Tidak Perlu Memiliki Kartu Kredit

Bisnis | Senin, 08 Mei 2017 | 19:10 WIB

Ini Lima Keistimewaan Global Wealth Management BNI Emerald

Ini Lima Keistimewaan Global Wealth Management BNI Emerald

Bisnis | Sabtu, 29 April 2017 | 09:09 WIB

BNI Persembahkan Kartu BNI Emerald World Debit Pada Nasabah Kaya

BNI Persembahkan Kartu BNI Emerald World Debit Pada Nasabah Kaya

Bisnis | Sabtu, 29 April 2017 | 08:58 WIB

Tiga Cara Mudah Mengerem Nasfu Belanja dengan Kartu Kredit

Tiga Cara Mudah Mengerem Nasfu Belanja dengan Kartu Kredit

Bisnis | Minggu, 23 April 2017 | 08:00 WIB

Bank Bukopin Targetkan Fee Based Income Kartu Kredit Rp900 Miliar

Bank Bukopin Targetkan Fee Based Income Kartu Kredit Rp900 Miliar

Bisnis | Sabtu, 22 April 2017 | 09:24 WIB

Terkini

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:29 WIB

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:27 WIB

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:25 WIB

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:20 WIB

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:18 WIB

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 12:16 WIB

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:03 WIB

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

×