BKPM Puas Indonesia Raih investment Grade Dalam 20 Tahun Terakhir

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 30 Mei 2017 | 11:20 WIB
BKPM Puas Indonesia Raih investment Grade Dalam 20 Tahun Terakhir
Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong. [Dok BKPM]

Untuk pertama kalinya dalam hampir 20 tahun terakhir, tiga lembaga pemeringkat internasional terkemuka memberikan peringkat investment grade atau layak investasi kepada Indonesia. Status investment grade tersebut menunjukkan kepercayaan dunia terhadap kondisi perekonomian di Indonesia.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong menilai bahwa kepercayaan dunia ini harus mampu dimanfaatkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. "Strategi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi menjadi satu dari tiga topik yang akan dibahas. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini berada dalam kisaran 5,1-5,3 persen," ujarnya disela-sela Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/5/2017).

Menurut Thomas, sebenarnya, ekonomi Indonesia berhasil tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir. "Antara tahun 2004 dan 2014, Bank Dunia mencatat Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tumbuh dari 256,8 miliar dolar Amerika Serikat (AS) menjadi 890,5 miliar dolar AS, atau naik 3,5 kali lipat dalam kurun waktu 10 tahun. Namun, baru pada masa Presiden Jokowi, Indonesia berhasil meraih investment grade dari S&P," tutur Tom yang sebelumnya berkarir sebagai fund manager ini.

Tom optimistis bahwa trend positif perekonomian RI yang diciptakan oleh pemerintahan Presiden Jokowi akan membantu pencapaian target pertumbuhan ekonomi tahun 2018 yang dalam RAPBN 2018 dipatok di level 5,4-6,1 persen.

"Untuk mencapai target tersebut realisasi investasi tahun ini ditargetkan mencapai Rp678 triliun, sementara tahun depan Rp795 triliun atau tumbuh 17 persen. Ini membutuhkan kerja ekstra keras," lanjut Tom.

Seperti diketahui, pada tanggal 19 Mei 2017 lalu, Standard & Poor’s (S&P) akhirnya menaikkan sovereign credit rating Indonesia dari BB+ menjadi BBB- dengan outlook stabil. Status investment grade terakhir kali diperoleh Indonesia dari S&P sebelum krisis ekonomi pada tahun 1998.

Indonesia juga telah mendapatkan status investment grade dari dua lembaga pemeringkat internasional lainnya. Moody’s memberikan rating Baa3 dan mengubah outlook menjadi positif sejak Februari 2017. Indonesia juga mengantongi rating BBB- dari Fitch Ratings yang sejak Desember 2016 mengubah outlook Indonesia menjadi positif.

Menurut catatan Bank Indonesia, S&P menaikkan rating Indonesia dari B+ menjadi BB- pada tahun 2006. Pada tahun 2010, lembaga tersebut menaikkan rating Indonesia menjadi BB dan setahun kemudian menjadi BB+. Baru enam tahun setelahnya, tahun 2017, peringkat Indonesia kembali direvisi menjadi BBB-. "Ini merupakan bukti bahwa S&P mengapresiasi reformasi ekonomi yang dilakukan oleh Pemerintahan Presiden Jokowi," papar Tom.

Tom juga menjelaskan bahwa dalam menentukan peringkat suatu negara, lembaga pemeringkat pada umumnya mempertimbangkan sejumlah faktor, antara lain fundamental ekonomi, kondisi moneter dan keuangan, ketahanan fiskal, ketahanan eksternal, serta kemampuan institusional termasuk reformasi struktural.

baca juga

"Perbaikan di berbagai hal di Indonesia seperti kondisi makro, fiskal dan moneter serta berbagai reformasi ekonomi direspons positif oleh lembaga pemeringkat internasional," pungkasnya.

Dalam keterangannya, S&P mengapresiasi pengelolaan anggaran yang realistis serta keberhasilan amnesti pajak. Amnesti pajak mampu menambah penerimaan negara lebih dari 11 miliar dolar AS yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur. S&P juga menilai ekonomi Indonesia saat ini didukung oleh rebound ekspor dan belanja konsumen yang kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Perintahkan Tindak Lanjuti Investment Grade

Jokowi Perintahkan Tindak Lanjuti Investment Grade

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 06:50 WIB

Sektor Infrastruktur Paling Menarik Minat Investor Swedia

Sektor Infrastruktur Paling Menarik Minat Investor Swedia

Bisnis | Sabtu, 27 Mei 2017 | 13:58 WIB

Ini "Sindiran" Luhut ke S&P Untuk Naikkan Peringkat Investasi RI

Ini "Sindiran" Luhut ke S&P Untuk Naikkan Peringkat Investasi RI

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 13:03 WIB

BKPM: Investasi Asing di Sektor Pariwisata Terus Meningkat

BKPM: Investasi Asing di Sektor Pariwisata Terus Meningkat

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 18:43 WIB

BKPM: Invest Manado Hasilkan Kesepakatan Bisnis 400 Juta Dolar AS

BKPM: Invest Manado Hasilkan Kesepakatan Bisnis 400 Juta Dolar AS

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 18:36 WIB

BKPM Tawarkan Investasi Pariwisata Pada 250 Investor Asing

BKPM Tawarkan Investasi Pariwisata Pada 250 Investor Asing

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 11:11 WIB

Presiden Jokowi Minta Investment Grade Indonesia Terus Didongkrak

Presiden Jokowi Minta Investment Grade Indonesia Terus Didongkrak

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 10:29 WIB

BI Gembira S&P Naikkan Peringkat Indonesia BBB+/Outlook Positive

BI Gembira S&P Naikkan Peringkat Indonesia BBB+/Outlook Positive

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 18:24 WIB

BKPM Fasilitasi Investor Cina Masuk Indonesia Lewat Kadin

BKPM Fasilitasi Investor Cina Masuk Indonesia Lewat Kadin

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 17:47 WIB

BKPM: Invest Manado Untuk Pancing Investasi Lebih Besar Dari Cina

BKPM: Invest Manado Untuk Pancing Investasi Lebih Besar Dari Cina

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 17:22 WIB

Terkini

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

×