Jokowi Perintahkan Tindak Lanjuti Investment Grade

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Selasa, 30 Mei 2017 | 06:50 WIB
Jokowi Perintahkan Tindak Lanjuti Investment Grade
Presiden Jokowi bersama sejumlah pejabat negara melakukan salat berjamaah di Istana Bogor, Jawa Barat. [Foto Laily Rachev - Biro Pers Setpres]

Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla sore ini, Senin (29/5/2017), mengumpulkan seluruh jajarannya dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Dalam sidang kali ini, pemerintah membahas mengenai tindak lanjut persiapan jelang Idul Fitri 1438 H dan pemantauan harga bahan pokok jelang hari raya umat Islam tersebut.

“Persiapan Idul Fitri, baik yang berkaitan dengan kelancaran mudik, moda transportasi, stok BBM, harga-harga bahan pokok, semuanya agar betul-betul di lapangan dikontrol, dicek. Agar kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan tidak terjadi,” ucap Presiden.

Presiden juga mengingatkan jajarannya untuk segera mencari solusi atas sejumlah permasalahan yang masih perlu diperbaiki.

“Apabila ada hal yang masih kurang, agar dalam waktu yang masih satu bulan ini bisa dikejar untuk diselesaikan,” tuturnya.

Jaga Tren Positif Investment Grade

Satu hal lain yang turut dibahas Kepala Negara bersama dengan seluruh jajarannya hari ini ialah mengenai perekonomian nasional. Sebagaimana diketahui, belum lama ini, lembaga pemeringkat Standard and Poor's (S&P) telah memberikan kepada Indonesia predikat layak investasi. Hal ini kembali disinggung oleh Presiden dan meminta jajarannya untuk dapat menindaklanjuti capaian tersebut.

"Saya minta ada tindak lanjut sehingga efek positif itu tidak hanya dinikmati pada investasi di portofolio, di saham. Tapi efek positif yang lain itu juga bisa mendorong sektor riil untuk menumbuhkan perekonomian kita. Karena kepercayaan ini, memperlihatkan kemampuan kita dalam mengelola ekonomi, baik kelola fiskal, kelola moneter kita,” ujar Presiden

Oleh karenanya, Presiden meminta agar seluruh kementerian yang terkait dengan sektor riil turut mendorong pergerakan sektor ini.

"Tapi yang paling penting adalah mendorong efek positif dari investment grade betul-betul dirasakan oleh rakyat," tuturnya.

baca juga

Meski demikian, Presiden mengingatkan masih adanya ganjalan masuknya arus uang, modal, dan investasi ke Tanah Air. Oleh sebab itu, Presiden meminta Menko Perekonomian agar melihat secara rinci sekaligus memperbaiki hal-hal yang berkaitan dengan arus investasi, utamanya perizinan.

“Agar perizinan yang menghambat bisa disederhanakan sehingga arus masuk investasi tidak terganggu karena kerumitan di bidang perizinan,” kata Presiden.

Apalagi saat ini masih banyak peraturan setingkat kementerian yang dinilai mempersulit jalannya arus investasi.

"Peraturan Menteri (Permen) cegah jangan sampai keluar. Kalau sampai harus keluar, bicarakan dulu dalam rapat terbatas. Saya melihat masih banyak kementerian mengeluarkan Permen-Permen baru yang akan memperumit kita sendiri," ucapnya.

Tak lupa, Kepala Negara juga menyampaikan agar situasi stabilitas politik dan keamanan Tanah Air disampaikan kepada investor. Mengingat penjelasan tersebut penting sebagai bahan pertimbangan para investor.

“Kalau diberikan penjelasan, mereka (investor) juga akan bisa menerima. Saya kira diterangkan secara simpel, setiap tahun negara kita mempunyai perhelatan Pilkada yang mau tidak mau, pasti sedikit menghangatkan situasi politik kita,” ujar Presiden.

Kemudian berkaitan dengan larangan terbatas, Presiden meminta jajarannya untuk meninjau kembali tujuan dan fungsi larangan terbatas. Larangan yang dikeluarkan harus tetap diawasi dan dapat memberikan manfaat bagi negara.

"Apakah masih diperlukan larangan terbatas? Apakah langsung kita masuk? Langsung penggantian dari kuota langsung masuk ke tarif? Ini akan lebih memudahkan controlling-nya dan tentu saja akan lebih menaikkan sisi penerimaan dari negara," ucap Presiden mengakhiri pengantarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Buka bersama Kabinet, Dengar Tausiah KH Ma'ruf Amin

Jokowi Buka bersama Kabinet, Dengar Tausiah KH Ma'ruf Amin

News | Senin, 29 Mei 2017 | 19:24 WIB

Penulis Buku 'Jokowi Undercover' Divonis 3 Tahun Penjara

Penulis Buku 'Jokowi Undercover' Divonis 3 Tahun Penjara

News | Senin, 29 Mei 2017 | 16:01 WIB

Subsidi Industri Biodiesel Bodong Dinilai Mirip Kasus BLBI

Subsidi Industri Biodiesel Bodong Dinilai Mirip Kasus BLBI

News | Minggu, 28 Mei 2017 | 08:52 WIB

Menohok! Ini Pesan Ramadan dari Jokowi

Menohok! Ini Pesan Ramadan dari Jokowi

Video | Sabtu, 27 Mei 2017 | 14:53 WIB

Sektor Infrastruktur Paling Menarik Minat Investor Swedia

Sektor Infrastruktur Paling Menarik Minat Investor Swedia

Bisnis | Sabtu, 27 Mei 2017 | 13:58 WIB

Ini "Sindiran" Luhut ke S&P Untuk Naikkan Peringkat Investasi RI

Ini "Sindiran" Luhut ke S&P Untuk Naikkan Peringkat Investasi RI

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 13:03 WIB

Jokowi Setuju Bangun Jembatan Terpanjang Indonesia di Kalsel

Jokowi Setuju Bangun Jembatan Terpanjang Indonesia di Kalsel

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 06:28 WIB

Teror Bom Kampung Melayu, Jokowi Serukan Tetap Jaga Persatuan

Teror Bom Kampung Melayu, Jokowi Serukan Tetap Jaga Persatuan

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 09:55 WIB

Bom Kampung Melayu, Jokowi: Tumpas Pelaku Sampai ke Akar-akarnya

Bom Kampung Melayu, Jokowi: Tumpas Pelaku Sampai ke Akar-akarnya

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 09:40 WIB

Megawati Heran Masyarakat Sembarangan Tuduh Jokowi PKI

Megawati Heran Masyarakat Sembarangan Tuduh Jokowi PKI

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 18:54 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×