ATVSI: RUU Penyiaran Bisa Ciptakan Monopoli Industri Penyiaran

Adhitya Himawan

Rabu, 07 Juni 2017 | 20:51 WIB
ATVSI: RUU Penyiaran Bisa Ciptakan Monopoli Industri Penyiaran
Ilustrasi televisi. (Shutterstock)

Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) menilai konsep single mux operator yang diatur dalam RUU Penyiaran berpotensi menciptakan praktik monopoli.

"Di era demokratisasi penyiaran, penerapan konsep single mux operator berpotensi menciptakan praktik monopoli," ujar Ketua ATVSI Ishadi SK di sela acara buka bersama dengan media di Jakarta, Rabu (7/6/2017).

Dia menjelaskan, dalam konsep single mux operator ini, nantinya pemerintah akan menunjuk LPP Radio Televisi Republik Indonesia (RTRI) sebagai satu-satunya penyelenggara penyiaran multipleksing digital.

Penguasaan faktor produksi dalam hal ini frekuensi siaran/slot kanal dan infrastruktur oleh single mux operator dalam hal ini LPP RTRI dinilai merupakan suatu kegiatan yang menunjukkan bahwa ada posisi dominan atau otoritas tunggal oleh pemerintah yang berpotensi disalahgunakan untuk membatasi industri penyiaran.

"Penguasaan yang mengarah pada pembatasan ini dapat mengakibatkan terjadinya praktik monopoli atau persaingan tidak sehat," jelas dia.

Selain itu penetapan RTRI sebagai penyelenggara tunggal multipleksing dipandang berpotensi melanggar Undang-undang Anti Monopoli, serta tidak adanya jaminan terselenggaranta standar layanan penyiaran digital yang baik dan kompetitif.

Ishadi menyampaikan ATVSI telah dipanggil oleh Badan Legislasi DPR RI untuk memberikan tanggapan dan masukan terkait RUU Penyiaran.

Dia berharap masukan yang telah disampaikan itu diakomodasi dalam RUU Penyiaran. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misbakhun Ingin Penerimaan Negara Diperkuat di RUU Penyiaran

Misbakhun Ingin Penerimaan Negara Diperkuat di RUU Penyiaran

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 15:02 WIB

Bahas RUU Penyiaran, Misbakhun Pertanyakan Kepemilikan Frekuensi

Bahas RUU Penyiaran, Misbakhun Pertanyakan Kepemilikan Frekuensi

News | Rabu, 22 Maret 2017 | 14:58 WIB

Komisi I DPR Persoalkan Perpanjangan Izin Penyiaran 10 TV

Komisi I DPR Persoalkan Perpanjangan Izin Penyiaran 10 TV

News | Senin, 03 Oktober 2016 | 19:05 WIB

Hasil Evaluasi KPI Terhadap 10 Stasiun TV Swasta Diragukan

Hasil Evaluasi KPI Terhadap 10 Stasiun TV Swasta Diragukan

News | Rabu, 25 Mei 2016 | 21:06 WIB

Dukung Uji Publik, AJI Desak KPI Audit Jurnalisme TV

Dukung Uji Publik, AJI Desak KPI Audit Jurnalisme TV

News | Kamis, 28 Januari 2016 | 15:52 WIB

Komisi I DPR Tuduh Uji Publik Izin Penyiaran oleh KPI Ilegal

Komisi I DPR Tuduh Uji Publik Izin Penyiaran oleh KPI Ilegal

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 07:11 WIB

Media Penyiaran Diimbau Beritakan Sengketa Pilpres Secara Objektif

Media Penyiaran Diimbau Beritakan Sengketa Pilpres Secara Objektif

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 21:11 WIB

Seorang Warga NAD Buat Petisi Cabut Izin Penyiaran tvOne

Seorang Warga NAD Buat Petisi Cabut Izin Penyiaran tvOne

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 06:36 WIB

Wapres: Indonesia Perlu Insan Penyiaran yang Profesional

Wapres: Indonesia Perlu Insan Penyiaran yang Profesional

Bisnis | Rabu, 23 April 2014 | 06:59 WIB

Terkini

CPNS 2026 untuk Lulusan Apa? Intip Bocorannya

CPNS 2026 untuk Lulusan Apa? Intip Bocorannya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:22 WIB

UMKM Menjamur, Pekerjaan Layak Menghilang: Ironi Sistem Kerja di Indonesia

UMKM Menjamur, Pekerjaan Layak Menghilang: Ironi Sistem Kerja di Indonesia

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 11:10 WIB

Pemain Takut, Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Away ke Yordania

Pemain Takut, Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Away ke Yordania

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 11:09 WIB

Arti Telinga Terasa Panas atau Memerah Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Tafsirnya

Arti Telinga Terasa Panas atau Memerah Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Tafsirnya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:07 WIB

Pengekspor Pakaian Terbesar, Gaji Buruh Garmen di Negara Ini Tak Cukup untuk Sekali Makan Sehari

Pengekspor Pakaian Terbesar, Gaji Buruh Garmen di Negara Ini Tak Cukup untuk Sekali Makan Sehari

News | Minggu, 08 November 2026 | 11:05 WIB

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:02 WIB

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 10:57 WIB

Dana Korban Penipuan Rp967,5 Miliar Berhasil Diblokir

Dana Korban Penipuan Rp967,5 Miliar Berhasil Diblokir

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 10:56 WIB

Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'

Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:55 WIB

Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter

Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter

Jawa Tengah | Minggu, 08 November 2026 | 10:54 WIB

×