Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Inilah Sebab Investasi Migas di NTT Tak Alami Kemajuan

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 20 Juni 2017 | 13:20 WIB
Inilah Sebab Investasi Migas di NTT Tak Alami Kemajuan
Kilang migas di laut milik Inpex. [inpex.com]

Pengamat ekonomi Dr James Adam MBA mengatakan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur perlu mengadakan riset atau penelitian ilmiah tentang potensi minyak dan gas bumi (migas) untuk mendukung investasi di provinsi berbasis kepulauan ini.

"Investasi yang masuk ke NTT untuk migas belum ada kemajuan karena tidak didukung oleh informasi dan data-data potensi yang kita miliki," kata mantan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang itu saat dihubungi di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (20/6/2017).

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki Badan Riset Daerah yang bisa dimanfaatkan untuk kerja riset ilmiah untuk mendapatkan peta potensi migas sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan investasi.

Berdasarkan pengamatannya, belum ada riset yang berkaitan dengan pertambangan dan energi di NTT, sebab Badan Riset Daerah lebih banyak berukutat pada masalah ekonomi, budaya, sosiologi, dan lainnya.

Persoalan lain, James menilai pemerintah daerah setempat belum berkeinginan bekerja sama dengan lembaga-lembaga independen atau yang profesional berkaitan dengan pertambangan.

"Mestinya ada kerja sama itu, jadi di APBD juga dianggarkan untuk penelitian pertambangan yang bisa menggandeng lembaga independen atau perguruan tinggi sehingga bisa memperoleh data yang valid," katanya.

Menuruntya, investor membutuhkan informasi dan data-data yang memadai tentang potensi pertambangan di NTT terkait titik-titik lokasinya, seberapa besar kandungan sumber daya, faktor keamanan lingkungan dan sebagainya.

"Misalnya potensi itu ada di Lembata atau Flores maka kita tidak bisa turun ke mesyarakat dan menyimpulkan bahwa ada potensi di sana, harus ada penelitian sehingga investor tahu di lokasi ini ada potensi, kandungan sekian metrik ton, dan sebagainya," katanya.

Anggota IFAD (International Fund for Agricultural Development) menyebut peta potensi batu mangan yang lebih memadi justeru dimiliki pihak lain seperti perguruan tinggi seperti yang ada di Institut Teknologi Bandung (ITB) dibanding dinas teknis di daerah setempat.

"Pernah ketika berkunjung ke Fakultas Geologi di ITB saya disodorkan peta potensi mangan di seluruh NTT yang memadai namun ketika dicek ke dinas teknis, data-data seperti itu tidak ada," katanya.

James menambahkan jika pemerintah daerah tidak menyajikan informasi dan data yang memadai soal potensi migas maka upaya menggenjot target pertumbuhan investasi pada sektor pertambangan menjadi sulit.

"Kalau investasi digenjot dari sektor lain seperti jasa, perdagangan, transportasi itu memungkinkan tapi kalau dari pertambangan saya kira masih belum memungkinkan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpaduh Satu Pintu (PMPTSP) NTT Semuel Rebo mengatakan pemerintah pusat telah memberikan target kepada NTT untuk merealisasikan nilai investasi sebesar Rp8,2 triliun dalam 2017.

"Target investasi yang diberikan BKPM tersebut dua kali lipat lebih besar dari capaian tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp3,1 triliun," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Balita dan Pemuda di NTT Tewas Usai Santap Kepiting

Satu Balita dan Pemuda di NTT Tewas Usai Santap Kepiting

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 14:24 WIB

Gerindra Tolak Jokowi Angkat Dwi Soetjipto Jadi Kepala SKK Migas

Gerindra Tolak Jokowi Angkat Dwi Soetjipto Jadi Kepala SKK Migas

Bisnis | Jum'at, 02 Juni 2017 | 14:23 WIB

Kementerian ESDM Tetapkan 15 Wilayah Kerja Migas Baru

Kementerian ESDM Tetapkan 15 Wilayah Kerja Migas Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2017 | 17:36 WIB

Kementerian ESDM Teken Kerjasama Migas Dengan Uni Emirat Arab

Kementerian ESDM Teken Kerjasama Migas Dengan Uni Emirat Arab

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 19:05 WIB

Banyak Kontrak Migas Yang Habis, Wabup Kutai Cemas Soal PHK

Banyak Kontrak Migas Yang Habis, Wabup Kutai Cemas Soal PHK

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 13:36 WIB

Solusi Pemerintah Genjot Investasi Migas

Solusi Pemerintah Genjot Investasi Migas

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 11:46 WIB

Hanura: Pertamina Akan Jadi Sapi Perah Perusahaan Jusuf Kalla

Hanura: Pertamina Akan Jadi Sapi Perah Perusahaan Jusuf Kalla

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2017 | 16:29 WIB

Jonan Prediksi Investasi Migas 2017 Mengecil Dibanding 2016

Jonan Prediksi Investasi Migas 2017 Mengecil Dibanding 2016

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2017 | 15:58 WIB

Revisi PP Pajak Migas Tak Kunjung Kelar, Menteri ESDM Frustasi

Revisi PP Pajak Migas Tak Kunjung Kelar, Menteri ESDM Frustasi

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2017 | 15:50 WIB

Jonan: Migas Adalah Kunci Perekonomian Sebuah Negara

Jonan: Migas Adalah Kunci Perekonomian Sebuah Negara

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2017 | 15:42 WIB

Terkini

Momentum Tanggal Kembar Jadi Waktu Favorit Wisatawan Indonesia

Momentum Tanggal Kembar Jadi Waktu Favorit Wisatawan Indonesia

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:57 WIB

IHSG Menghijau, Saham BBCA Rebound Tipis ke Level Rp5.875

IHSG Menghijau, Saham BBCA Rebound Tipis ke Level Rp5.875

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:53 WIB

Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:40 WIB

Zulhas Ungkap Marak Penipuan Rekrutmen Kopdes Merah Putih: Seleksi Gratis dan lewat Situs Resmi

Zulhas Ungkap Marak Penipuan Rekrutmen Kopdes Merah Putih: Seleksi Gratis dan lewat Situs Resmi

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:38 WIB

639 Ribu Pelamar Berebut 35.476 Formasi Kopdes Merah Putih

639 Ribu Pelamar Berebut 35.476 Formasi Kopdes Merah Putih

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:19 WIB

Surplus Neraca Perdagangan Dorong IHSG Naik pada Sesi I, 359 Saham Menghijau

Surplus Neraca Perdagangan Dorong IHSG Naik pada Sesi I, 359 Saham Menghijau

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:02 WIB

Bank Mega Syariah Cetak Laba Rp79,97 Miliar di Triwulan I 2026

Bank Mega Syariah Cetak Laba Rp79,97 Miliar di Triwulan I 2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 12:53 WIB

Cek Katalog Promo Superindo Weekday Terbaru 4-7 Mei 2026, Diskon Gila-gilaan Awal Pekan

Cek Katalog Promo Superindo Weekday Terbaru 4-7 Mei 2026, Diskon Gila-gilaan Awal Pekan

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 12:03 WIB

Telin dan DITO Telecommunity Perkuat Konektivitas Regional, Dorong Akselerasi Ekosistem Digital

Telin dan DITO Telecommunity Perkuat Konektivitas Regional, Dorong Akselerasi Ekosistem Digital

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 12:00 WIB

Harga Pangan Nasional 4 Mei 2026: Bawang Merah Tembus Rp52.700/Kg, Cabai dan Gula Ikut Meroket

Harga Pangan Nasional 4 Mei 2026: Bawang Merah Tembus Rp52.700/Kg, Cabai dan Gula Ikut Meroket

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 11:55 WIB