Coba Bandingkan, Lebih Hemat Mana, Transaksi Tunai atau Non-Tunai

Angelina Donna

Selasa, 20 Juni 2017 | 19:50 WIB
Coba Bandingkan, Lebih Hemat Mana, Transaksi Tunai atau Non-Tunai

Suara.com - Pada 2014, Bank Indonesia meluncurkan program Gerakan Nasional Non-Tunai. Mempermudah transaksi keuangan jadi salah satu tujuannya.

Tapi ada satu hal lain yang menjadi dasar digalakkannya gerakan non-tunai ini, bisa lebih hemat. Apakah benar demikian? Apa kalau transaksi tunai pasti lebih boros? Mari kita bedah bersama-sama.

Transaksi Non-Tunai vs Tunai
Seperti namanya, transaksi non-tunai sama sekali tidak melibatkan duit cash. Yang diperlukan adalah kartu atau kertas sebagai alat pembayaran.

Kartu yang bisa digunakan untuk transaksi non-tunai antara lain:

Kartu kredit
Kartu ini diterbitkan oleh bank atau lembaga keuangan yang berwenang dengan cara nasabah mengajukan permohonan terlebih dulu. Jika memakai kartu kredit untuk transaksi, kita mesti membayar belakangan ketika tagihan datang.

Saat akan membeli barang, berikan kartu kredit ke petugas kasir. Nantinya petugas akan memasukkan data harga barang ke mesin EDC, lalu menggesekkan kartu itu.

Untuk verifikasi transaksi, kita selaku pemilik kartu kredit memasukkan nomor identifikasi personal (PIN). Dulu, verifikasi bisa pakai tanda tangan. Tapi sudah ada aturan yang mewajibkan penggunaan PIN demi keamanan.

Kartu debit
Kartu debit sering juga disebut sebagai kartu ATM. Jika membuka rekening tabungan di bank, biasanya akan dapat kartu ini untuk menarik uang di mesin ATM atau transaksi.
Bedanya dengan kartu kredit adalah kita bisa menggunakan kartu debit untuk transaksi hanya jika ada dana di tabungan. Sebab, dana akan otomatis terpotong saat kita menggunakannya untuk transaksi.

Verifikasi transaksi dengan kartu debit juga memakai PIN. Prosesnya pun sama dengan kartu kredit, yakni lewat mesin EDC.

Kartu uang elektronik
Kartu yang juga kerap dinamai e-money ini cukup jauh berbeda dengan kartu debit dan kredit. Cara kerjanya lebih mirip dengan voucher pulsa.
Untuk bisa menggunakan e-money untuk transaksi, kartu harus diisi dulu. Kartu ini umumnya diterbitkan bank, antara lain lewat kerja sama dengan pihak lain seperti minimarket atau angkutan umum.

Penggunaan kartu uang elektronik bisa juga untuk naik angkutan umum, misalnya kereta komuter dan bus Transjakarta di Ibu Kota. Kartu ini dapat dipakai juga untuk bayar tarif tol lewat gerbang khusus yang biasanya sepi antrean.

Selain 3 kartu itu, sebenarnya ada alat transaksi non-tunai lainnya seperti cek dan giro. Tapi nasabah individu jarang menggunakannya. Biasanya, alat itu dipakai untuk transaksi perusahaan atau dalam jumlah besar.

Melihat penjelasan di atas, terlihat bahwa jika memilih transaksi menggunakan metode non-tunai, kita gak perlu pegang duit banyak-banyak. Godaan beli ini-itu pakai duit cash bisa lebih ditekan.
Pemakaian kartu untuk belanja bisa lebih dijaga. Dengan kartu kredit, misalnya, ada limit yang ditentukan bank. Kita pun bisa menentukan limit sendiri agar gak kebablasan.

Dengan menggunakan transaksi non-tunai, kita pun bisa terhindar dari kesalahan hitungan. Pernah tidak kita ngasih duit kelebihan tanpa sadar. Kalau pakai kartu, kita bisa bayar pas dengan melihat layar pada mesin EDC.

Nah, kalau pakai transaksi non-tunai, nominal harga sudah terlihat oleh kedua pihak. Kita pun jadi bisa berhemat, sementara mereka tidak repot menghitung uang yang kita berikan dan menyiapkan kembalian.

Sering ada diskon jika pakai kartu-kartu itu untuk transaksi. Ini khususnya kartu kredit, yang kerap menjalin kerja sama dengan merchant untuk memberikan diskon serta rewards bagi penggunanya.


Baca juga artikel DuitPintar lainnya:

Seluk-Beluk Kartu Kredit yang Wajib Diketahui Konsumen

Cara Kerja Mesin EDC: Ngambil Duit Gak Perlu ke ATM, Cukup Gesek Kartu

Infographic: Bagaimana Bank Menentukan Limit Kartu Kredit? Simak Dulu Asal Usulnya

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Alasan Mengapa Kartu Pembayaran Lebih Aman Dibanding Uang Tunai

6 Alasan Mengapa Kartu Pembayaran Lebih Aman Dibanding Uang Tunai

Bisnis | Selasa, 20 Juni 2017 | 13:59 WIB

Bank Danamon Luncurkan Fitur Baru Pembayaran Kartu Kredit

Bank Danamon Luncurkan Fitur Baru Pembayaran Kartu Kredit

Bisnis | Selasa, 20 Juni 2017 | 08:55 WIB

BI Ungkap Tiga Modus Kejahatan Sistem Pembayaran

BI Ungkap Tiga Modus Kejahatan Sistem Pembayaran

Bisnis | Selasa, 20 Juni 2017 | 07:24 WIB

Yuk Manfaatkan Promo Kartu Kredit untuk Berbelanja Kebutuhan Leba

Yuk Manfaatkan Promo Kartu Kredit untuk Berbelanja Kebutuhan Leba

Bisnis | Senin, 19 Juni 2017 | 20:49 WIB

Pahami Dulu Apa Itu Kartu Kredit Agar Benar-benar Membantu Anda

Pahami Dulu Apa Itu Kartu Kredit Agar Benar-benar Membantu Anda

Bisnis | Jum'at, 16 Juni 2017 | 16:00 WIB

Terkini

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:33 WIB

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:29 WIB

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:27 WIB

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:25 WIB

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:20 WIB

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:18 WIB

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 12:16 WIB

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:03 WIB

×