Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Menkeu Ingin Belanja Negara di Semester II-2017 Naik

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 25 Agustus 2017 | 05:06 WIB
Menkeu Ingin Belanja Negara di Semester II-2017 Naik
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (12/7/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengharapkan belanja pemerintah dapat lebih meningkat pada semester II-2017 dan menyumbang kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di akhir tahun.

"Kita berharap pada semester dua, belanja negara mulai meningkat," kata Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (24/8/2017).

Sri Mulyani mengatakan belanja pemerintah yang meningkat tersebut bisa mendorong konsumsi masyarakat yang pada semester I-2017 belum tumbuh optimal.

"Kita berharap optimisme muncul, karena penyerapan belanja yang meningkat, menyebabkan uang itu muncul dan bergulir di masyarakat," katanya.

Selain itu, instrumen fiskal yang bisa diandalkan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong konsumsi rumah tangga pada semester II-2017 adalah dengan menjaga ekspektasi laju inflasi.

"Tidak ada kenaikan harga 'administered' berarti itu akan menurunkan ekspektasi inflasi," ujar Sri Mulyani.

Ia menambahkan kebijakan fiskal pemerintah yang bersinergi dengan kebijakan moneter bisa memunculkan respon positif atas kondisi perekonomian kepada masyarakat serta pelaku ekonomi.

"Ini satu set yang disebut kebijakan fiskal, moneter dan kebijakan pemerintah di sektor riil. Itu semua secara bersama-sama akan memengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengharapkan kontribusi belanja pemerintah yang lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi hingga akhir 2017.

Agus mengatakan belanja yang lebih efektif tersebut bisa memberikan sumbangan terhadap konsumsi pemerintah yang terkontraksi pada triwulan II-2017.

Konsumsi pemerintah pada triwulan II-2017 sempat tercatat tumbuh negatif 1,93 persen karena realisasi belanja pegawai maupun belanja barang yang turun dibandingkan periode sama tahun lalu.

Ia menambahkan kontribusi pemerintah melalui belanja modal diharapkan ikut meningkat sebab bisa memberikan dampak positif kepada kinerja investasi dalam jangka panjang.

"Kami yakin investasi pada semester dua akan membaik, karena pada triwulan dua menunjukkan pertumbuhan yang membaik, bukan hanya karena infrastruktur oleh pemerintah namun juga swasta," kata Agus. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkeu Minta DPR Ingat Penolakan Publik Soal Proyek Gedung Baru

Menkeu Minta DPR Ingat Penolakan Publik Soal Proyek Gedung Baru

Bisnis | Kamis, 24 Agustus 2017 | 19:50 WIB

Sri Mulyani Prediksi Defisit RAPBN 2018 Sebesar 2,19 Persen

Sri Mulyani Prediksi Defisit RAPBN 2018 Sebesar 2,19 Persen

Bisnis | Senin, 21 Agustus 2017 | 14:26 WIB

Rini Optimis Target Setoran Dividen Rp43,69 Triliun Bisa Tercapai

Rini Optimis Target Setoran Dividen Rp43,69 Triliun Bisa Tercapai

Bisnis | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 19:22 WIB

Sri Mulyani Klaim Target Pajak Rp1.609 Triliun Realistis

Sri Mulyani Klaim Target Pajak Rp1.609 Triliun Realistis

Bisnis | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 16:27 WIB

Rayakan HUT RI, Sri Mulyani Jajal Lomba Catur Hingga Panahan

Rayakan HUT RI, Sri Mulyani Jajal Lomba Catur Hingga Panahan

News | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 15:06 WIB

Inilah Alokasi Subsidi Dalam RAPBN 2018

Inilah Alokasi Subsidi Dalam RAPBN 2018

Bisnis | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 14:52 WIB

INDEF: RAPBN 2018 Lebih Baik Dibanding Tiga Tahun Terakhir

INDEF: RAPBN 2018 Lebih Baik Dibanding Tiga Tahun Terakhir

Bisnis | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 12:44 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 5,4 Persen, Pakar: Sulit Tercapai

Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 5,4 Persen, Pakar: Sulit Tercapai

Bisnis | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 11:19 WIB

Gerindra Sindir Jokowi Tidak Percaya Diri Dalam RAPBN 2018

Gerindra Sindir Jokowi Tidak Percaya Diri Dalam RAPBN 2018

Bisnis | Kamis, 17 Agustus 2017 | 14:55 WIB

Terkini

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:15 WIB

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:02 WIB

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:09 WIB

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:13 WIB

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:23 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB