Kementan Inovasi Mesin Panen Bawang Merah

Siswanto

Senin, 23 Oktober 2017 | 12:48 WIB
Kementan Inovasi Mesin Panen Bawang Merah
Bawang merah

Suara.com - Mesin pemanen bawang merah ini selain dapat dipergunakan untuk memanen bawang merah, juga dapat digunakan untuk memanen produk hortikultura lainnya seperti bawang putih, kacang tanah dan kentang. Mesin ini merupakan hasil inovasi terbaru yang dihasilkan oleh Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) Kementan yang telah dilaunching oleh Bapak Menteri Pertanian, 24 Agustus 2017 yang lalu.

Kepala BBP Mektan Andi Nur Alam Syah mengatakan mesin tersebut didisain sebagai implemen yang berfungsi untuk memanen bawang merah dan produk hortikultura lainnya, sehingga dapat meningkatkan efektivitas penggunaan traktor baik roda dua maupun roda empat. Implemen ini digandengkan dengan traktor roda empat sehingga mempunya kapasitas tinggi. Mesin panen ini menggunakan daya putar Power Take Off (PTO) - 250 rpm sebagai tenaga penggeraknya.

“Alsin yang dikembangkan oleh Badan Litbang Pertanian Kementan melalui BBP Mektan pada tahun 2017 ini, dapat memanen umbi lebih cepat, efektif dan efisien, dibandingkan tenaga manusia. Alsin ini dilengkapi dengan kemampuan untuk menggali umbi, mengambil dan memisahkan tanah dari umbi,” kata Nur Alam di Jakarta.

Nur Alam menjelaskan bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan yang memiliki arti penting bagi masyarakat, baik dilihat dari penggunaannya sebagai bumbu masak yang dibutuhkan sehari-hari maupun dari nilai ekonominya yang tinggi. Oleh sebab itu perbaikan cara-cara budidaya mulai dari persiapan lahan, penerapan teknik budidaya, perbaikan penanganan panen dan pascapanen, prosessing, dan pemasaran perlu dilakukan agar hasil panen bawang merah mempunyai nilai tambah, menghasilkan produk yang bermutu dan berdaya saing.

“Salah satu unsur untuk mendukung kegiatan di atas maka dengan menggunakan mesin pemanen bawang merah merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kendala panen oleh petani,” urainya.

Lebih lanjut Nur Alam jelaskan keunggulan mesin ini adalah dapat memanen bawang merah dengan cepat, sehingga efisien penggunaan tenaga kerja dan waktu dalam pemanenan bawang merah. Mesin ini mempunyai kapasitas lapang 0.24 ha/jam (4.17 jam/ha), kecepatan kerja 1.5 - 20 km/jam dan lebar kerja 120 cm dengan putaran dari Power Take Off (PTO) - 250 rpm, untuk pemanenan bawang merah.

“Jadi panen cepat dan hemat biaya tenaga kerja. Petani dipastikan dapat keuntungan lebih jika gunakan mesin panen lainnya,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×