BJBR Terbitkan Obligasi dan Obligasi Subordinasi Tahap I Rp2,5 T

Rabu, 01 November 2017 | 09:35 WIB
BJBR Terbitkan Obligasi dan Obligasi  Subordinasi Tahap I Rp2,5 T
Investor Gathering bank bjb, Jakarta, Jumat (27/10/2017). (Sumber: Istimewa)

Suara.com - Sejak awal berdiri, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk., atau lebih dikenal dengan nama Bank BJB berkomitmen untuk melayani masyarakat sebagai bank umum terpercaya dengan dukungan kuat dari pemerintah daerah selaku pemegang saham. Saat ini, Bank BJB telah memiliki jaringan kantor yang tersebar di Indonesia, terutama Jawa Barat, Banten, dan Jakarta yang merupakan pusat perekonomian Indonesia.

Seiring dengan berkembangnya literasi keuangan masyarakat Indonesia, Bank BJB berambisi untuk menangkap berbagai peluang ekspansi dengan memperkuat strategi usaha, memperluas jaringan, dan meningkatkan penetrasi pasar melalui pertumbuhan usaha dan kemitraan strategis untuk meningkatkan nilai stakeholders.

Oleh karenanya, Bank BJB (IDX : BJBR) memutuskan untuk menerbitkan surat utang melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB), dengan total target dana yang diperoleh sebesar Rp 4,5 T, dimana pada tahap I tahun 2017 ini diterbitkan sebesar Rp2,5 T, yang terdiri dari Obligasi sebesar Rp1,5 T dan Obligasi Subordinasi sebesar Rp1 T, sebagai upaya mendiversifikasi instrumen pendanaan dan permodalan dalam rangka ekspansi kredit perusahaan.

Direktur Utama Bank BJB, Ahmad Irfan, mengatakan, dana dari hasil obligasi ini akan digunakan untuk ekspansi kredit.

“Perusahaan akan menempatkan dana tersebut dalam struktur dan instrumen keuangan yang aman, likuid dan menguntungkan,” ujar Irfan, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta,  Jumat (27/10/2017).

Skema obligasi yang ditawarkan Bank BJB pada PUB tahap I tahun 2017 senilai Rp2,5 T, yang terdiri dari Obligasi sebesar Rp1,5 T, yang terbagi menjadi tiga seri, yakni Seri A dengan tenor 3 tahun, Seri B tenor 5 tahun, dan Seri C tenor 7 tahun, serta Obligasi Subordinasi sebesar Rp1 T, yang terbagi menjadi 2 seri, yakni Seri A dengan tenor 5 tahun dan Seri B dengan tenor 7 tahun dengan pembayaran kupon dilakukan setiap 3 bulan.

Obligasi yang diterbitkan ini mendapatkan peringat idAA- (Double A Minus) dan idA (Single A) untuk Obligasi Subordinasi dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Masa penawaran awal instrumen ini dibuka pada 27 Oktober - 10 November 2017, dengan masa penawaran umum diperkirakan akan dilakukan dari 24 November - 28 November 2017, serta penjatahan akan dilakukan pada 29 November 2017. Adapun pencatatan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan dilakukan pada 4 Desember 2017.  

Dalam aksi korporasi ini, bank bjb menunjuk empat perusahaan penjamin pelaksana emisi, yakni BCA Sekuritas, CIMB Sekuritas Indonesia, RHB Sekuritas Indonesia dan Sucor Sekuritas. Selain itu, PT Bank Mega, Tbk ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan instrumen tersebut. Secara total, emiten bersandi saham BJBR ini telah 8 kali menerbitkan Obligasi dan 1 kali menerbitkan Obligasi Subordinasi.



Sebagai informasi, Bank BJB mencatatkan kinerja keuangan pada Triwulan II 2017 dengan total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun dari masyarakat naik menjadi sebesar Rp85,4 T,  atau tumbuh 15,6 persen year on year (y-o-y). Total Aset Bank BJB tercatat sebesar Rp108,6 T, atau tumbuh 11,7 persen y-o-y. Sebagai lembaga perbankan yang menjalankan fungsi intermediasi, Bank BJB juga berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit yang cukup baik yakni mencapai 12,9 persen y-o-y, dengan total kredit yang disalurkan Bank BJB sebesar Rp68,2 T.

Pertumbuhan kredit yang cukup baik ini diimbangi dengan keberhasilan Bank BJB menjaga Rasio Kredit Bermasalah (NPL) di level 1,57 persen, atau jauh lebih baik dibandingkan Triwulan II 2016, yang berada pada level 2,02 persen. Kinerja yang positif ini membawa laba bersih bank bjb tercatat sebesar Rp829 M.

“Tren peningkatan kinerja secara keseluruhan berhasil kita jaga dengan baik, sehingga kami tetap optimistis bahwa tahun 2017 ini akan mampu kita lalui dengan catatan kinerja yang membanggakan," tambah Irfan lagi.

Ia menambahkan, “NPL kita turun terus sejak 2014, sekarang sudah 1,57 persen. Target kita adalah bisnis yang berkualitas. Diharapkan dengan itu, Bank BJB tetap eksis di masa yang akan datang dan dapat masuk dalam jajaran 10 besar bank nasional yang berkinerja baik.”

Sebagai upaya untuk mewujudkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan berkesinambungan, di dalam menjalankan roda perusahaan, Bank BJB senantiasa mematuhi peraturan yang berlaku sehingga implementasi Good Corporate Governance (GCG) dapat berjalan dengan baik.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan Bank BJB dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan azas prudential banking” tutup Irfan.



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI