Karyawan Freeport Mengaku Dipaksa Ambil PHK Sukarela

Adhitya Himawan

Senin, 12 Maret 2018 | 15:07 WIB
Karyawan Freeport Mengaku Dipaksa Ambil PHK Sukarela
Ratusan karyawan PT Freeport Indonesia berdemonstrasi di Kantor Bupati Mimika, Papua, Jumat (17/2).

Suara.com - Salah seorang tim panitia mogok kerja karyawan PT. Freeport Indonesia, Deddy Muchlis, membeberkan sejumlah fakta terkait aksi mogok kerja kawan-kawannya terhadap Freeport di Mimika, Papua. Muchlis menganggap, Freeport kini telah berlaku sewenang-wenang seperti kebijakan merumahkan karyawan tanpa batas (Furlough) secara tiba-tiba.

Hal ini tentu menimbulkan polemik lantaran bukan hanya karyawan yang sudah tidak produktif lagi, namun mereka yang rajin bekerja dan tidak pernah absen pun juga turut terkena dampak kebijakan ini. Disampaikan oleh Muchlis dalam konferensi pers yang digelar oleh Lokataru Foundation di Bakoel Koffie, Cikini Raya Jakarta Pusat, Minggu (11/3/2018).

“Kalau yang sudah mau pensiun bagi kami okelah. Tapi bagi teman-teman kami yang baru satu atau dua tahun kerja tiba-tiba di Furlough. Mereka tidak tahu alasannya, padahal selama ini mereka bekerja dengan baik dan rajin bahkan belum pernah sekalipun absen kerja,” ujar Muchlis.

“Kami di PHK (Furlough) satu per satu. Awalnya Freeport beralasan karena saat itu tidak boleh melakukan ekspor. Namun setelah izin ekspor sudah diperbolehkan oleh pemerintah, kami yang di Furlough itu tidak dipanggil kembali,” kata Muchlis.

“Kami dipaksa mengambil paket PPHKS namanya. Paket Pemutusan Hubungan Kerja Sukarela. Itu berlangsung hampir setiap Minggu ada saja kawan kami yang ditelpon untuk mengambil paket itu,” ungkap Muchlis.

Menurut Muchlis kebijakan ini dinilai tidak adil karena tidak dilibatkannya lagi perwakilan pekerja Freeport dalam pengambilan setiap kebijakan perusahaan.

Hal ini jelas telah melanggar kesepakatan yang telah dibuat di tahun 2014 sebelumnya. Dikenal dengan nama kesepakatan New Era. Ditandatangani sendiri oleh pemilik saham atau pendiri Freeport McMoran Inc, James Bob Moffett dengan perwakilan pekerja Freeport Indonesia di Mimika, Papua.

“Kesepakatan di 2014 menyatakan bahwa semua kebijakan yang akan dikeluarkan oleh Freeport haruslah melibatkan perwakilan pekerja. Kesepakatan ini kami sebut Kesepakatan New Era. Kesepakatan ini ditandatangani sendiri langsung oleh pemilik saham Freeport, James Bob Moffett,” ungkap Muchlis.

Deddy Muchlis menegaskan bahwa selama ini Freeport memberikan pernyataan bohong kepada media. Freeport mengklaim, ribuan karyawannya telah mengundurkan diri. Padahal faktanya, mereka melakukan aksi mogok kerja.

“Karena kebijakan itu akhirnya kami marah. Marah dan melupakan kemarahannya itu dalam bentuk aksi spontanitas mogok. Sampai saat ini, Freeport klaim bahwa kami sudah mengundurkan diri. Kami itu sudah dianggap mengundurkan diri,” kata Muchlis.

“Masuk akal gak, kalau mengundurkan diri sebanyak ribuan orang secara bersamaan? 3000 sampai 8000 orang yang selalu Freeport umumkan di media bahwa kami mengundurkan diri,” ungkap Deddy yang juga menjabat sebagai Sekretaris Koordinator Cabang Brigade Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (SP KEP) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Mimika, Papua.

Mereka melakukan aksi tersebut karena menganggap Freeport telah berlaku sewenang-wenang dalam memberlakukan PHK secara sepihak tanpa melibatkan perwakilan dari pekerja terlebih dahulu. Hal ini juga dibarengi dengan alasan yang tidak jelas.

“Saya mau bilang bahwa itu hanya sebelah pihak. Kami protes terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh Freeport,” kata Muchlis. (Priscilla Trisna)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:23 WIB

7 Cara Mengakhiri Hubungan Kerja yang Benar dan Tetap Profesional, Bukan Asal Pecat

7 Cara Mengakhiri Hubungan Kerja yang Benar dan Tetap Profesional, Bukan Asal Pecat

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:39 WIB

Banyak Sosok yang Masih Rangkap Jabatan di Jajaran Manajemen DSI

Banyak Sosok yang Masih Rangkap Jabatan di Jajaran Manajemen DSI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Bukan Punya Bahlil! Menteri HAM Pigai Pasang Badan Kawal 10 Persen Saham Freeport untuk Papua Tengah

Bukan Punya Bahlil! Menteri HAM Pigai Pasang Badan Kawal 10 Persen Saham Freeport untuk Papua Tengah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:02 WIB

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran

Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:31 WIB

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:52 WIB

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:21 WIB

TikTok - Tokopedia Bantah Isu PHK Massal Pegawai Usai Bertemu DPR dan Menaker

TikTok - Tokopedia Bantah Isu PHK Massal Pegawai Usai Bertemu DPR dan Menaker

Video | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:03 WIB

Terkini

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:20 WIB

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:18 WIB

×