Hindari Krisis Ekonomi, Warga Venezuela Kabur ke Perbatasan

Fajarina Nurin, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 28 Agustus 2018 | 05:17 WIB
Hindari Krisis Ekonomi, Warga Venezuela Kabur ke Perbatasan
Sekelompok masyarakat Venezuela masuk perbatasan Kolombia tanpa izin. [AFP]

Suara.com - Venezuela dilanda krisis ekonomi. Krisis yang dialami Venezuela ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2013, yaitu sejak kematian mantan Presiden Venezuela, Hugo Chavez.

Namun tahun ini, Venezuela berada di ambang kehancurannya karena tingkat inflasi yang sangat tinggi. Hal ini membuat warga menjadi tidak tahan untuk menjalani hidup di negaranya sendiri.

Untuk menghindari krisis tersebut, puluhan ribu warga Venezula memutuskan untuk meninggalkan negaranya tersebut. Mereka berjalan kaki melintasi perbatasan karena ingin mencari kehidupan yang lebih baik di Brasil, Kolombia, Ekuador, Peru, dan negara lainnya. Migrasi tersebut sudah terlihat sejak Sabtu (25/8/2018).

Sejak tahun 2014, lebih dari dua juta orang Venezuela telah meninggalkan negara ini. Hal tersebut lantaran Venezuela sering mengalami pemadaman listrik, dan kekurangan air, serta kekurangan makanan dan persediaan medis.

Dilansir melalui BBC, berdasarkan data PBB, sebanyak 26 ribu warga Venezuela tiba di Peru pada 2017. Namun, kepala imigrasi Peru, Eduardo Sevilla, mengatakan jumlah warga Venezuela yang masuk negaranya jauh lebih besar sejak tahun lalu.

Menurutnya, warga Venezuela yang berada di Peru saat ini mencapai 400 ribu orang. Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Filippo Grandi, mendesak Peru dan Ekuador untuk "terus membiarkan mereka yang membutuhkan perlindungan internasional untuk mengakses keamanan dan mencari suaka".

Perdana Menteri Peru César Villanueva mengatakan, diberlakukannya paspor di perbatasan bukan berarti Peru "menutup pintu" bagi para migran dari Venezuela.

Hanya saja, César mengatakan bahwa kartu tanda penduduk Venezuela tidak memberikan cukup informasi cukup dan dapat dengan mudah dipalsukan.

Selain itu, selama tiga tahun terakhir, sekitar 3 ribu orang Venezuela memasuki Kolombia setiap hari. Negara itu memberikan tempat tinggal sementara kepada lebih dari 800 ribu orang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Krisis, Warga Venezuela Pilih Makan Daging Busuk dan Jadi PSK

Krisis, Warga Venezuela Pilih Makan Daging Busuk dan Jadi PSK

Bisnis | Senin, 27 Agustus 2018 | 09:35 WIB

Kolombia Tuduh Tentara Venezuela Masuki Parbatasan Tanpa Izin

Kolombia Tuduh Tentara Venezuela Masuki Parbatasan Tanpa Izin

News | Rabu, 22 Agustus 2018 | 05:30 WIB

Hiperinflasi Venezuela, Secangkir Kopi Dihargai 2 Juta Bolivar

Hiperinflasi Venezuela, Secangkir Kopi Dihargai 2 Juta Bolivar

Bisnis | Selasa, 31 Juli 2018 | 06:20 WIB

Rupiah Melemah, Apa Indonesia Sudah Masuk Jelang Krisis Ekonomi?

Rupiah Melemah, Apa Indonesia Sudah Masuk Jelang Krisis Ekonomi?

Bisnis | Jum'at, 25 Mei 2018 | 15:10 WIB

Menko Darmin Tegaskan Indonesia Belum Alami Krisis Ekonomi

Menko Darmin Tegaskan Indonesia Belum Alami Krisis Ekonomi

Bisnis | Kamis, 24 Mei 2018 | 14:51 WIB

70 Pengamat Internasional Awasi Transparansi Pemilu Venezuela

70 Pengamat Internasional Awasi Transparansi Pemilu Venezuela

News | Minggu, 15 Oktober 2017 | 07:08 WIB

Terkini

Jejak Ucapan Mistis Anggota DPR Zulkifli Anwar: dari Santet Sampai Satu Ilmu Lain Jimat

Jejak Ucapan Mistis Anggota DPR Zulkifli Anwar: dari Santet Sampai Satu Ilmu Lain Jimat

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:03 WIB

Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Zaman Bersama PNM Mekaar

Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Zaman Bersama PNM Mekaar

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 12:02 WIB

Everyone's Darling Has a Secret Dapat Anime, Romansa Siswa Biasa dan Idol

Everyone's Darling Has a Secret Dapat Anime, Romansa Siswa Biasa dan Idol

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 12:00 WIB

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:58 WIB

B50 untuk Swasembada Energi: Mengapa Dampaknya Tak Hanya Soal Impor BBM

B50 untuk Swasembada Energi: Mengapa Dampaknya Tak Hanya Soal Impor BBM

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:56 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'

Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 11:48 WIB

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier

Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

×