Cikarang, Area Terbanyak Dicari Pembeli Rumah di Bekasi

Ririn Indriani

Minggu, 23 September 2018 | 05:35 WIB
Cikarang, Area Terbanyak Dicari Pembeli Rumah di Bekasi
Pembangunan apartemen Orange County di Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Anda yang sedang mencari rumah di kawasan industri untuk investasi perlu mengetahui bahwa Cikarang ternyata area paling banyak dicari pembeli rumah.

Ya, daerah penyangga ibu kota Jakarta, belakangan menjadi pilihan yang logis bagi para pencari rumah untuk menemukan hunian idaman, harga rumah yang tiap tahun terkerek naik akhirnya membuat masyarakat lebih mengalah untuk tinggal di kawasan yang jauh dari pusat kota Jakarta.

Berbicara daerah penyangga Jakarta, salah satu area yang paling banyak dicari oleh pencari rumah adalah Bekasi.

Berdasarkan data dari portal properti Lamudi menyebutkan, rata-rata orang yang berniat membeli rumah di Bekasi mencapai 20740 orang per bulannya dan bekasi menjadi kota ketiga terbanyak yang diincar pencari rumah sepanjang tahun 2017 lalu.

Lalu area mana sajakah di Bekasi yang paling banyak dicari pencari rumah? Berdasarkan data Lamudi area yang saat ini paling banyak dicari di Bekasi adalah di wilayah Cikarang. Rata-rata setiap bulannya ada sekitar 1312 orang berniat membeli rumah di Cikarang.

Di peringkat dua ada area Medan Satria, rata-rata setiap bulannya ada sekitar 1091 orang melirik area ini. Dan di posisi ketiga ada Bintara, rata-rata setiap bulannya ada sekitar 807 orang berniat membeli rumah di sana.

Menurut Mart Polman, Managing Director Lamudi Indonesia, Cikarang saat ini menjadi kawasan yang populer bagi pencari properti baik bagi para investor properti ataupun end user. Salah satu alasannya, karena di sana saat ini terdapat 4000 pabrik yang beroperasi di Cikarang, karyawannya pun berasal tidak hanya dari Indonesia saja tetapi juga terdapat para pekerja asing dari Jepag, Cina, Korea dan Taiwan.

"Cikarang selama ini dikenal sebagai kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara, di sana terdapat ratusan ribu karyawan lokal ataupun asing yang membutuhkan tempat tinggal," kata Mart.

Tidak hanya itu, banyaknya sarana infrastruktur yang saat ini dibangun di Cikarang disinyalir menjadi salah satu faktor yang mendorong legit nya pasar properti di sana. Lihat saja seperti pembangunan jalur kereta api cepat Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung, Jalan Tol Layang Jakarta –Cikampek II (Elevated) hingga pembangunan Light Rail transit (LRT).

baca juga

Potensi investasi apartemen menjanjikan
Menariknya lagi, karena potensinya yang sangat menjanjikan, banyak developer tidak hanya membangun perumahan di Cikarang, tapi juga banyak membangun hunian vertikal sebut saja apartemen Meikarta, Chadstone, Orange County, The Oasis dan masih banyak lainnya.

Apartemen tersebut masing-masing menawarkan beragam fasilitas yang sangat memanjakan bagi para penghuninya. Mart mengatakan, saat ini investor telah jenuh investasi apartemen di Jakarta, karena kenaikan yield nya tidak terlalu menjanjikan, rata-rata diantara 5 hingga 7 persen per tahun.

"Di Cikarang itu untuk serviced apartemen atau apartemen sewa rate-nya bisa USD2.500 sampai USD3.000 per tahun, jadi market rentalnya memang jelas," ujarnya.

Menurut dia, tingginya demand dan kuatnya pasar apartemen sewa di Cikarang disebabkan oleh keberadaan para ekspatriat yang bekerja di perusahaan di Cikarang. Mulai dari level engineering hingga manager.

Mart menjelaskansebelumnya sebagian besar para ekspatriat di Cikarang tinggal di rumah tapak yang tidak sesuai dengan standar, dan ketika ada penawaran apartemen yang sesuai dengan yang diinginkan mereka langsung memborongnya.

"Para ekspatriat di sana, tentunya tidak ingin mencari rumah di Jakarta, mereka ingin mencari tempat tinggal yang dekat dengan kantor mereka. Apalagi pekerja asing itu sangat menjunjung tinggi kualitas, jadinya ketika ada apartemen yang sesuai dengan apa yang mereka inginkan mereka langsung memborongnya" kata Mart tentang alasan mengapa Cikarang menjadi area yang paling banyak dicari pembeli rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diajak Jalan Kakek, 2 Balita di Bekasi Tewas Tercebur Sungai

Diajak Jalan Kakek, 2 Balita di Bekasi Tewas Tercebur Sungai

News | Jum'at, 07 September 2018 | 13:04 WIB

Waduh, 80 Persen Kecelakaan Terjadi di Rumah

Waduh, 80 Persen Kecelakaan Terjadi di Rumah

Health | Minggu, 02 September 2018 | 21:32 WIB

4 Alasan Mengapa Investasi Apartemen Lebih Menguntungkan

4 Alasan Mengapa Investasi Apartemen Lebih Menguntungkan

Bisnis | Senin, 27 Agustus 2018 | 06:41 WIB

Begal Apes di Bekasi Tewas Usai Tercebur Saluran Irigasi

Begal Apes di Bekasi Tewas Usai Tercebur Saluran Irigasi

News | Selasa, 14 Agustus 2018 | 13:05 WIB

Terkini

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

×