Padat Karya Tunai KemenPUPR Berdayakan 119 Ribu Warga Miskin

Fabiola Febrinastri

Selasa, 06 November 2018 | 13:05 WIB
Padat Karya Tunai KemenPUPR Berdayakan 119 Ribu Warga Miskin
Pembangunan 355 rumah khusus (rusus) untuk masyarakat di Manokwari, Papua Barat. (Dok: KemenPUPR)

Suara.com - Program Padat Karya Tunai, yang dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) dalam pembangunan Rumah Khusus dan Rumah Swadaya, hingga saat ini telah memberdayakan 119.897 orang. Sebanyak 114.173 orang untuk Program Rumah Swadaya dan 5.724 orang untuk buruh tenaga kerja pembangunan Rumah Khusus.

Padat Karya Tunai merupakan program pemerintah berupa kegiatan pemberdayaan masyarakat, khusus bagi masyarakat miskin dan marginal. Keikutseraan mereka bertujuan untuk  membuat mereka lebih produktif dengan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal, demi menambah pendapatan, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Pembangunan rumah swadaya disalurkan dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), atau bedah rumah tidak layak huni. Adapun alokasi anggaran untuk upah tenaga kerja lokal sebesar Rp 2,5 juta untuk jenis peningkatan kualitas dan Rp 5 juta untuk jenis pembangunan baru.

Untuk pembangunan rumah khusus, upah tenaga kerja lokal yang dikontrak sebagai tenaga buruh dibayar per minggu.

“Pagu anggaran Program Padat Karya Tunai di Ditjen Penyediaan Perumahan  untuk rumah swadaya sebesar Rp 3.303 miliar, dan telah terealisasi 87,8 persen, yaitu sebesar Rp 3.135 miliar. Pagu program rumah khusus sebesar Rp 700 miliar, dengan realisasi per 4 November sebesar 52,5 persen, yaitu Rp 366.9 miliar,” jelas Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, Khalawi Abdul Hamid, dalam rapat kerja terbatas KemenPUPR, di Auditorium KemenPUPR, Jakarta, Senin (5/11/2018).

Khalawi mengungkapkan, hingga akhir 2018, Ditjen Penyediaan Perumahan mentargetkan untuk dapat memberdayakan 203.300 orang untuk pembangunan rumah swadaya dan 10.252 orang untuk pekerjaan pembangunan rumah khusus.

Untuk mengejar percepatan capaian dalam Padat Karya Pembangunan Rumah Khusus telah dilakukan kiat-kiat, yaitu pengawalan petugas dalam pengisian aplikasi e-Monitoring, penambahan tenaga kerja, dan memaksimalkan peran dari konsultan supervisi dalam memantau perekrutan tenaga kerja.

Sebagai informasi, capaian Ditjen Penyediaan Perumahan untuk tahun anggaran 2018 telah mencapai 65,57 persen dan progres fisik sebesar 65.52 persen. Untuk mencapai target yang ditetapkan oleh KemenPUPR, yaitu sebesar 93 persen, maka akan diberlakukan kelompok kerja menjadi 3 shift, mempercepat proses penagihan, pengoptimalisasian peran satgas Pemantauan dan Pengendalian Program Sejuta Rumah (P2PSR), penerapan pengendalian sistem zona bagi pejabat eselon II, mengefektifkan klinik teknis untuk membuat tindak lanjut percepatan, dan menggandeng Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

“Dengan sisa 2 bulan ini, keseluruhan unit harus mengejar ketertinggalan. Prognosisnya adalah 93 persen. Kita bukan hanya mengejar penyerapannya, tetapi pergerakan ekonomi merupakan salah satu yang dipengaruhi oleh pencairan ini supaya semakin banyak uang beredar di masyarakat,” pesan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimulyono, beberapa waktu lalu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Video | Senin, 28 September 2026 | 17:22 WIB

645 Rumah Khusus Tahap V Diserahkan, Brantas Abipraya Dukung Eks Pejuang Timor-Timur

645 Rumah Khusus Tahap V Diserahkan, Brantas Abipraya Dukung Eks Pejuang Timor-Timur

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Pemkot Padang Siapkan 80 Hunian Sementara untuk Penyintas Banjir Bandang

Pemkot Padang Siapkan 80 Hunian Sementara untuk Penyintas Banjir Bandang

Foto | Jum'at, 05 Desember 2025 | 20:40 WIB

Angka Kebutuhan Rumah di Jakarta Mencapai 11 Juta Unit

Angka Kebutuhan Rumah di Jakarta Mencapai 11 Juta Unit

Foto | Rabu, 16 Oktober 2024 | 21:04 WIB

Hari Air Dunia 2024, Air untuk Perdamaian

Hari Air Dunia 2024, Air untuk Perdamaian

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 13:45 WIB

Ditargetkan Selesai Tahun Ini, Brantas Abipraya Kebut Penataan Sumbu Kebangsaan sebagai Simbol Harmonisasi IKN Nusantara

Ditargetkan Selesai Tahun Ini, Brantas Abipraya Kebut Penataan Sumbu Kebangsaan sebagai Simbol Harmonisasi IKN Nusantara

Bisnis | Selasa, 19 Maret 2024 | 11:08 WIB

Jelang Ramadan, Jokowi Kerek Naik Tarif Tol MBZ Hingga 35%

Jelang Ramadan, Jokowi Kerek Naik Tarif Tol MBZ Hingga 35%

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2024 | 10:42 WIB

1.217.794 unit Program Sejuta Rumah Terbangun Tahun Lalu, Hunian Murah Laris Manis

1.217.794 unit Program Sejuta Rumah Terbangun Tahun Lalu, Hunian Murah Laris Manis

Bisnis | Jum'at, 26 Januari 2024 | 15:16 WIB

KPR 35 Tahun: Peluang Bagi Generasi Muda atau Potensi Kredit Bermasalah?

KPR 35 Tahun: Peluang Bagi Generasi Muda atau Potensi Kredit Bermasalah?

Bisnis | Minggu, 21 Januari 2024 | 10:13 WIB

Siap-siap! Harga Rumah KPR Subsidi Naik 7 % di Tahun 2024

Siap-siap! Harga Rumah KPR Subsidi Naik 7 % di Tahun 2024

Foto | Rabu, 13 Desember 2023 | 19:49 WIB

Terkini

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 07:34 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kasir UMKM, Harga Mulai Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi Tablet untuk Kasir UMKM, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 07:29 WIB

×