Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Rupiah Terus Menguat Selama Sepekan, Ini Kata Sri Mulyani

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 09 November 2018 | 16:05 WIB
Rupiah Terus Menguat Selama Sepekan, Ini Kata Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Nilai tukar rupiah selama sepekan menguat signifikan hingga berada di bawah Rp15.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Namun, berdasarkan data bloomberg, pada sesi siang ini rupiah kembali melemah 0,49 persen ke level Rp 14.610 per dolar AS dari sesi terakhir kemarin Rp 14.539 per dolar AS

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, penguatan rupiah ini lebih dipengaruhi oleh faktor domestik. Pasalnya, indikator-indikator ekonomi Indonesia memperlihatkan angka yang cukup positif.

Dia menyebutkan pertumbuhan ekonomi hingga kuartal III 2018 masih konsisten tumbuh di atas lima persen atau tepatnya 5,17 persen. Inflasi terjaga di bawah kisaran target yang sebesar 3,5 persen. Lalu, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang hanya 1,35 persen.

“Selama 2018 ini, banyak yang bisa kita topang berdasarkan pondasi Indonesia. Indonesia perlu untuk terus mengembangkan mengenai pentingnya pondasi-pondasi ini," ujarnya di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Kendati demikian, Sri Mulyani mengaku akan tetap waspada dengan pergerakan nilai tukar rupiah ini. Pasalnya, nilai tukar rupiah akan tetap berfluktuasi seiring sentimen pelaku ekonomi di tengah kondisi ekonomi global saat ini.

Menurut Sri Mulyani, pemerintah juga akan berhati-hati sambil terus menyuarakan kepada investor perekonomian Indonesia masih baik agar rupiah dapat bertahan di tren positif. Menurut dia, para investor serta pelaku ekonomi melihat Indonesia berbeda dengan negara lain yang rentan.

“Waktu saya di Singapura kemarin, kita juga bicara angka yang ada di Indonesia sangat positif. Jadi Indonesia tidak seharusnya masuk ke negara vulnerable (rentan)," tuturnya.

“Jadi sebagai pengelola kebijakan ekonomi bersama dengan Menko (menteri koordinator) dan para menteri yang lain serta bapak gubernur bank sentral, OJK, poin yang paling penting di dalam ekonomi kita dalam suasana yang cukup guncang ini harus punya fleksibilitas dan kemampuan untuk meng-absorb itu yang harus disiapkan.”

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dari 50 Orang Indonesia, yang Niat Bayar Pajak Cuma 1 Orang

Dari 50 Orang Indonesia, yang Niat Bayar Pajak Cuma 1 Orang

Bisnis | Jum'at, 09 November 2018 | 16:02 WIB

Menkeu: Defisit Transaksi Berjalan Bukanlah Sebuah Dosa

Menkeu: Defisit Transaksi Berjalan Bukanlah Sebuah Dosa

Bisnis | Jum'at, 09 November 2018 | 16:01 WIB

BI Beberkan Penyebab Rupiah Terus Menguat Terhadap Dolar AS

BI Beberkan Penyebab Rupiah Terus Menguat Terhadap Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 09 November 2018 | 14:02 WIB

Pajak Bakal Jadi Mata Pelajaran dari SD Hingga Perguruan Tinggi

Pajak Bakal Jadi Mata Pelajaran dari SD Hingga Perguruan Tinggi

Bisnis | Jum'at, 09 November 2018 | 13:09 WIB

Dolar AS Diprediksi Menguat Hingga ke Level Rp 14.760

Dolar AS Diprediksi Menguat Hingga ke Level Rp 14.760

Bisnis | Jum'at, 09 November 2018 | 08:01 WIB

Terkini

Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau

Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi

8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK

Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB

The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan

The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB

×