Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Cirebon Power Jadi Pelopor Teknologi Batubara Ramah Lingkungan

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 16 November 2018 | 15:20 WIB
Cirebon Power Jadi Pelopor Teknologi Batubara Ramah Lingkungan
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar yang menghadiri acara IBEA 2018.

Suara.com - Konsorsium Pembangkit listrik Cirebon Power dinilai sukses mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ramah lingkungan di Indonesia.

Hal tersebut dibuktikan dengan didapatkannya dua penghargaan bergengsi dalam dua hari berturut-turut pada pekan ini.

Cirebon Power meraih penghargaan The Best Pioneer In Utilization of Clean Coal Technology in The Country di ajang ASEAN Outsanding Engineering Achievement Award 2018 di Singapura pada 14 November 2018.

Penghargaan yang diberikan oleh ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO) ini untuk mengapresiasi terobosan PLTU 1x660MW Cirebon, yang menjadi pelopor penerapan teknologi batubara bersih.

Kemudian, perusahaan pembangkit listrik itu juga memenangkan penghargaan khusus The Best Environmentally Concerned Company, atau perusahan yang paling peduli pada kelestarian lingkungan, dalam ajang Indonesia Best Electricity Award 2018 di Jakarta, 15 November 2018.

Dalam ajang ini, Cirebon Power dinilai terbukti berkomitmen tinggi dan sukses menjaga lingkungan sekitar dalam menjalankan pembangkit listriknya.

Indonesia Best Electricity Award (IBEA) 2018 adalah ajang apresiasi di bidang ketenagalistrikan, yang digagas Majalah Listrik Indonesia dan Dewan Energi Nasional (DEN). Proses penilaian dan penjurian telah dilakukan sejak Agustus 2018, dan diikuti 85 perusahaan dan BUMN di industri ketenagalistrikan.

Presiden Direktur Cirebon Power Heru Dewanto menjelaskan penghargaan tersebut merupakan peneguhan dan apresiasi atas kerja keras perusahaan turut melestarikan lingkungan. Pengakuan-pengakuan itu menurutnya didapatkan dari kalangan masyarakat, akademisi, industri, pemerintah dan pihak internasional.

“Ini bukti kepedulian kita terhadap lingkungan. Jadi ini pengakuan dari kerja keras kita semua. Seluruh karyawan di Cirebon Power yang bersungguh-sungguh menjalankan values,” katanya.

Tahun depan, Cirebon Power akan terus meningkatkan performanya. Heru mengatakan, kinerja dan standar operasi juga akan ditingkatkan. Hal ini untuk meningkatkan performa perusahaan dalam menjalankan pembangkit listrik tersebut.

Cirebon Power merupakan konsorsium pembangkit listrik yang mengoperasikan PLTU Cirebon berkapasitas 660 MW, sejak tahun 2012. Pembangkit ini yang paling awal menerapkan teknologi super critical yang ramah lingkungan dibandingkan PLTU biasa.

Perusahaan itu juga tengah membangun PLTU Cirebon Unit II dengan kapasitas 1.000 MW. Pembangkit yang ditargetkan beroperasi pada 2022 itu, akan menggunakan teknologi yang lebih maju dan bersih, yaitu Ultra Super Critical.

Sementara itu, pakar kelistrikan Supriadi Legino yang juga Rektor Sekolah Tinggi Teknik PLN mengapresiasi perusahaan itu yang telah terbukti menekan emisi hingga jauh di bawah standar nasional.

Menurutnya, Cirebon Power memang pantas dinilai sebagai pelopor pembangkit listrik tenaga uap ramah lingkungan di Indonesia.

"Mulai dari teknologi sudah jelas ramah lingkungan. PLTU Cirebon Power adalah contoh pembangkit masa depan yang meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan," kata Supriadi.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar yang menghadiri acara IBEA 2018 mengatakan bahwa pihaknya mendorong dan mendukung pembangkit-pembangkit yang ramah lingkungan.

Hal itu dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara menyediakan listrik di seluruh daerah dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Kita tentunya mendorong pembangkit yang bersih dan ramah lingkungan. Ke depan, pembangkit-pembangkit clean energy akan terus kita bangun,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

72 Desa di Kapuas Hulu Belum Menikmati Listrik

72 Desa di Kapuas Hulu Belum Menikmati Listrik

Bisnis | Rabu, 07 November 2018 | 09:26 WIB

5,2 Juta Masyarakat Indonesia Belum Diterangi Listrik

5,2 Juta Masyarakat Indonesia Belum Diterangi Listrik

Bisnis | Rabu, 24 Oktober 2018 | 14:13 WIB

Bisa Hemat 173 Juta Dolar AS, Cina Bakal Luncurkan Bulan Buatan

Bisa Hemat 173 Juta Dolar AS, Cina Bakal Luncurkan Bulan Buatan

Bisnis | Selasa, 23 Oktober 2018 | 08:24 WIB

Terkini

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:43 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:56 WIB

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:50 WIB

Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini

Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:29 WIB

×