Cirebon Power Jadi Pelopor Teknologi Batubara Ramah Lingkungan

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 16 November 2018 | 15:20 WIB
Cirebon Power Jadi Pelopor Teknologi Batubara Ramah Lingkungan
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar yang menghadiri acara IBEA 2018.

Suara.com - Konsorsium Pembangkit listrik Cirebon Power dinilai sukses mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ramah lingkungan di Indonesia.

Hal tersebut dibuktikan dengan didapatkannya dua penghargaan bergengsi dalam dua hari berturut-turut pada pekan ini.

Cirebon Power meraih penghargaan The Best Pioneer In Utilization of Clean Coal Technology in The Country di ajang ASEAN Outsanding Engineering Achievement Award 2018 di Singapura pada 14 November 2018.

Penghargaan yang diberikan oleh ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO) ini untuk mengapresiasi terobosan PLTU 1x660MW Cirebon, yang menjadi pelopor penerapan teknologi batubara bersih.

Kemudian, perusahaan pembangkit listrik itu juga memenangkan penghargaan khusus The Best Environmentally Concerned Company, atau perusahan yang paling peduli pada kelestarian lingkungan, dalam ajang Indonesia Best Electricity Award 2018 di Jakarta, 15 November 2018.

Dalam ajang ini, Cirebon Power dinilai terbukti berkomitmen tinggi dan sukses menjaga lingkungan sekitar dalam menjalankan pembangkit listriknya.

Indonesia Best Electricity Award (IBEA) 2018 adalah ajang apresiasi di bidang ketenagalistrikan, yang digagas Majalah Listrik Indonesia dan Dewan Energi Nasional (DEN). Proses penilaian dan penjurian telah dilakukan sejak Agustus 2018, dan diikuti 85 perusahaan dan BUMN di industri ketenagalistrikan.

Presiden Direktur Cirebon Power Heru Dewanto menjelaskan penghargaan tersebut merupakan peneguhan dan apresiasi atas kerja keras perusahaan turut melestarikan lingkungan. Pengakuan-pengakuan itu menurutnya didapatkan dari kalangan masyarakat, akademisi, industri, pemerintah dan pihak internasional.

“Ini bukti kepedulian kita terhadap lingkungan. Jadi ini pengakuan dari kerja keras kita semua. Seluruh karyawan di Cirebon Power yang bersungguh-sungguh menjalankan values,” katanya.

Tahun depan, Cirebon Power akan terus meningkatkan performanya. Heru mengatakan, kinerja dan standar operasi juga akan ditingkatkan. Hal ini untuk meningkatkan performa perusahaan dalam menjalankan pembangkit listrik tersebut.

Cirebon Power merupakan konsorsium pembangkit listrik yang mengoperasikan PLTU Cirebon berkapasitas 660 MW, sejak tahun 2012. Pembangkit ini yang paling awal menerapkan teknologi super critical yang ramah lingkungan dibandingkan PLTU biasa.

Perusahaan itu juga tengah membangun PLTU Cirebon Unit II dengan kapasitas 1.000 MW. Pembangkit yang ditargetkan beroperasi pada 2022 itu, akan menggunakan teknologi yang lebih maju dan bersih, yaitu Ultra Super Critical.

Sementara itu, pakar kelistrikan Supriadi Legino yang juga Rektor Sekolah Tinggi Teknik PLN mengapresiasi perusahaan itu yang telah terbukti menekan emisi hingga jauh di bawah standar nasional.

Menurutnya, Cirebon Power memang pantas dinilai sebagai pelopor pembangkit listrik tenaga uap ramah lingkungan di Indonesia.

"Mulai dari teknologi sudah jelas ramah lingkungan. PLTU Cirebon Power adalah contoh pembangkit masa depan yang meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan," kata Supriadi.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar yang menghadiri acara IBEA 2018 mengatakan bahwa pihaknya mendorong dan mendukung pembangkit-pembangkit yang ramah lingkungan.

Hal itu dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara menyediakan listrik di seluruh daerah dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Kita tentunya mendorong pembangkit yang bersih dan ramah lingkungan. Ke depan, pembangkit-pembangkit clean energy akan terus kita bangun,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

72 Desa di Kapuas Hulu Belum Menikmati Listrik

72 Desa di Kapuas Hulu Belum Menikmati Listrik

Bisnis | Rabu, 07 November 2018 | 09:26 WIB

5,2 Juta Masyarakat Indonesia Belum Diterangi Listrik

5,2 Juta Masyarakat Indonesia Belum Diterangi Listrik

Bisnis | Rabu, 24 Oktober 2018 | 14:13 WIB

Bisa Hemat 173 Juta Dolar AS, Cina Bakal Luncurkan Bulan Buatan

Bisa Hemat 173 Juta Dolar AS, Cina Bakal Luncurkan Bulan Buatan

Bisnis | Selasa, 23 Oktober 2018 | 08:24 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×