Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Jokowi Minta Ekspor Bahan Mentah Hasil Tambang Dihentikan

Iwan Supriyatna | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 27 November 2018 | 14:50 WIB
Jokowi Minta Ekspor Bahan Mentah Hasil Tambang Dihentikan
Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo berdiskusi dengan masyarakat kreatif Bandung di Simpul Space, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (10/11). [ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengaku hingga saat ini pihaknya masih terus mencari cara agar kondisi perekonomian dan defisit transaksi berjalan yang kian membengkak bisa terkendali.

Salah satu yang tengah digalakkan oleh Jokowi adalah hilirisasi dan industrialisasi. Dimana dua sektor tersebut memiliki peran penting dalam mendongkrak perekonomian.

“Utamanya hasil tambang nggak bisa lagi kirim mentah. Harus dibelokkan entah namanya nikel timah kalau nggak bisa barang jadi tapi 1/2 jadi. Batubara sekarang ini nggak dijual jutaan ton mentah. Hal ini bertujuan untuk menambah nilai perekonomian,” kata Jokowi saat berpidato dalam Forum 100 CEO di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2018).

Menurut Jokowi, para pelaku industri harus memanfaatkan perkembangan teknologi. Pasalnya, perkembangan teknologi yang ada saat ini harus dimanfaatkan untuk menambah nilai perekonomian.

“Kan sudah ada teknologi untuk batubara kelas rendah menengah jadi gas, minyak, karena tekno baru sudah berkembang kenapa kita masih mau ekspor bahan mentah seperti sekarang ini. Harus dihentikan dan berani beralih ke 1/2 jadi atau jadi,” ujarnya.

Dengan begitu, Jokowi meyakini perekonomian dan defisit transaksi berjalan bisa kembali berjalan dengan normal dibandingkan dengan sebelumnya.

Setelah tahap hilirisasi dan industrialisasi berjalan dengan baik. Upaya selanjutanya untuk menekan CAD adalah dengan memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia.

“Kami dorong pendidikan vokasi. Saya ingin 2019 besar-besaran mengubah mind set dari konsumtif produktif, penguatan kapasitas pimpinan kita dalam hadapi revolusi industri 4.0 dari kecamatan Kabupaten, Kota, Provinsi hingga pemerintah pusat harus ada penguatan kapasitas di sini,” ujarnya.

“Harus berubah cara pandang dari sektoral ke keutuhan. Nggak akan bisa lompat maju kalau cara pikir sektoral seperti yang kita lihat. Banyak bangun agen transformasi perubahan begini cepatnya,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesan Jokowi ke Pengusaha : Dalam Kesempitan Ada Kesempatan

Pesan Jokowi ke Pengusaha : Dalam Kesempitan Ada Kesempatan

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 14:30 WIB

Jokowi Hanya Berharap Ada Keajaiban Antara AS dan Cina

Jokowi Hanya Berharap Ada Keajaiban Antara AS dan Cina

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 13:21 WIB

Jokowi Ditertawakan Tawar Tol Bakaheuni - Palembang Rampung April

Jokowi Ditertawakan Tawar Tol Bakaheuni - Palembang Rampung April

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 12:25 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB