Bangun Trans Papua, Ditjen Bina Marga Jajaki Minat Pasar

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 30 November 2018 | 18:46 WIB
Bangun Trans Papua, Ditjen Bina Marga Jajaki Minat Pasar
Penjajakan minat pasar tersebut dilakukan di Jakarta, Rabu (28/11/2018), dengan menawarkan konstruksi dua ruas jalan Trans Papua, masing-masing Wamena - Paro dan Paro - Mumugu. (Dok: PUPR)

Suara.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga melakukan penjajakan minat pasar (market sounding) pembangunan jalan Trans Papua, dengan menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha Ketersediaan Layanan/Availability Payment (KPBU-AP). Penjajakan minat pasar tersebut dilakukan di Jakarta, Rabu (28/11/2018), dengan menawarkan konstruksi dua ruas jalan Trans Papua, masing-masing Wamena - Paro dan Paro - Mumugu.

Direktur Pengembangan Jaringan Jalan (PJJ) Ditjen Bina Marga, Rachman Arief Dienaputra, mengatakan, market sounding kali ini menawarkan untuk pekerjaan pembangunan jalan. Hal tersebut berbeda dengan market sounding sebelumnya, yang untuk jenis pekerjaan pemeliharaan atau preservasi jalan.

" KPBU-AP yang pertama yang sudah kita lakukan lebih kepada proyek preservasi dan pelebaran jalan untuk Lintas Timur Sumatera di Sumatera Selatan dan Riau, yang kali ini kita pada jenis pekerjaan pembangunan jalan yang kita uji coba. Ke depan akan kita coba pada proyek jembatan. Penggantian rangka jembatan yang sudah lama seperti calender Hamilton di Pantura dan Pansela Jawa serta Lintas Timur Sumatera," jelas Arief.

Penjajakan minat pasar kali menawaran pembangunan ruas jalan Wamena - Paro sepanjang 97,6 km, dengan biaya investasi sebesar Rp1,89 triliun, dan pembangunan ruas jalan Paro - Mumugu sepanjang 136,2 km, senilai Rp2,6 triliun.

Kedua jalan tersebut direncanakan sebagai jalur utama yang dapat menghubungkan Jayapura di sisi utara sampai menuju Agats di sisi barat daya.

Dengan penerapan skema AP diharapkan ruas Wamena - Paro dan Paro - Mumugu dapat mendorong perkembangan ekonomi, khususnya di wilayah Papua. Skema ini memiliki masa konsesi selama 15 tahun dengan perincian, yang mana pada tiga tahun pertama badan usaha yang terpilih, nantinya diwajibkan membangun jalan dan 12 tahun, selanjutnya badan usaha tersebut melakukan pemeliharaan jalan.

"Dengan AP ini, infrastruktur diharapkan bisa cepat tersedia dan masyarakat bisa lebih cepat menikmati layanan tersebut, sehingga pertumbuhan ekonomi dan wilayah bisa lebih cepat terjadi," ujarnya.

KPBU-AP merupakan konsep baru penanganan jaringan jalan, dimana sebelumnya hanya ada dua skema, yaitu melalui APBN reguler dan pinjaman luar negeri. Dengan skema AP untuk jalan non-tol ini, pemerintah mempersilakan Badan Usaha untuk menyediakan layanan terlebih dahulu, dengan spesifikasi dan aturan yang telah ditentukan pada awal, untuk kemudian pemerintah melakukan pembayarannya, secara menyicil.

"Konsepnya, tiga tahun pertama Badan Usaha akan membangun jalan, 12 tahun kemudian tugas Kementerian PUPR dengan dukungan Kementerian Keuangan, untuk melakukan pembayaran terhadap investasi yang yang sudah dilakukan Badan Usaha," tambahnya .

baca juga

"Karena kalau dengan APBN yang biasa untuk pembangunan yang besar seperti ini, kita akan sulit dibangun dalam waktu singkat," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Arief juga menyampaikan informasi perkembangan pelaksanaan market sounding yang pertama, yang menawarkan dua paket preservasi jalan masing-masing di Sumsel dan Riau. Arief mengatakan, saat ini prosesnya sudah melewati fase prakualifikasi.

Adapun dari hasil prakualifikasi tersebut, Ditjen Bina Marga tengah melakukan penajaman-penajaman dari segi harga terhadap nilai proyek.

"Ini sudah mendekati final. Kita perkirakan, pada minggu kedua Desember sudah bisa kita lakukan lelangnya," ujar Direktur PJJ.

Sebagai informasi, pada Februari lalu, Ditjen Bina Marga melakukan penjajakan minat pasar skema KPBU-AP untuk paket preservasi jalan nasional di Riau sepanjang 43 km, dengan biaya investasi Rp882 miliar, dan jalan nasional di Sumsel sepanjang 30 km dengan nilai investasi Rp1,97 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jembatan Krueng Tingkeum Dibuka, Aktivitas Ekonomi Bireuen Mulai Bangkit

Jembatan Krueng Tingkeum Dibuka, Aktivitas Ekonomi Bireuen Mulai Bangkit

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 11:46 WIB

Diguyur Hujan Deras, Longsor Tutup Ruas Jalan Trans Nabire Hingga 30 Meter

Diguyur Hujan Deras, Longsor Tutup Ruas Jalan Trans Nabire Hingga 30 Meter

News | Kamis, 26 September 2024 | 18:56 WIB

Danramil Aradide Tewas dengan Luka Sabetan di Belakang Kepala, Diduga Dibunuh OPM Pimpinan Matias Gobay

Danramil Aradide Tewas dengan Luka Sabetan di Belakang Kepala, Diduga Dibunuh OPM Pimpinan Matias Gobay

News | Kamis, 11 April 2024 | 19:51 WIB

Hadapi Libur Nataru, Kementerian PUPR Lakukan Penambahan Ruas Jalan

Hadapi Libur Nataru, Kementerian PUPR Lakukan Penambahan Ruas Jalan

Infografis | Senin, 11 Desember 2023 | 17:10 WIB

Ditjen Bina Marga Adakan Lomba Video Story Telling, Total Hadiah Rp30 Juta!

Ditjen Bina Marga Adakan Lomba Video Story Telling, Total Hadiah Rp30 Juta!

Your Say | Senin, 20 November 2023 | 16:03 WIB

Dalam 4 Tahun Terakhir, Kementerian PUPR Tuntaskan Pembangunan Tol Sepanjang 728,85 KM di Seluruh Indonesia

Dalam 4 Tahun Terakhir, Kementerian PUPR Tuntaskan Pembangunan Tol Sepanjang 728,85 KM di Seluruh Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 November 2023 | 10:49 WIB

Publikasi Jalur Mudik Lebaran 2023: Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR

Publikasi Jalur Mudik Lebaran 2023: Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR

Video | Sabtu, 15 April 2023 | 13:00 WIB

Ditjen Bina Marga dan Suara.com Ajak Masyarakat Mudik dengan Aman dan Berkesan

Ditjen Bina Marga dan Suara.com Ajak Masyarakat Mudik dengan Aman dan Berkesan

News | Sabtu, 15 April 2023 | 11:05 WIB

Seru-seruan Dahulu, Siap Mudik Kemudian Bareng Ditjen Bina Marga dan Suara.com

Seru-seruan Dahulu, Siap Mudik Kemudian Bareng Ditjen Bina Marga dan Suara.com

News | Kamis, 13 April 2023 | 16:10 WIB

Ditjen Bina Marga PUPR Apresiasi Kontribusi HPJI dalam Pengembangan Jalan di Indonesia

Ditjen Bina Marga PUPR Apresiasi Kontribusi HPJI dalam Pengembangan Jalan di Indonesia

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2022 | 05:07 WIB

Terkini

Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini

Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata

Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi

Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Ribuan Manajer KDMP Mundur, Efektivitas Pelatihan Rp1 Triliun Jadi Sorotan

Ribuan Manajer KDMP Mundur, Efektivitas Pelatihan Rp1 Triliun Jadi Sorotan

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan

Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?

Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal

Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Sore Ini Skuad Thailand Berangkat dari Bandung ke Jakarta, Siap Tantang Indonesia di SUGBK

Sore Ini Skuad Thailand Berangkat dari Bandung ke Jakarta, Siap Tantang Indonesia di SUGBK

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:26 WIB

×