Siasat Pedagang Aksesori Agar Tak Tergerus Toko Online

Reza Gunadha | Achmad Fauzi
Siasat Pedagang Aksesori Agar Tak Tergerus Toko Online
Kios aksesori Natal 2018 di Pasar Asemka, Jakarta, Rabu (5/12/2018). [Suara.com/Achmad Fauzi]

"Di sini rata-rata sudah pada jual online. Saya juga. Tapi kan harga di online harus murah. Ya kita bersaingnya di situ, " imbuh Yudi.

Suara.com - Pedagang  aksesori di Pasar Asemka, Jakarta Barat, mengubah konsep jualannya. Hal ini guna melawan persaingan dengan pedagang online.

Salah satunya yakni, para pedagang juga ikut memasarkan barangnya di toko online. Hal tersebut salah satunya dilakukan oleh Nita (27) pedagang aksesoris Natal di Pasar Asemka.

"Kami juga ikut jualan di online. Kalau enggak, sudah kalah bersaing," ujar Nita saat ditemui Suara.com di Kawasan Pasar Asemka, Jakarta Barat, Rabu (5/12/2018).

Pedagang aksesori pakaian, Yudi (38) juga melakukan hal yang sama dengan Nita, yakni menjajakan barangnya di toko online.

Dalam hal ini, Yudi menjajakan aksesori kalung, bros, anting, gelang. Hanya, kata Yudi, terdapat persaingan baru di toko online, yakni perang harga.

Menurut Yudi, pihaknya harus memberikan harga barang di bawah harga toko, agar menarik masyarakat untuk membeli aksesori miliknya. 

"Di sini rata-rata sudah pada jual online. Saya juga. Tapi kan harga di online harus murah. Ya kita bersaingnya di situ, " imbuh Yudi. 

Meski begitu, baik Nita dan Yudi enggan menyebutkan berapa raihan penjualan setelah menjajakan produknya di toko online.

"Kalau yang beli itu relatif (di online) , setiap hari ada saja," pungkas Yudi.

Baca Juga

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS