Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Jokowi: Panen Udang Vaname Bisa Capai 5 Ton di Muara Gembong

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 30 Januari 2019 | 18:13 WIB
Jokowi: Panen Udang Vaname Bisa Capai 5 Ton di Muara Gembong
Presiden Jokowi meninjau Panen Raya Udang jenis Vaname dari tambak program perhutanan sosial di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memprediksi Panen Raya Udang jenis Vaname dari tambak program perhutanan sosial di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, bisa mencapai sekitar 5 ton dalam kondisi normal.

"Ini diperkirakan nanti akan dapat kira-kira 5 ton (udang). Itu sudah pada posisi yang normal," ujar Jokowi usai meninjau Panen Raya Udang jenis Vaname, Rabu (30/1/2019).

Jokowi mengatakan saat kunjungan awal November 2017, dirinya datang untuk penyebaran benih-benih udang. Ketika itu Jokowi memprediksi, Februari 2018 akan panen udang. Namun pada Februari 2018, para petambak gagal panen.

Kemudian percobaan kedua itu para petani hanya bisa memanen udang vaname sebanyak 2 ton.

"Nanti tanya ke petaninya (kenapa) gagal. Diulang lagi yang kedua berhasil tapi baru 50 persen. Ini proses pembelajaran untuk para petani memang memerlukan proses seperti ini. Yang kedua hanya dapat 2 ton," kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut tak mudah memelihara Udang Vaname. Sebab ada hal yang perlu diperhatikan seperti masalah lingkungan, suhu, kemudian oksigen. Mengingat semua pengaturannya tidak mudah.

"Kebetulan di sini gagalnya pertama karena ada virus. Tapi sekarang sudah mulai bisa dilihat kapan dia keluar kapan dia enggak. Saya kira pembelajaran dari KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan), dari kelompok-kelompok petani di sini sudah mengerti apa yang harus dikerjakan," ucap Jokowi.

Lebih lanjut kata Jokowi, baru sekitar 11 ribu hektare lahan yang dimanfaatkan warga untuk tambak udang.

Lebih jauh Jokowi mengaakan, pemerintah tak akan tergesa-gesa untuk mendorong petani memperluas lahan garapan. Kendati demikian, Jokowi ingin budidaya udang vaname di Muara Gembong dilakukan secara bertahap.

baca juga

"Ini total 11 ribu hektare. Dulu yang kita berikan memang baru 80 hektare, yang dicoba baru kurang lebih 10 hektare. Memang kita tidak usah tergesa-gesa kalau belum dapat format yang betul," ucap Jokowi.

"Karena ini menyangkut uang yang gede, menyangkut petani yang juga pinjam ke bank. Hati-hati, kita tidak boleh membiarkan petani ini rugi kemudian semuanya kapok dan nggak berani memelihara udang. Karena ini permintaan udang vaname ini gede sekali," sambungnya.

Untuk modal awal, para petambak mengeluarkan biaya Rp 180 juta untuk setiap hektar. Namun saat panen, para petani bisa mendapatkan uang sebesar Rp 310 sampai Rp 320 juta.

"Artinya ada margin keuntungan sekali panen itu Rp 120 jutaan kurang lebih. Ini kan duit gede banget. Tapi memerlukan proses kegagalan tadi," ucap dia

Selain itu, Jokowi menuturkan hasil panen udang Vaname nantinya bisa diekspor ke luar negeri.

"Untuk dalam negeri dan ekspor, tapi permintaan ekspor nanti. Banyak, hampir semua negara minta," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tabloid Indonesia Barokah Gagal Rebut Pemilih Prabowo - Sandiaga

Tabloid Indonesia Barokah Gagal Rebut Pemilih Prabowo - Sandiaga

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 16:59 WIB

Jokowi Sidak ke SMPN 1 Muara Gembong, Siswa Heboh Teriak Minta Foto

Jokowi Sidak ke SMPN 1 Muara Gembong, Siswa Heboh Teriak Minta Foto

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 14:11 WIB

Ikut Tarik Jala, Tangan Jokowi Berdarah Kena Setrum Udang

Ikut Tarik Jala, Tangan Jokowi Berdarah Kena Setrum Udang

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 11:53 WIB

Ditemani Gibran, Jokowi Tinjau Panen Raya Udang Vaname di Muara Gembong

Ditemani Gibran, Jokowi Tinjau Panen Raya Udang Vaname di Muara Gembong

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 09:53 WIB

Terkini

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:22 WIB

×