Tekan Biaya Distribusi Logistik, Kementerian PUPR Fokus Bangun Akses Darat

Dwi Bowo Raharjo
Tekan Biaya Distribusi Logistik, Kementerian PUPR Fokus Bangun Akses Darat
Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR Danis Sumadilaga. (Suara.com/Muslimin Trisyuliono)

Danis menilai biaya distribusi logistik saat ini masih cukup besar sekitar 24 persen dari GDP.

Suara.com - Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Sumadilaga mengatakan pihaknya tengah mendorong penurunan biaya distribusi logistik. Danis menilai biaya distribusi logistik saat ini masih cukup besar sekitar 24 persen dari Gross Domestic Product atau GDP.

Danis menjelaskan, jumlah tersebut masih terbilang cukup besar dibanding negara lain. Pendistribusian logistik di Indonesia saat ini hanya sekitar 10 persen menggunakan jalur laut dan sisanya menggunakan jalur darat.

"Upaya kita dalam biaya transportasi darat, laut, dan udara menurunkan biaya logistik," ujar Danis di Diskusi Pas FM, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).

Lebih jauh Denis mengatakan, upaya Kementerian PUPR untuk menekan biaya distribusi membuat jalan nasional seperti tol ataupun non-tol untuk mendukung akses kepelabuhan.

"Pemerintah saat ini sedang berfokus untuk membangun akses darat yaitu jalan tol. Tujuannya diharap bisa berdampak pada menurunnya biaya distribusi logistik," kata dia.

"Dalam diskusi infrastruktur didalamnya ada pendukung yang terkait dengan regulasi biaya penanganan dan sebagainya yang perlu ditingkatkan," Danis menambahkan. (Muslimin Trisyuliono)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS