Bupati Pacitan Ikut Serta dalam Panen Raya Jagung

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 03 Maret 2019 | 16:47 WIB
Bupati Pacitan Ikut Serta dalam Panen Raya Jagung
Bupati Pacitan, Indartato memantau secara langsung panen raya jagung yang diselenggarakan di Dusun Mrayung, Desa Ploso, Kecamatan Punung, Jumat (1/3/2019). (Dok : Kementan )

Suara.com - Bupati Pacitan, Indartato, memantau secara langsung panen raya jagung yang diselenggarakan di Dusun Mrayung, Desa Ploso, Kecamatan Punung, Jumat (1/3/2019). Indartato turun langsung memanen jagung di atas lahan seluas 12.824 ha tersebut.

"Diperkirakan panen jagung di Pacitan mencapai 7 ribu ha,sedangkan sisanya sekitar 5 ribu ha akan habis dalam 2 minggu ke depan. Adapun provitas rata-rata 6-7 ton/ha dan diperkirakan saat panen raya tersedia jagung sekitar 70 ribu ton," katanya.

Meski demikian, kegembiraan petani saat panen ini masih dihinggapi was-was, terlebih jika harga jagung terus menerus jatuh. Kekhawatiran petani memang sangat beralasan, mengingat harga pipilan kering sudah menyentuh Rp 3.200-Rp 3.300 per kg.

"Padahal 2 minggu sebelumnya masih Rp 3.600-Rp3 800 per kg. Permintaan saya mewakili para petani jagung cuma satu, yaitu harga jagung tetap stabil saat panen raya," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Andriko Noto Susanto minta Badan Urusan Logistik (Bulog) sebagai wakil pemerintah untuk hadir di tengah-tengah petani, khususnya saat panen raya yang berpotensi mengalami harga jatuh.

"Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan harga acuan pembelian di tingkat produsen dan konsumen melalui Peraturan Menteri Perdagangan 96/2018 untuk menjaga stabilisasi harga dan pasokan pangan. Dalam hal ini, Bulog harus bergerak cepat manakala harga jagung di petani turun di bawah harga acuan" kata Andriko.

Menurut dia, beberapa pabrik sebenarnya sudah melakukan pembelian secara langsung. Namun Andriko. berharap transaksi pembelian itu lebih ditingkatkan lagi supaya harga jagung tetap stabil mengingat margin yang cukup besar.

"Sudah saatnya petani melalui poktan atau gapoktan menjual jagung hasil panen langsung ke pabrik pakan agar pendapatannya bertambah. Ini dilakukan karena perbedaan harga dinilai tinggi antara harga di petani dengan di pabrik pakan, yainu sekitar Rp 700-Rp 800 per kg," katanya.

Selain di Pacitan, panen raya juga terjadi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Di Pacitan, masa panen diperkirakan berlangsung selama satu bulan, yang dimulai pada pertengahan Februari sampai pertengahan Maret.

baca juga

"Sama halnya seperti di Pacitan, untuk mencegah harga jagung jatuh, maka perlu sinergi antar lembaga baik pemerintah maupun swasta," ujar Andriko.

Sekadar diketahui, wilayah Ponorogo merupakan salah satu sentra produksi jagung terbesar di Jawa Timur. Saat ini sedang memasuki puncak panen raya.

Andriko berharap, produksi jagung Ponorogo mampu menyuplai wilayah lainnya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo, menjelaskan bahwa luas panen jagung periode Februari-Maret 2019 ini kurang lebih mencapai 23.398 ha, dimana luas panen Februari 15921 ha dan Maret 7478 ha.

"Sampai saat ini, luas panen jagung di Ponogoro baru sekitar 9 ribu ha. Artinya masih ada sisa sekitar 14 ribu ha yang akan dipanen sampai dua pekan ke depan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani LMPSDH Wonorejo, Setijo Budi, mengatakan, produksi jagung di wilayah Jawa Timur sangat melimpah karena didukung produktivitas yang cukup tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21 WIB

Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Dorong Swasembada Pangan dan Hilirisasi

Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Dorong Swasembada Pangan dan Hilirisasi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:05 WIB

BPK Apresiasi Kinerja Bulog, Capaian Pengadaan Gabah dan Beras Dalam Negeri Tembus 77 Persen

BPK Apresiasi Kinerja Bulog, Capaian Pengadaan Gabah dan Beras Dalam Negeri Tembus 77 Persen

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:38 WIB

Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare

Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:59 WIB

Panen Raya Perdana Padi Varietas PS-08 Bakal Digelar di Kabupaten Pandeglang

Panen Raya Perdana Padi Varietas PS-08 Bakal Digelar di Kabupaten Pandeglang

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 08:03 WIB

Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025

Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025

Foto | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:28 WIB

Dihujani Nyinyiran, Prabowo Kasih Bukti Umumkan Swasembada Pangan 2025

Dihujani Nyinyiran, Prabowo Kasih Bukti Umumkan Swasembada Pangan 2025

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:06 WIB

Prabowo Agenda Panen Raya di Karawang, Zulhas dan Bobby Naik Motor

Prabowo Agenda Panen Raya di Karawang, Zulhas dan Bobby Naik Motor

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 10:07 WIB

Sidoarjo Panen Raya Jagung

Sidoarjo Panen Raya Jagung

Foto | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 21:41 WIB

127 Hektar Lahan Jagung Dipanen, Begini Strategi Polda Riau

127 Hektar Lahan Jagung Dipanen, Begini Strategi Polda Riau

News | Sabtu, 27 September 2025 | 16:48 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×