Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menteri PUPR Minta Pekerja Konstruksi di Aceh Miliki Sertifikat

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 13 Maret 2019 | 12:26 WIB
Menteri PUPR Minta Pekerja Konstruksi di Aceh Miliki Sertifikat
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono membuka secara resmi Kegiatan Uji Sertifikasi kepada Tenaga Kerja Konstruksi di Banda Aceh, Senin (11/3/2019) (Suara.com/ Dian Kusumo Hapsari).

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, minta agar pekerja konstruksi di Aceh memiliki sertifikat. Saat ini, jumlah tenaga kerja konstruksi di Provinsi Aceh sebanyak 166.824 orang dan

“Saya mendorong upaya percepatan sertifikasi di seluruh wilayah Indonesia, sebagaimana kewajiban ini secara tegas tertuang dalam UU No.2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Selain itu, dengan semakin banyaknya tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat maka kualitas pembangunan infrastruktur juga semakin terjamin," katanya, saat membuka secara resmi Kegiatan Uji Sertifikasi kepada Tenaga Kerja Konstruksi di Banda Aceh, Senin (11/3/2019).

Untuk pembangunan infrastruktur, pemerintah Aceh mengalokasikan anggaran hingga Rp2 triliun per tahun, dan saat ini kekurangan 3 ribu tenaga kerja di bidang konstruksi.

 Kesadaran sertifikasi tenaga kerja konstruksi seharusnya menjadi komitmen semua pemangku kepentingan, karena pengaturannya telah diatur dalam Undang-Undang. Adapun soal pelatihan tenaga terampil konstruksi menjadi kewenangan pemerintah kabupaten kota.

“Saya minta semua pihak memegang komitmen tersebut dan menegakkan ketegasan penegakan hukum dalam menjalankannya. Penggunaan tenaga kerja bersertifikat harus tertuang sejak disepakatinya kontrak kerja konstruksi demi jaminan profesionalisme, mutu dan akuntabilitas dari setiap pekerjaan,” ujarnya.

Sumber daya manusia (SDM) atau tenaga kerja yang bersertifikat diharapkan akan mendongkrak produktivitas dan kinerja pembangunan infrastruktur. Tuntutan tersebut harus sejalan dengan jaminan peningkatan kesejahteraan bagi seluruh tenaga kerja konstruksi bersertifikat.

“Pengaturan terkait upah bagi tenaga kerja konstruksi, saya minta dapat segera disiapkan dengan baik oleh Kementerian PUPR bersama dengan Kementerian Tenaga Kerja,” katanya.

Program Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi dalam menciptakan SDM Konstruksi yang andal dan kompeten, sejalan dengan program pembangunan SDM yang menjadi prioritas nasional 2019. Pembangunan SDM dapat dilakukan melalui program pendidikan vokasi dan link and match dengan sektor industri, salah satunya industri konstruksi.

Menurut Basuki, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong pengembangan SDM konstruksi, yaitu kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, revitalisasi pendidikan vokasi melalui program link and match untuk menyiapkan generasi muda yang berkualitas ; kolaborasi dengan Kementerian Hukum dan HAM  untuk melaksanakan program sertifikasi terhadap warga binaan lapas, sehingga diharapkan mereka dapat berkontribusi dalam pembangunan negara setelah masa binaannya berakhir ; dan seterusnya.

baca juga

Pada kesempatan tersebut, Basuki juga menyampaikan, sesuai dengan amanat Perpres 16 tahun 2018, pelaksanaan pengadaan jasa konstruksi bukan lagi tugas adhoc, melainkan tugas lembaga permanen sehingga tercipta Center of Excellence Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ), yang menjawab tuntutan pelaksanaan PBJ yang transparan, terbuka, dan kompetitif.

Tujuan tersebut harus didukung pula dengan keterbukaan dan kemudahan akses terhadap data rantai pasok konstruksi. Hal ini memerlukan peranan dan komitmen dari seluruh stakeholder konstruksi untuk dapat membangun sistem informasi rantai pasok terintegrasi.

Fasilitasi Uji Sertifikasi untuk Tenaga Kerja Konstruksi di Banda Aceh ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari daerah Kuta alam sebanyak  70 orang, dari  Syiah Kuala 95 orang, dari Luengbata 114 orang, dari Jayabaru 95 orang, dari Baiturrahman 60 orang, dan dari Kutaraja 26 orang.

Kemudian dari Meuraxa 22 orang, dari Banda raya 40 orang, dari  PUPR kota Banda Aceh sebanyak  20 orang, dari BLK sebanyak 21 orang, PUPR Pidie sebanyak 75 orang, dari Poltek Lhokseumawe 22 orang, dari PT. Harum Jaya 27 orang, dan alumni Unmuha 17 orang. 

Jumlah keseluruhan peserta uji sertifikasi mencapai  704 Orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KemenPUPR Targetkan 512.000 Tenaga Konstruksi Bersertifikat Tahun 2019

KemenPUPR Targetkan 512.000 Tenaga Konstruksi Bersertifikat Tahun 2019

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2019 | 07:27 WIB

PUPR: Rumah yang Dibangun Pemerintah Sebaiknya Segera Ditempati Warga

PUPR: Rumah yang Dibangun Pemerintah Sebaiknya Segera Ditempati Warga

Bisnis | Jum'at, 08 Maret 2019 | 08:44 WIB

Kementerian PUPR Lantik  247 Pejabat Perbendaharaan dan Pengawas

Kementerian PUPR Lantik 247 Pejabat Perbendaharaan dan Pengawas

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 17:48 WIB

Kementerian PUPR Dorong Penyediaan Rumah Berbasis Komunitas

Kementerian PUPR Dorong Penyediaan Rumah Berbasis Komunitas

Bisnis | Selasa, 05 Maret 2019 | 11:18 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×